Mendadak Nikah Muda

Mendadak Nikah Muda
Bab 99 Semakin Gugup


__ADS_3

"Masa sih, cewe secantik kamu gak punya cowo. Maaf, maaf saya salah bicara lagi." Kata Haikal pada Yeni.


"Cie... yang di bilang cantik lagi. Awas tuh, hidung kamu terbang Yeni. Ntar, susah ambil hidungnya lagi." Kata Rindi menggoda Yeni.


Yeni pun kemudian tersenyum malu - malu saat mendengar ucapan Haikal dan saat mendengar godaan Rindi. Sambil menepuk tangan Rindi sedikit, Yeni pun mulai menjawab ucapan Rindi.


"Apa sih Rindi, jangan kaya gini deh. Lagi pula kak Haikal salah bicara lagi ko. Kamu apaan sih." Kata Yeni yang berpura - pura bersikap biasa aja. Padahal aslinya ia benar - benar terbang sampai lupa arah untuk kembali.


"Bohong banget kamu Yeni. Ayo ngaku aja, kamu pasti seneng kan. Point awal tuh, atau bisa aja kode." Kata Rindi membalas ucapan Yeni.


"Poin dan kode apa coba. Kak Haikal itu salah bicara." Kata Yeni masih tak mengakui rasa senang nya pada Rindi.


Sementara Haikal yang mendengar ucapan Yeni tersebut. Seketika langsung ikut dalam pembicaraan.


"Sebenernya ucapan saya tadi nggak salah ko. Kamu beneran cantik Yeni. Sayang banget kalau belum punya cowo." Kata Haikal pada Yeni.


"Ya udah kak, kakak daftar aja jadi cowo nya Yeni. Gimana saran aku ini kak?" Kata Rindi pada Haikal.


"Memangnya di bolehin sama Yeni." Kata Haikal membalas ucapan Rindi.


"Udah pasti boleh, bahkan kakak jadi kandidat no one. Jadi, gimana kakak mau daftar?" Kata Rindi membalas ucapan Haikal dengan penuh semangat.


"Hem... gimana kalau menurut kamu Yeni. Boleh saya deket sama kamu." Kata Haikal pada Yeni.


Yeni yang mendengar ucapan permintaan Haikal ini pun. Kini hanya terdiam, mungkin karena ia tak percaya bahwa orang yang ia idola kan meminta dekat sama ia.


Ini benar - benar kabar baik, akan ada kesempatan buat ia dan Haikal bisa bersama.


Dengan gugup Yeni pun mulai menjawab ucapan Haikal.


"Ma... ma... sud... nya kakak gi... gi... mana?" Kata Yeni membalas ucapan Haikal.


"Saya mau deket sama kamu. Kamu izinkan saya atau nggak buat deket sama kamu." Kata Haikal menjelaskan ucapannya pada Yeni.


Tiba - tiba Rindi pun menjawab ucapan Haikal.

__ADS_1


"Udah pasti mau kak, ya udah Yeni sekarang kamu jalannya deket sama kak Haikal sana biar bisa bicara lebih banyak. Tapi sepertinya aku akan jadi nyamuk. Hem... tak apalah anggap aja aku tak ada di antara kalian." Kata Rindi yang membalas ucapan Haikal sambil berbicara juga pada Yeni dan menyuruh Yeni untuk berjalan berdampingan dengan Haikal.


Yeni yang gugup tiba - tiba menjadi semakin gugup saat tangannya di sentuh oleh Haikal untuk berjalan di samping nya.


"Ya ampun ini kak Haikal ko sentuh tangan aku sih. Kak please jangan buat aku kaya gini. Bisa - bisa copot hati aku. Ah... Jangan gini dong kak." Kata Yeni di dalam hatinya.


"Loh ko diem, kaget ya saya sentuh tangan kamu. Maaf saya udah lancang sentuh tangan kamu ini." Kata Haikal pada Yeni yang hanya terdiam. Lalu setelah ia menyelesaikan ucapannya, ia pun melepas tangan Yeni.


"I...ya kak, aku kaget." Kata Yeni membalas ucapan Haikal.


"Maaf ya udah buat kamu kaget." Kata Haikal meminta maaf pada Yeni.


"Ya ampun kalian berdua ini. Ko terus - terusan bilang maaf sih. Udah jangan pada malu - malu bicara aja sesuka hati kalian. Jangan dikit - dikit minta maaf. Kalau kaya gitu ntar, bisa - bisa jadi ajang minta maaf." Kata Rindi yang tak tahan melihat ucapan Yeni dan Haikal yang terus menerus minta maaf tersebut. Sehingga ia pun mulai berbicara pada mereka berdua.


"Udah diem kamu Rindi, ini urusan kita berdua. Jadi, nggak usah ikut - ikutan kamu." Kata Haikal membalas ucapan Yeni.


"Em... udah jadi kita nih. Cie... nggak pada jomblo dong ya. Oke, gak papa. Jangan pada lupa aja ya, kalau udah jadian traktir aku. Oke, deal setujukan ya." Kata Rindi membalas ucapan Haikal.


"Jadian apa coba Rindi?" Kata Yeni membalas ucapan Rindi.


"Ya, kamu sama kak Haikal jadian. Lagi pula pada sama - sama cocok ko. Oh iya kak, jangan lupa Yeni di kenalin ke tante Ratna ya. Senengnya pasti tante Ratna bisa ketemu calon mantu. Ada kemungkinan setelah lulus kamu langsung di lamar loh Yeni sama kak Haikal." Kata Rindi yang semakin jauh bicaranya.


"Oke, tak apa masih di rencana kan juga. Setidaknya hubungan kalian harus ada kepastian dulu. Jangan gantungan Yeni tanpa sebuah kepastian. Oke, kak Haikal." Kata Rindi membalas ucapan Haikal.


"Siap gak akan kakak gantungin. Tapi akan kakak..." Kata Haikal membalas ucapan Rindi. Namun, harus terpotong karena tiba - tiba mereka bertiga mendengar sebuah suara.


"Haikal, Rindi sini cepat. Kalian nih lama bener sih. Eh, ko ada Yeni juga. Sejak kapan ke sini sayang." Kata tante Ratna yang ternyata sumber suara yang mereka dengar barusan.


"Iya mah." Kata Haikal pertama kali membalas ucapan Rindi.


Kemudian di lanjut oleh Rindi menjawab ucapan tante Ratna.


"Iya tante." Kata Rindi membalas ucapan tante Ratna.


"Baru aja tante saya datang ke sini nya." Kata Yeni orang terakhir yang membalas ucapan tante Ratna.

__ADS_1


"Oh ya udah sini, kalian bertiga cepat ke sini ya." Kata tante Ratna membalas ucapan mereka bertiga.


"Oke" kata mereka bertiga yang membalas ucapan tante Ratna secara bersamaan.


Kemudian mereka bertiga pun mulai melangkahkan kaki untuk menemui tante Ratna dan ibu.


Beberapa menit kemudian mereka bertiga telah sampai.


"Ayo cepat Rindi kamu di rias dulu sama Susan. Susan ini tolong riasin Rindi dulu ya." Kata tante Ratna pada Rindi dan berbicara juga pada Susan.


"Iya tante." Kata Rindi membalas ucapan tante Ratna.


"Baik bu." Kata Susan membalas ucapan tante Ratna.


"Kebetulan banget ada kamu Yeni. Boleh tante minta tolong juga gak sama kamu." Kata tante Ratna pada Yeni.


"Mau minta tolong apa tante?" Kata Yeni membalas ucapan tante Ratna.


"Jadi model tante juga sama seperti Rindi. Kamu mau nggak." Kata tante Ratna membalas ucapan Yeni.


"Saya..." Baru saja satu kata yang Yeni ucapkan. Tiba - tiba Haikal mengeluarkan suaranya.


"Tentu bisa mah, iya kan Yeni. Kamu bisa bantu mamah." Kata Haikal pada tante Ratna dan berbicara juga pada Yeni.


"I...ya tante Yeni bisa bantu tante." Kata Yeni membalas ucapan tante Ratna.


"Ya udah, sekarang tolong kamu gunain baju ini ya. Ruang gantinya ada di sana." Kata tante Ratna membalas ucapan Yeni sambil memberikan sebuah gaun pada Yeni dan menujuk ruang ganti.


"Iya tante." Kata Yeni membalas ucapan tante Ratna.


Kemudian Yeni pun mengambil gaun tersebut dan pergi melangkah kaki untuk mengganti baju nya dengan gaun yang di berikan tante Ratna.


Baru saja tiga langkah Yeni pergi. Haikal pun memanggil Yeni.


"Yeni, mau saya antar." Kata Haikal pada Yeni.

__ADS_1


"Tidak usah kak, saya bisa sendiri ko. Sebelumnya terimakasih." Kata Yeni membalas ucapan Haikal.


Bersambung...


__ADS_2