Mendadak Nikah Muda

Mendadak Nikah Muda
Bab 154 Telah Terputus


__ADS_3

Akhirnya Rindi pun menjawab suara bagas itu.


"Hallo kak, kenapa?" Kata Rindi pada Bagas.


"Sebelumnya kakak minta maaf karena langsung telpon kamu." Kata Bagas membalas ucapan Rindi.


"Oke, kak gak papa." Kata Rindi membalas ucapan Bagas.


"Kak kalau boleh Rindi tau kenapa telpon Rindi." Kata Rindi kembali berbicara.


"Kakak ingin tau kamu dimana? barusan Haikal telpon kamu tapi nggak kamu terima. Makannya kakak coba telpon kamu. Walau di deringan ketiga kamu baru terima. Setidaknya sekarang kamu udah terima telpon dari kakak." Kata Bagas membalas ucapan Rindi.


"Oh, barusan sengaja Rindi gak jawab kak telpon dari kak Haikal. Soalnya tadi juga langsung di tutup gitu aja. Kan bikin kesel jadinya." Kata Rindi membalas ucapan Bagas.


"Kata Haikal tadi ke tekan tombol tutup telponnya. Makannya langsung ke tutup. Maafin Haikal ya Rindi." Kata Bagas membalas ucapan Rindi.


"Kenapa harus kakak yang minta maaf yang salah kak Haikal kenapa jadi kakak yang minta maaf nya." Kata Rindi membalas ucapan Haikal.


"Sini coba Gas biar gue yang bicara." Kata Haikal meminta hanphone Bagas.


"Bentar bro gue belum selesai." Kata Bagas membalas ucapan Haikal.


"Bisa nanti lo bicaranya lagi. Gue cuma sebentar ko. Jadi, sini pinjem dulu hanphone lo." Kata Haikal masih memaksa Bagas memberikan hanphone nya.


"Sabar dong bro gue kan belum selesai." Kata Bagas yang masih menolak permintaan Haikal.


"Kelamaan bicara lo. Gue mau bicara bentar ko ke Rindi. Abis gue bicara lo bisa lanjut bicara lagi sama Rindi." Kata Haikal yang kini telah mengambil handphone Bagas.


"Lah bro ko gak sopan gini main ambil - ambil aja hanphone gue." Kata Bagas yang tak terima dengan tindakan Haikal.


"Tadi gue baik - baikin lo gak kasih. Ya udah pake cara ini." Kata Haikal membalas ucapan Bagas.


"Hem... tapi cara ini gak sopan." Kata Bagas membalas ucapan Haikal.


"Sorry gue udah bersikap gak sopan. Berhubung gue udah minta maaf. Sekarang boleh kan gue bicara dulu sama Rindi." Kata Haikal membalas ucapan Bagas.

__ADS_1


"Hem... tapi lo minta maaf nya gak ikhlas." Kata Bagas membalas ucapan Haikal.


"Nanti kita bahas lagi. Sekarang lo diem oke." Kata Haikal membalas ucapan Bagas.


Kemudian ia pun mulai mendekatkan hanphone Bagas ke dekat telinganya. Setelah berada di dekat telinganya. Ia pun mulai mengeluarkan suaranya.


"Hallo Rindi, ini kak Haikal. Kalian berdua ada dimana? maafin kakak tadi malah ketekan tombol tutup telponnya." Kata Haikal pada Rindi.


"Bohong kakak sengaja kan tutup telponnya." Kata Rindi yang tak percaya dengan ucapan Haikal.


"Mana berani kakak bohong. Ini beneran ko. Tombol telponnya ketekan dengan sendirinya. Makannya jadi ketutup telpon kamu barusan." Kata Haikal membalas ucapan Rindi.


"Rindi masih gak percaya. Tapi ya udah kakak gak perlu jelasin lagi. Em... kakak kenapa pengen tau Rindi sama Yeni ada dimana?" Kata Rindi membalas ucapan Haikal sambil bertanya juga pada Haikal.


"Hem... ya udah kalau kamu gak percaya." Kata Haikal membalas ucapan Rindi.


"Em... soalnya kakak dan Bagas udah di tempat penjual es campur. Kalian ko belum pada ke sini. Masih dimana?" Kata Haikal melanjutkan lagi ucapannya.


"Oh, ya udah kak tunggu aja atau mau pesen duluan juga gak papa sambil nunggu." Kata Rindi membalas ucapan Haikal.


"Kamu masih dimana? jauh gak jaraknya dari sana ke sini." Kata Haikal membalas ucapan Rindi.


"Loh ko malah mau jalan - jalan nanti kelamaan kakak sama Bagas nunggunya. Lebih baik sekarang aja kalian berdua cepet ke sini." Kata Haikal membalas ucapan Rindi.


"Gak akan lama ko kak, hanya ngelilingi jalan aja. Paling sepuluh sampai lima belas menit selesai keliling jalannya di tambah sepuluh atau lima belas menit sampai di tempat penjual es campur. Total waktu kurang lebih setengah jam. Jadi, Rindi rasa kakak sama kak Bagas pesen duluan aja." Kata Rindi menjelaskan waktu yang akan ia habiskan pada Haikal.


"Kalau kaya gitu kak haikal sama Bagas susul kalian aja. Sekarang lokasi ada di mana biar langsung kakak susul." Kata Haikal membalas ucapan Rindi.


"Eh... jangan kak, ntar jadi gak seru kalau kak Haikal ikut. jadi kakak tunggu di sana aja." Kata Rindi membalas ucapan Haikal dengan cepat.


"Loh bukannya kebalik ya. Kalau banyakan kan lebih seru." Kata Haikal membalas ucapan Rindi.


"Gak akan seru kak, ini tuh jalan - jalan buat Rindi sama Yeni aja.  Makannya Rindi bilang gak seru kalau kakak ikut. Udah dulu ya kak, ntar dilanjut lagi. Rindi mau langsung jalan - jalan dulu biar mengefektifkan waktu. Dah kak." Kata Rindi membalas ucapan Haikal sambil pamit pada Haikal.


Sebelum sempat Haikal menjawab ucapan Rindi. Tiba - tiba telpon itu telah terputus dengan sendirinya.

__ADS_1


"Tap... hallo Rindi, hallo... malah ditutup lagi." Kata Haikal saat akan menjawab ucapan Rindi.


"Kenapa bro?" Kata Bagas yang penasaran melihat ekspresi wajah Haikal yang gak enak di lihat.


"Nih telponnya di tutup lagi. Baru juga mau bicara, eh udah di tutup." Kata Haikal membalas ucapan Bagas.


"Beneran di tutup bro telponnya." Kata Bagas yang tak yakin dengan ucapan yang ia dengar barusan. Sehingga ia pun bertanya kembali untuk meyakini nya.


"Iya beneran di tutup." Kata Haikal membalas ucapan Bagas.


"Ko bisa." Kata Bagas membalas ucapan Haikal.


"Ntah lah tiba - tiba langsung di tutup aja." Kata Haikal membalas ucapan Bagas.


"Terus sekarang Rindi sama Yeni ada di mana kata nya bro." Kata Bagas membalas ucapan Haikal dengan sebuah pertanyaan.


"Nggak tau dia nya gak kasih tau. Hanya bilang mau jalan - jalan aja." Kata Haikal membalas ucapan Bagas.


"Terus udah bilang kan kita udah sampai disini ke Rindi." Kata Bagas membalas ucapan Haikal


"Udah sedari tadi di kasih taunya." Kata Haikal membalas ucapan Bagas.


"Terus apa jawabannya?" Kata Bagas membalas ucapan Haikal.


"Di suruh tunggu sekitar tiga puluh menit." Kata Haikal membalas ucapan Bagas.


"Lumayan lama di suruh tunggunya. Kenapa gak kita susul aja." Kata Bagas membalas ucapan Haikal.


"Mau susul kemana di kasih tau juga nggak tempatnya." Kata Haikal membalas ucapan Bagas.


"Em... iya juga ya. Jadi sekarang kita berdua tunggu aja apa gimana?" Kata Bagas membalas ucapan Haikal.


"Iya mau gimana lagi. Susul juga kan percuma kalau gak tau tempatnya. Jadi kita tunggu aja." Kata Haikal membalas ucapan Bagas.


"Hem... gue coba telpon lagi aja ya Rindi nya. Siapa tau langsung dia kasih tau lokasi saat ini, ia dimana." Kata Bagas membalas ucapan Haikal.

__ADS_1


"Terserah lo aja." Kata Haikal membalas ucapan Bagas.


Bersambung...


__ADS_2