Pengawalku Gelandangan Tampan

Pengawalku Gelandangan Tampan
I Love U pengawalku yang tampan [End of story]


__ADS_3

Di rumah sakit setelah dilakukan beberapa pemeriksaan terhadap Lara, dokter pun memberitahu hasil pemeriksaannya kepada suami dan anak-anak Lara.


"Tuan dan nyonya selamat ya, karena nyonya Lara dinyatakan positif hamil enam minggu."


"Benarkah dokter, aku hamil lagi?" Lara sungguh tak mengira kalau akan secepat itu dia hamil lagi.


"Benar nyonya, selamat ya atas kehamilan ketiga anda."


"Akhirnya... hasil kerja lemburku membuahkan hasil. Lara junior sebentar lagi hadir!" ujar Vander yang terlihat senang sekali.


"Asyik akhirnya aku punya adik perempuan yang manis!" Seru Khaizer


"Semoga adik yang ini tidak seperti Khai!" sahut Reynder.


Semuanya pun larut dalam suka cita merayakan kehamilan ketiga Lara.


Hari demi hari terus berlalu, rasa bahagia Lara pun semakin hari kian bertambah terutama sejak hadir putri kecil di dalam rahimnya. Meski kedepannya pasti akan ada masalah lain, namun untuk saat ini ia ingin terus bersyukur dengan apa yang telah ia rasakan saat ini.


...----------------...


Setelah banyaknya masalah yang dihadapi di hidupnya, kini ia baru benar-benar bisa menikmati kebahagiaan bertubi-tubi itu dengan semestinya. Tak ada kesedihan yang menyakitkan lagi, semua yang ia inginkan pun tercapai. Suami yang begitu mencintainya, dua orang putra yang sangat menyayanginya, ditambah lagi putri kecil yang kini tengah ada di rahimnya. Keluarga lengkap yang di impikan Lara sejak dulu kini benar-benar terwujud.


Di sebuah bangku taman dekat danau angsa yang indah, Lara dengan perutnya yang sudah mulai membesar terlihat sedang memandangi anak-anaknya yang kini tengah naik perahu bersama Robert, Gavin dan Mira beserta putri mereka Vanesa. Ia tersenyum manis sambil mengusap perutnya yang kini membesar.


"Nanti kalau kau sudah lahir kita main bersama ya sayang...?" ucap Lara seraya bicara pada putri dikandungannya.

__ADS_1


Tak lama datang seorang pria gagah dihadapannya membawakan segelas es krim stroberi kesukaan Lara.


"Aku membawakan eskrim stroberi manis untuk nona Lara yang paling manis."


Lara tersenyum dan mendongak. "Terima kasih tuan Vander yang tampan."


Keduanya pun duduk bersandingan ymakan eskrim sambil menikmati pemandangan yang ada di hadapan mereka.


"Vander, menurutmu jika hari itu kau tak menolongku dari para penjahat apakah kita akan seperti sekarang?"


Pria itu menyeringai kecil dan menjawab, "Mungkin kalau hari itu kita tidak bertemu, saat ini aku akan tetap jadi gelandangan dan tak punya keluarga. Tidak akan ada Rey, Khai, dan putri kecil kita diperutmu sekarang ini."


Lara menyandarkan kepalanya dibahu suaminya. "Aku senang kita bertemu, dan jika aku dilahirkan lagi aku akan tetap meminta agar jadi diriku yang sekarang. Kalau dirimu?"


"Aku pun begitu, dan jikalau pun aku harus ditakdirkan dengan yang lain aku akan pergi ke universe lain, mencari dimana kita akan selalu bersama."


Mereka bertatapan dengan lembut.


"Vander, terima kasih ya kau sudah berikan semua yang aku inginkan di hidup ini. Aku beruntung bisa bertemu denganmu dan akhirnya menjadi satu-satunya pasanganmu. Terima kasih karena telah mencintaiku lebih dari yang aku inginkan."


"Sama-sama sayangku, asal kau bahagia aku akan lakukan apapun untukmu. Karena kau adalah segalanya buatku sampai kapanpun, dan tak akan tergantikan."


Lara tersenyum bahagia dan mengecup pipi suaminya. "Pengawalku aku mencintaimu selamanya..."


"Nona Lara, aku pun mencintaimu sampai dikehidupan selanjutnya."

__ADS_1


Keduanya pun saling berkecup mesra di depan danau yang indah.


Pada akhirnya kau tidak akan pernah tahu apa arti hidupmu jika kau tak memiliki sesuatu yang berharga untuk kau jaga dan lindungi.


Aku tak pernah memikirkan bagaimana masa depan hidupku sebelumnya. Namun saat aku bertemu Lara semua pandangan itu berubah. Bersamanya aku ingin terus berada disisinya, melindunginya, menjaganya, dan membahagiakan dia selalu. Sampai pada akhirnya dia memberikanku lebih dari sekedar tujuan hidup, ia memberiku semua harapan dan kekuatan yang membuatku selalu menjadi lebih kuat. Oleh karena itu, aku akan selalu jadi pengawal hati, jiwa dan ragamu Lara istriku, kau satu-satunya pemilik hatiku.


Dunia terasa lebih menyenangkan saat aku mulai mengenal arti jatuh cinta yang sebenarnya. Dan semesta membawaku untuk jatuh cinta pada pria yang tak pernah aku sangka sama sekali dalam hidupku. Dia adalah pria yang mampu menawan sekaligus membelenggu hasrat cintaku yang sebelumnya tak pernah muncul. Sekali lagi terima kasih tuan pengawal tampanku aku mencintaimu sampai akhir...


..."Cinta yang tulus itu bukan tentang seberapa dalam perasaanmu padanya, melainkan seberapa lama dirimu mampu bertahan sampai akhir."...


..._Chrysalis_...


...🍁🍁🍁🍁...


...-END-...


BY Author :


Dear Teman-teman semuanya, aku selaku penulis "PENGAWALKU GELANDANGAN TAMPAN" ingin berterima kasih sebanyak-banyaknya buat kalian yang sudah mau meluangkan waktu untuk membaca tulisanku ini, terutama kalian yang setia dari awal sampai akhir. Mohon maaf ya kalau masih banyak salah dan kurangnya, dan nggak bisa memehuni semua ekspektasi kalian.


Dan dalam cerita pasti akan ada akhirnya, dan dengan adanya tulisan ini maka berakhir juga ceritanya. Semoga bisa berkesan ya dihati masing-masing. Oh iya nanti bakal ada 1 bonus part keluarga Papa Vander dan Mama Lara after kelahiran anak ketiga Lara dan Vander.


Karena kapal Lara dan Vander udah berlayar sampai menuju pelabuhan terakhir. Dengan ini aku selaku author mohon pamit, see you di kapal cinta yang lain dengan couple lainnya.... 😘


LOVE YOU GUYS....😘

__ADS_1


JANGAN LUPA KEPOIN NOVEL BARU AUTHOR YA, KALI AJA SUKA. JUDULNYA "REMEMBER ME HUSBAND"


__ADS_2