
BERPACU DALAM MELODI
"🤦🤦🤦🤦🤦"
"sayang, mana ada semua makanan seperti itu tersedia di Lombok.?"
ya benar, semua makanan yang di inginkan Valen satupun tidak tersedia di Lombok🤦🤣 akhirnya Valen merajuk bersamaan dengan unsur balas dendam karna tadi Valr membuat matanya jadi berbintang saat dipaksa tertutup.
mau tidak mau demi selera sang istri.!
ia dan Vano bekerja keras memasak semua makanan Nias yang di sebutkan oleh Valen🤣🤣
"cobaan apa ini ya Tuhan" ucap Vano sambil mengiling cabai tanpa memakai blander🤦 karna Valen memilih sambel yang diuleq-uleq bukan diblender
"jangan mengeluh.!
hadapi saja seperti di Medan perang.! SEMANGAT💪.!" ucap Valr yang menirukan ucapan Vano minggu lalu saat menyarankan Valr dan Valen untuk cek ke dokter.
"ini namanya ucapan makan tuannya🤦" sindir Valr sambil melap air matanya yang mengalir sejak tadi karna mengiris bawang merah😭
"hais.!
kamu yang buat ulah😭
kenapa aku letiban masalah🤦"
protes Vano seakan tidak terima dikerjain ibu hamil.
"semangat.!
demi, calon-calon keponakan mu bang" ucap Valr semangat 77
"calon-calon keponakan.?" tanya Vano heran
"iyaa, bayi dalam rahim Valen sangat ajaib😂 ada tiga bayi kembar" jelas Valr bahagia
"haa ..😱 tiga bayi kembar.?" ucap Vano sambil mengangkat tiga jarinya 👌 seakan tidak percaya dengan yang barusan saja ia dengar
"iya tiga, bayi kembar triplekss" jawab Valr
"🤣🤣🤣🤣🤣"
"tripleks.? bukan triple.?" tanya Vano bingung
"iya tripleks"
"kamu yakin tripleks.? papan triplek 5 ml.?" tanya Vano memastikan
" pokoknya itulah" jawab Valr🤣🤣
"bisa mati aku meladeni selera ibu hamil kembar tiga🤦 lebih baik, aku mengungsi saja ke appartemen🤔 aku tidak mau menerima amukan ibu hamil🤦" bathin Vano 🤣🤣
"bang apa yang sedang kamu pikirkan.?" tanya Valr
"aku memikirkan cara untuk lolos dari amukan ibu hamil" jawab Vano jujur
"memang kenapa.?" tanya Valr
"ibu hamil itu kerjaan nya ngerjain laki dan orang disekitarnya🤦" jelas Vano
__ADS_1
"kok begitu" tanya Valr bingung
"ya .. begitulah nanti dia minta jantung mu🤣
pas dikasih dia bakal bilang gak jadi.!
aku, maunya hatimu.! sudah dikasih hati, ech milih tidur dan ngambek tidak jelas🤦"
papar Vano dengan menahan gelinya membayangkan semua ucapan nya dilakukan oleh Valen.
"masa segitunya bang" tanya Valr tidak percaya
"kalau tidak percaya😒 buktikan setelah kita selesai memasak semua makanan yang belum tentu sesuai seleranya🤦" ucap Vano sangat yakin dengan ucapan nya.
"bang, apa kita mengungsi saja.?" tanya Valr merinding
"🤣🤣🤣🤣🤣"
"kamu mau kabur dari amukan istrimu" tanya Vano masih menahan tawa
"tidak, kita menghindar bukan kabur"
"🤦🤦🤦🤦🤦"
"apa bedanya" tanya Vano lagi
"bedanya kabur tidak kembali, menghindar sering kembali" jelas Valr
.
.
.
"aroma mantep
rasa pas
mateng pas
kelembutan pas
pedes pas
tempat pas
tatanan pas"
ucap Vano mengecek sajian makanan mereka😂 satupun tidak ada yang salah sangat sesuai dengan yang ada di Nias benar-benar tidak ada yang salah.
"wah .. wah .. wah .. wanginyaa menggoda banget" ucap Valen yang muncul tiba-tiba dan tersungging senyum dibibir dua pria gagah yang perkasa 😂 yang sedang terjajah oleh ibu hamil.
"ayo sayang makan kami sudah sangat lapar sekali" ucap Valr serius sedangkan Vano sudah lebih dulu menyendokkan nasi dipiring sendiri dan makan dengan sangat lahap saking laparnya
Valen masih mematung dan menatap setiap inci mulut Vano yang mengunyah makanan dimulutnya ada sedikit rasa geram yang tampak diwajah Valen hingga terus melototi Vano.
"sayang ayo duduk abang, sudah sangat lapar" ucap Valr
"bang Vano.!! itu piring Valen, tadikan Valen sudah bilang jangan pakai piring dan mangkok Valen" ketusnya pada Vano sedangkan Vano tidak mau ambil pusing dan melanjutkan makan nya.
__ADS_1
"sayang, masih banyak piring dan mangkok kenapa harus itu" tanya Valr
"aku mau piring itu, TITIK.!"
"🤦🤦🤦🤦🤦"
"Adek ipar, kalau mau piring ini tunggu setelah aku selesai makan" sambung Vano yang terlihat tidak peduli lagi dengan amukan Valen
"tidak mau.! aku, maunya sekarang.!" ketus Valen yang sudah menangis
"Ya Tuhan🤦 ampun dah, sama ibu hamil satu ini🤦apa-apa nangis, kagak kira-kira dulu apa dia nangisnya dimana" bathin Vano🤣
"sayang, astaga hargai dong bang Vano yang lagi makan ingat, setiap tindakan mu pasti akan di ikuti calon bayi kita kelak jadi jangan ajari bayi kita untuk melakukan hal-hal yang tidak sopan.!" jelas Valr yang berhasil membuat Valen diam
"Abang sudah tidak sayang sama Valen, jahat" ketus Valen langsung pergi tidak lupa tangan nya sudah mengambil sepiring ayam panggang dan berjalan keluar menuju ruang tamu sambil memakan ayam buatan Vano🤣
"lah .. katanya tidak sayang tapi ayam panggang diemban semua🤣" ucap Valr tertawa bersamaan dengan Vano
"🤣🤣🤣🤣🤣"
"aku berani taruhan itu anak mu yang ada dalam perut istrimu pasti sepasang berjenis kelamin laki - laki dan perempuan😁 " ucap Vano
"kok tau bang" tanya Valr bingung
"lihat dari tingkah nya🤣 kadang baik dan lembut penuh pengertian, kadang tegas🤦 apa coba kalau bukan bawaan ibu hamil dan kemauan calon bayi dari perut istrimu" jelas Vano sambil membayangkan calon ponaannya tumbuh dewasa
"benar juga🤔 kenapa aku tidak kefikiran ya🤦" sambung Valr
Ting ..!! suara piring yang ditelakkan dimeja dengan kuat.
tiba-tiba Valen datang dengan membawa satu piring berisikan tulang-tulang ayam tanpa sisa daging sedikitpun🤦
"Haaaaa😱" ucap Valr dan Vano keheranan
"sayang, kamu sendiri yang memakan nya.?" tanya Valr
"iya sayang😊 rasanya enak"
"haaa.? adek ipar, bagaimana bisa setengah ekor badan ayam kamu lahap sendiri dalam waktu kurang dari lima menit🤦.? tanya Vano heran🤣
"Apa ibu hamil bisa rakus kayak istriku.? atau ada jin daging ayam yang mengambil kesempatan untuk memperalat istriku.? tanya Valr membathin
"aku membagikannya sama kucing kelaparan diluar😊 dan hanya memberikan kucing itu daging dan melepas tulangnya" jawab Valen enteng
"APA........AAAAAA.!!" teriak kaget keduanya.!
"adek ipar aku capek-capek membuatnya sampai gagal 3x dan beli ayam lagi🤦 dan kamu wah .. abang salut kamu berjiwa menolong dan sayang sama kucing" ucap Vano yang sadar dan segera merubah ucapannya agar tidak menerima amukan satu warga lokal apa lagi i bu hamil🤣🤣
"iya bang, kucing juga manusia punya rasa punya hati😉" jawab Valen polos dan bangga
"yasudah, makan ayo aku lapar" ucap Valr yang sudah sangat lapar
"tidak.! sayang, suapin aku" manja Valen
"ok .. tapi, aku sambil makan ya nyuapi kamu.?"
"tidak mau.! aku makan dulu baru nanti selesai aku makan abang boleh makan" tolak Valen yang mendapatkan aura kelaparan dari Valr🤣🤣
Valr terpaksa melayani sang istri walau dalam keadaan yang sangat lapar demi menjaga mood si ibu hamil dan berusaha menelan ludah setiap kali makanan masuk sesendok dimulut Valen🤣🤣
__ADS_1
Hallo Reader .....
Semangat berpuasaaa