
...AKU TIDAK SALAH...
Sakit hati adalah kata yang tepat untuk menunjukkan bagaimana respon dari perasaan Li Qin saat ini, sakit hati terdalam karena melihat dengan nyata apa yang seharus nya tidak ia lihat dan saksikan dengan mata secara live. Kalau tadi nya Li Qin merasakan sebuah rasa penyesalan, kekecewaan karena telah menyia nyiakan Tanaka hingga merasakan bahwa sekarang ia menjadi wanita yang kesepian karena relate.
Akan tetapi malam ini semua berubah menjadi tidak merasakan kesedihan dan kesepian karena telah membuat Tanaka menunggu hingga memutuskan untuk meninggalkan diri nya, bukan karena tidak memikirkan Tanaka lagi. Melainkan karena diri nya shock dengan apa yang tengah diri nya saksikan sekarang dan yang bisa ia lakukan hanyalah memendam sakit hati yang teramat dalam dengan tindakan tidak terpuji yang di lakukan oleh Tanaka dan Eleanor.
Akhir nya sikap egois Li Qin kembali muncul di permukaan dengan merasa tidak bersalah atas apa yang tengah ia putuskan saat ini "Aku tidak salah, aku tidak salah memilih menggantung diri nya terus menerus.! aku sungguh tidak salah karena memang ada arti dan maksud yang tidak ku ketahui selama memilih untuk tidak memberikan nya jawaban" kata hati Li Qin ini semata untuk meyakinkan diri nya bahwa ia sungguh tidak bersalah atas sikap jual mahal nya dalam menggantung Tanaka.
Dengan penuh keyakinan bahwa diri nya tidak bersalah Li Qin, memilih untuk terus berjalan mundur dari depan pintu Eleanor yang masih terdengar suara mengerikan yang semakin meninggi itu dan memekakkan telinga setiap pendengar, ia meninggalkan Laura sendiri yang masih asik menyaksikan.
Berbeda dengan Laura yang terus setia melihat semua pergerakan dari dalam kamar hingga tibalah pada saat yang ia nanti nantikan ketika pergerakan Ele semakin cepat tanpa sengaja adik kecil Tanaka lepas dari tempat persembunyiaan nya dan blussssss...... Laura melihat keseluruhan adik kecil Tanaka yang begitu besar seperti gagah berani dan di prediksi oleh Laura kalau adik kecil Tanaka bermain sungguh hal itu bisa membuat nyali wanita menciut.
Saat ini mata Laura kembali melotot sempurna dan lebih besar dari keterkejutan awal nya, ia sungguh tidak menyangka akan ada hari melihat sisi gelap juga privasi Tanaka dan juga Ele. Sekalipun bagitu sungguh Laura tidak menyukai Tanaka dan lebih memilih lelaki itu menjadi saudara dan kakak angkat nya yang begitu melindungi diri nya dan ke dua orang tua nya selama ini.
"Waaah sungguh hebat kau Ele" puji Laura sambil bertepuk tangan walau tidak terdengar suara dari tepuk tangan nya yang meriah "Luar biasa sungguh hebat kau Ele, bisa bisa nya kamu menangkis adik kecil Tanaka dalam mangkok mu yang kecil itu" ucap Laura, ia sungguh menjadi saksi hidup kegiatan malam ini antara adik kecil dan mangkok kecil Ele.
__ADS_1
Sementara Li Qin yang saat ini telah tiba dan masuk di dalam kamar nya yang langsung menuju kamar mandi untuk membasuh wajah nya, memberikan kesegaran di wajah dan menghilangkan ketegangan yang masih berada dalam diri serta tubuh nya yang masih shock. Raut wajah Li Qin tidak bisa di bilang baik dan tidak juga buruk, apa yang ia saksikan malam ini sungguh membuat nya terkena penyakit mental dan juga bahagia karena sebentar lagi akan lepas dari tekanan dan rasa bersalah yang besar di tambah lagi Laura, Prof dan nyonya Alex masih menyalahkan diri nya.
Walau saat ini Sakit hati yang di rasakan oleh Li Qin datang dengan emosi seperti kesedihan, perasaan tidak bersalah karena ditinggalkan oleh Tanaka laku memilih Ele. Tetap saja Li Qin merasakan sedang di khianati oleh Tanaka yang membuat lengkap rasa patah hati di dalam diri nya, padahal mereka tidak ada hubungan apa apa.
"Sungguh yang terburuk malam ini adalah perasaan disakiti, haisss.! Aku harap perasaan ini dapat membuat ku tidak merasakan kesepian karena di tinggal oleh Tanaka, lelaki sialan.!!" umpat Li Qin dengan sangat geram.
"Hei.. kamu sudah berada di dalam kamar ternyata" ucap Laura yang baru saja masuk di kamar Li Qin.
"Hmm.. kamu kira aku seperti diri mu" ketus Li Qin
Laura berjalan menuju kamar mandi untuk membasuh wajah nya, ia sebetul nya masih shock dengan live yang ia lihat akan tetapi entah mengapa diri nya terus saja terngiang ngiang permainan kotor antara Tanaka dan Ele.
"Tentu saja, aku melihat sampai air mancur keluar menuju mangkok milik Ele dan benar benar mengerikan sekali" ucap Laura ketika ia kembali mengingat saat saat akhir dalam permainan Tanaka dan Ele, saat itu ia melihat sisi liar Tanaka dan Eleanor.
"Ck.. apa yang kau pikirkan sialan" umpat Li Qin sambil melempar Laura dengan bantal, karena melihat Laura tengah memikirkan sesuatu.
__ADS_1
"Apa lagi yang bisa ku pikirkan selain permainan terakhir yang mengerikan sekali, susu vanila nya keluar banyak dan di tuangkan kemangkok dengan sangat banyak. Belum lagi habis susu vanila keluar, Ele malah bangkit berdiri meminum dan menikmati susu vanila langsung dari bibir air mancur. Mana air mancur nya masih ada sisa sisa susu vanila lagi, hueeeeeek.... Sangat mengerikan sekali" jelas Laura dengan ekspresi sangat jijik dan hal itu spontan mengundang mual di perut Li Qin dan juga Eleanor.
"Kenapa kau malah memperjelas nya dasar bodoh" umpat Li Qin lagi dengan sangat jijik
"Haiss.. kau terus mengumpat sepanjang waktu.! kau tidak tau saja betapa bergejolak nya rasa mual dalam perut ku" keluh Laura yang saat ini kembali mengumpati Li Qin.
"Maka nya, siapa yang suruh kamu melihat sampai detik terakhir" kesal Li Qin pada Laura.
"Kalau aku tidak melihat hingga detik terakhir lalu, siapa yang menjawab pertanyaan mu tadi tentang apakah aku melihat hingga detik terakhir.? aku kasihan pada mu karena aku yakin kau pasti penasaran jika aku tidak menjawab pertanyaan mu yang terjadi di detik terakhir" ketus Laura tidak mau kalah dari Li Qin, seolah olah ia melihat hingga durasi akhir semua demi Li Qin.
"Waaaah, haruskah aku mengatakan bahwa kamu saudari ku yang begitu setia dan luar biasa.! kau begitu baik dan perhatian sekali.!" ketus Li Qin dengan wajah yang semakin kesal saja pada Laura.
"Kenapa emang nya, aku kan menjelaskan dengan benar dan tidak salah sama sekali" ucap Laura..
"Apa kamu bilang.?" tanya Li Qin
__ADS_1
"Ya.. aku tidak salah" jawab Laura
Hei.. Leader, habis baca pencet itu jempol 👍 tanda like.! jangan asal baca saja, lupa buat ngelike🙄 cepat like dan itu vote nya sekalian jangan lupa apa lagi sungkan🙄 noh, terakhir jangan lupa VOTE VOTE nya kudu bintang ⭐⭐⭐⭐⭐ jangan kurang ye.. bye..bye..bye