TENTARA PENGGANTI

TENTARA PENGGANTI
VLT 363


__ADS_3

...PENYUSUP TAPI TIDAK MENGKHAWATIR KAN...


Sebetulnya tidak ada satupun alasan dan hukum serta aturan yang membenarkan bahwa dua insan berbeda jenis kelamin bisa tidur dan berada di dalam satu kamar yang sama, dengan melakukan berbagai aktivitas fisik yang biasa di lakukan oleh para pasangan suami istri. Akan tetapi di zaman serba maju dan edan ini semua menjadi serba bisa dan sebar hancur, hal hal yang di anggap tabu dan zinah menjadi hal hal yang paling lumrah dan biasa saja.


Seperti Tanaka dan Li Qin yang tidur bersama dalam satu ranjang tanpa rasa malu dengan saling berpelukan, bahkan mereka tidak enggan melihat tubuh telanjang satu sama lain meskipun di tutupi oleh handul sementara ke dua nya tidak terikat hubungan suami istri, begitu juga yang terjadi dengan Ele setelah kehilangan kesucian nya dan semua hal terasa biasa saja.


"Aku tidak sedang memantau Ele tapi, aku sedang memantau penyusup di rumah ku yang masuk dengan mulus ke kamar Ele" jelas Tanaka dan hal itu sukses membuat mata Li Qin membola.


"Lalu kenapa kamu kasih diam dan duduk santai disini.?" tanya Li Qin kaget dan tidak habis pikir pada tindakan Tanaka yang terkesan santai.


"Tenanglah Li Qin, semua karena dia tidak akan berani membunuh Ele. Tapi, dia berani menyiksa perempuan itu" ucap Tanaka dan itu membuat Li Qin semakin molotot kaget.


"Tanaka, apakah kamu rela kalau Ele terluka oleh lelaki yang menyusup karena mendapatkan siksaan.? kalau Ele kenapa kenapa bagaimana.? Kalau Ele di perkosa bagaimana.??" tanya Li Qin dengan nada emosi dan panik, ia benar benar tidak habis pikir kalau Tanaka akan sesantai itu.


"Tidak akan, ia tidak akan melakukan hal lebih jauh" jawab Tanaka dengan yakin dan hal itu justru membuat Li Qin geram dan ingin bangkit dari tidur nya untuk menyelamatkan Ele dan tangan nya malah di cegat oleh Tanaka dengan cepat.

__ADS_1


"Aku akan datang membantu nya" kata Li Qin dengan tekat bulat sekalipun pergerakan nya masih lemah namun, ia pergerakan nya di hentikan oleh Tanaka..


"Kamu lanjut tidur saja mari kita tunggu hingga besok pagi, percayalah pada ku kalau Ele akan baik baik saja" jawab Tanaka dan hal itu membuat Li Qin kebingungan dengan sikap santai Tanaka yang tidak bisa memberikan nya jawaban memuaskan.


"Ada penyusup masuk ke rumah mu dan langsung masuk ke dalam lamar Ele yang notabene nya seorang perempuan, apakah wajar hal seperti itu kamu tanggapi dengan santai.?" tanya Li Qin dengan tuntutan jawaban dari ke khawatiran nya.


"Dia menyusup karena hubungan kami tidak baik dan dia datang ketempat Ele karena tujuan utama nya menyusup adalah Ele" jawab Tanaka dengan santai "Betul kata mu, kalau Ele memang perempuan yang belum bersuami. tapi, bukan berarti dia tidak bisa kedatangan penyusup di malam hari dan lagi ini zaman apa Li Qin.? bahkan kita yang belum menikah pun tetap tidur seranjang seperti sekarang" jawab Tanaka dan tentu saja hal itu membuat Li Qin terdiam seribu bahasa karena secara tidak langsung Tanaka mengingatkan Li Qin akan sebuah dosa terbesar yang tengah mereka lakukan.


"Terserah mu saja, aku malas berdebat dengan mu.! lalu kalau begitu dari cara bicara mu seperti nya kamu tau siapa penyusup itu, kalau kamu tidak tau mustahil kamu sesantai ini masa ia ada penyusup tapi tidak mengkhawatir kan" tanya Li Qin menuntut jawaban dari Tanaka namun lelaki itu seperti enggan menjawab pertanyaandan terkesan mendiami Li Qin.


"Bibir mu berkata jangan tapi seperti nya tubuh indah mu tidak bekerja sama dengan bibir mu yang menolak, Tubuh mu justru benar benar menginginkan sentuhan dari ku dan bahkan kau menginginkan hal lebih dari sentuhan ku." ucap penyusup itu lagi dan terus bergerilya merabai tubuh indah Ele yang sudah tidak suci itu sejak lama dan sejauh ini tubuh nya masih terbalut pakaian lengkap seolah sang penyusup tidak berniat memasuki Ele lebih dalam lagi.


"Katakan pada ku siapa yang sudah menyentuh tubuh mu ini selain aku.!!" geram sang penyusup dengan tatapan menakutkan yang seolah bola mata nya akan segera berubah warna menjadi merah, pertanyaan nya yang tiba tiba itu membuat Ele terdiam dan bingung apa harus berkata jujur atau harus mengelak tanpa berbohong.


Ele yang sudah kian ketakutan dan kesakitan karena cengkraman tangan yang kuat dari sang penyusup membuat nya semakin takut mendengar pertanyaan sang penyusup dan meringis kesakitan, hingga ia menggeleng berkali kali petanda bawah ia belum disentuh oleh siapapun dan mustahil kalau ia mengakui kalau diri nya sudah di sentuh oleh Tanaka akibat ulah dan rencana sang ibu karena, hal itu akan semakin membuat nya berada dalam bahaya.

__ADS_1


Seolah mempercayai ucapan Ele, penyusup itu tidak lagi mempertanyakan nya secara jelas "Jika kau berbohong.! akan ku sobek dan ku lubangi kepala mu dan bagian bawah mu sampai kau paham apa akibat dari memberikan ku tubuh belas orang lain.!!" ancam penyusup dengan nada dan ekspresi yang tidak main main. "Kau akan ku buat menyesali apabila ada lelaki selain aku yang melihat keindahan tubuh mu" ancam nya lagi dan Ele semakin gemetaran saja.


"ti.. ti.. ti..dak, tidak" jawab Ele berulang kali dilengkapi dengan gelengan kepala nya yang berkali kali.


Waktu berlalu hingga pagi dimana matahari sudah terbit menyinari Bumi, Li Qin yang tidak sabaran ingin melihat penyusup semalam langsung beranjak dari ranjang berniat berjalan turun kelantai dua tanpa menunggu Tanaka yang masih berada di kamar mandi.


"Mandilah dulu, apa kamu tidak malu bau ranjang mu tercium di hidung penyusup" kata Tanaka yang baru keluar dari kamar mandi dengan lilitan handuk di tubuh bagian bawah.


"Ya.. Tuhan, betapa mulus dan sispek nya otot otot perut mu Tanaka" puji Li Qin tanpa sadar bahwa ia baru saja menjatuhkan harga diri nya.


"HAH.. BAJINGAN.!! KEPARAT.!! KENAPA KAU DISINI SIALAN" Teriak Li Qin..


Siapakah yang di maksudkan oleh Li Qin.??


Hei.. Leader, habis baca pencet itu jempol 👍 tanda like.! jangan asal baca saja, lupa buat ngelike🙄 cepat like dan itu vote nya sekalian jangan lupa apa lagi sungkan🙄 noh, terakhir jangan lupa VOTE VOTE nya kudu bintang ⭐⭐⭐⭐⭐ jangan kurang ye.. bye..bye

__ADS_1


__ADS_2