TENTARA PENGGANTI

TENTARA PENGGANTI
VLT 374


__ADS_3

...AKU TIDAK AKAN MELAKUKAN HAL BURUK PADA MU...


Li Qin tertidur cukup lelap di dalam kamar mewah milik Tanaka dengan ranjang king size brand Baldacchino Sipremee Bed dengan harga fantastis mencapai anggka 89 M dan yang jauh lebih empuk dari ranjang yang ada di rumah mewah Tanaka sebelum nya. Sungguh pekerjaan gelap akan selalu memampukan semua orang membelikan properti dengan harga fantastis, tanpa memikirkan nominal uang nya.


Sementara di dapur mewah dengan luas yang tidak terkira untuk sekelas ruang dapur, semua pelayan sibuk berkutat dengan sayur, daging, pisau, talenan dan berbagai kesibukan lain nya yang berhubungan dengan pembuatan menu makan siang.


"Kalian harus tau wanita ini bukan wanita sembarangan, tuan sudah menantikan dan memperjuangan nya selama lebih dari dua belas tahun sejak mereka kecil. Jadi, kalian bersikaplah yang ramah, sopan dan tanamkan di hati kalian bahwa dia adalah calon ratu masa depan di istana ini" kata asisten dan sekaligus kaki tangan Tanaka, sekali lagi seluruh pelayan tunduk tanpa ada satupun yang berani bertanya.


Jam sudah menunjukkan pukul 12:00 Wib, Tanaka terpaksa membangunkan Li Qin yang masih terlelap karena wanita itu harus makan siang setelah asisten nya datang melaporkan bahwa makan siang sudah tersaji di meja makan. "Bangunlah, kita makan siang dulu" kata Tanaka yang langsung mengangkat tubuh indah Li Qin menuju kamar mandi.


"Astaga, dingin" keluh Li Qin dengan suara yang serak karena Tanaka membasuh wajah nya agar segera terbangun, tanpa mau berkomentar lebih lanjut ia segera meminta Tanaka untuk menurunkan nya dan lalu segera mandi.


Sementara Tanaka memilih keluar untuk menunggu Li Qin karena ia sejak tadi sudah mandi, lalu beberapa menit setelah nya Li Qin selesai dengan perkara mandi nya yang tubuh hanya di lilit oleh handuk kecil saja. "Astaga, kau menggoda ku.?" tanya Tanaka yang melihat tubuh Li Qin dan sangat menggoda.


"Tidak, aku tidak punya pilihan selain keluar dengan cara seperti ini" kata Li Qin, handuk yang di lilitkan pada tubuh nya hanya menutupi sebagian dari bokong dan kepala depan serta hanya menutupi bagian ****** beliung di bagian dada nya. "Keluarlah dulu, aku mau berganti pakaian" usir Li Qin dan Tanaka seolah malas menggoda hingga ia menurut saja


"Gantilah, aku tidak akan melakukan hal buruk pada mu sebelum kau jadi istri ku" kata Tanaka lalu ia membalikkan badan tegap menghadap balkon dengan Li Qin yang buru buru memakai dalaman dan pakaian nya, barulah ia mengoleskan lotion dan beberapa keperluan wanita lain nya.

__ADS_1


Setelah selesai berkutat dengan riasan tipis yang dipoles pada wajah nya, dengan rambut lurus bergelombang yang ia gerai, di tambah lagi dress hitam selutut yang semakin memperkuat aura kecantikan dan ke anggunan seorang Li Qin membuat Tanaka semakin terpesona saja.


"Kau sangat cantik" puji Tanaka dengan tangan yang sudah melingkar di pinggang ramping Li Qin.


"Aku sudah tau" jawab Li Qin lalu kedua nya turun menaiki lift, sesampai nya di meja makan Li Qin menyapa semua pelayan yang di angguki dengan sangat baik oleh seluruh pelayan di mansion itu.


Sementara kepala pelayan sedang menjelaskan kepada sang tuan dan Li Qin tentang sepuluh menu yang tersaji di meja makan, senyuman Li Qin tidak pernah luntur dari bibir manis nya kala sang kepala pelayan berbicara. "Terimakasih ya bu" ucap Li Qin "aku percaya masakan kalian pasti juara karena semua terlihat dari wangi nya dan aku sudah berniat untuk menghabiskan seluruh menu siang ini" kata Li Qin penuh semangat.


Segala hal berbentuk respon Li Qin membuat seluruh pelayan dan asisten kepercayaan Tanaka begitu bangga dan senang dengan wanita pertama yang di bawa oleh sang tuan, di mata seluruh pelayan dan pengawal Li Qin adalah sosok yang lembut dan tidak suka dengan kesombongan. Ia juga pribadi yang sangat menghargai setiap kerja keras orang lain, dan setiap jawaban nya membuat para pelayan itu semakin takjub dengan nya.


"Silahkan di nikmati nona, sungguh sebuah kehormatan besar bagi kami mendapatkan pujian terbesar dari nona" kata asisten kepercayaan Tanaka.


"Astaga, kenapa tuan terlihat mengerikan ketika senyum seperti itu" kata kepala palayan dalam hati nya.


Selesai dengan makan siang, Li Qin dan Tanaka kembali mengelilinga mansion yang sangat luas ini dengan beberapa pertanyaaan terlontar dari mulut Li Qin "Apakah ini milik mu.?" tanya Li Qin dan lelaki itu hanya mengangguk saja petanda ia.


"Jadi, kamu setiap libur datang kesini.?" tanya Li Qin lagi

__ADS_1


"Tidak" jawab Tanaka singkat


"Loh.. kenapa begitu.?" tanya Li Qin heran


"Karena aku jarang mendapatkan libur dan paling aku datang satu kali dalam dua tahun ke mansion ini, dan itu pun aku tidak menginap karena banyak pekerjaan di luar jadwal dinas yang menanti canpur tangan ku" jelas Tanaka


"Sayang sekali padahal mansion ini begitu mewah dan aku bahkan enggan pergi dari tempat ini" kata Li Qin dan hal itu membuat Tanaka bersorak kegirangan "Jadi, apakah kamu juga membawa wanita lain selain aku.?" tanya Li Qin


"Tidak, dulu sejak bangunan ini ku mulai dari membangun fondasi dan saat itu aku berjanji bawah hanya akan ada satu wanita yang akan menginjakkan kaki di mansion ini" jelas Tanaka


"Apakah itu aku.? atau ibu mu ?" tanya Li Qin


"Itu kamu dan bukan ibu ku" jelas Tanaka dan hal itu membuat Li Qin terdiam "Wanita pertama yang ku bawa disini adalah kamu dan aku berharap kamu jugalah wanita terakhir yang nanti nya akan terus berada di mansion ini" jelas Tanaka melanjutkan kalimat nya.


Li Qin berbalik menatap dinding mewah yang terukir akar akar pepohonan itu "Sungguh aku tidak tau, bagaimana aku menjawab mu" kata Li Qin.


"Kenapa.?" tanya Tanaka

__ADS_1


"Karena aku terkadang ada waktu saat merasa bahwa, aku bukanlah wanita yang pantas untuk mu" jelas Li Qin "Aku kadang merasa bawah orang hebat seperti mu harus mendapatkan seorang pendamping hidup yang luar biasa" lanjut Li Qin.


Hei.. Leader, habis baca pencet itu jempol 👍 tanda like.! jangan asal baca saja, lupa buat ngelike🙄 cepat like dan itu vote nya sekalian jangan lupa apa lagi sungkan🙄 noh, terakhir jangan lupa VOTE VOTE nya kudu bintang ⭐⭐⭐⭐⭐ jangan kurang ye.. bye..bye


__ADS_2