TENTARA PENGGANTI

TENTARA PENGGANTI
V & V 133


__ADS_3

MAMA KENAL AURA WANITA ITU


Percayakah kita jika, mungkin saja sebenarnya kita hanya kehilangan seseorang yang berharga didepan mata tapi hidup ditempat dan daratan lain di muka Bumi ini, ia hadir dengan wujud dan rupa yang berbeda setelah melewati banyak fase dalam kesehariannya yang berat. dengan tubuh yang sama atau lebih tepatnya kita sebenarnya hanya kehilangan wajah dan sikapnya yang anggun dan disisi lain dari kehidupannya, pribadinya dikenali dengan ketulusannya yang murni. sekalipun wajahnya ditukar oleh wajah yang lain seperti di gantikan oleh sesuatu yang jauh lebih indah dan menakjubkan. mungkinkah ini yang dinamakan keajaiban Cinta untuk Vano ketika bu Riss menatap lama wajah Ita.


"kenapa mama melihat Ita dengan tatapan yang seperti itu.?" tanya Valr heran


"dari cara bicara dan wajah seperti nya mama tidak mengenalinya tapi, dari suaranya dan caranya berjalan seperti seseorang yang lama tidak mama jumpai, sentuhan tangannya begitu lembut dan ada fell tersendiri. tapi kami jumpanya dimana ya. mustahil di Nias" bu Riss mencoba berfikir dengan keras untuk mengingat dimana ia bertemu dengan Ita..


"sudalah ma, nanti mama pusing memikirkan Ita. yang pasti dia paling gesrek disini" sambung Valr dan tiba - tiba terdengar suara kaki yang berlari kecil kearah mereka.


"hallo my swett heart, cinta gelap ku" teriak Vano dengan penuh godaan dan melompat sempurna dari belakang sofa hingga duduk tepat disamping bu Riss, ia langsung memeluk bu Riss dengan sangat kuat tidak lupa ia menciumi pipi kiri dan kanan bu Riss


"hallo kekasih gelap ku, sepertinya kamu melewati hari yang berat sayang" ucap bu Riss menepuk - nepuk punggung Vano


"tentu saja aku melewati hari ini dengan berat karna, aku harus menyembunyikan beberapa pacar dan kekasih bayanganku lainnya karna mengetahui kamu datang menemuiku, dan hal itu sengaja ku lakukan agar kamu, wanita cantik yang jadi cinta gelapku tidak mengetahui perselingkuhan ini" ucap Vano dan terus memeluk bu Riss


"dasar kekasih gelap yang nakal" jewer bu Riss dan semua aksi mesra dan manja Vano terlihat oleh semua penghuni. tentu saja Valen kaget begitu juga dengan beberapa lainnya kecuali Sofia dan Ita.


"Valen, kamu tau ini kekasih gelap mama. saingan papa mu, kamu tau lagi kalau kekasih gelap mama ini tajir melintir dan bujang tidak laku" ucap bu Riss tertawa


"mama tidak takut kalau papa ngamuk" tanya Valen dengan serius


"tidak sayang, karna mama hanya memoroti uang dari kekasih gelap mama dan kemudian mama setor langsung ke papa" jelas bu Riss dan semua tertawa mendengarnya.


"Uhukk uhukk" pak Hul batuk dengan sengaja karna Vano tidak menyapanya atau lebih tepatnya Vano sengaja tidak menyapanya..


"eeh, kakek" goda Vano pada pak Hul "hallo ganteng saingan ku, tidak kah sekarang aku menang ganteng bisa memeluk kekasih ku dengan sepuasnya" goda Vano lagi sambil memeluk pak Hul, memeluk dengan erat dan penuh kerinduan, pelukan yang hangat dari seorang anak yang sejak lama merindukan dekapan sang ayah.


"semua akan baik - baik saja nak" ucap pak Hul dengan susah payah pada Vano dan diangguki oleh Vano yang kini sudah menangis dalam pelukan pak Hul

__ADS_1


Air mata bahagia, air mata kerinduan, air mata kekecewaan dan air mata kesedihan. empat rasa menjadi satu dalam satu dekapan itulah yang tengah dirasakan oleh Vano saat memeluk pak Hul yang sekarang sudah tidak berdaya.


"sudah - sudah, buka lembaran baru untuk hidupmu nak dan jangan lagi bersedih" ucap bu Riss


"kau tidak bersedih mama" ucap Vano tidak mengakui


"lalu.?" ucap Valen


"itu air mata kemenangan nyonya, dia berhasil mengalahkan bapak" sela Ita yang mendapatkan tawa ringan dari yang lain dan dengan seksama bu Riss kembali menatapnya lagi dan lebih dalam lagi, tatapannya seakan mengatakan pada Ita siapa kamu sebenarnya.


"mama.?" ucap Vano


"tidak apa - apa sayang, hallo Ita kamu cantik sekali" ucap bu Riss


"terimakasih mama, ini sepertinya harus dicatat dalam sejarah dan di bukukan di BI" ucap Ita


"lo kenapa.?" tanya bu Riss


"apa mama merasakan sesuatu.?" tanya Vano dan Valr berbarengan


"Jika mama bisa bertemu dengan Tuhan hari ini barang lima menit saja, mama mau bertanya pada Tuhan tentang siapa wanita yang ada dihadapan mama saat ini. yang berani dan berhasil mencuri perhatian ku sejak pertama bertemu dengan nya. wanita ini terasa dekat dihati tapi asing dipandang mata" ucap bu Ris ketika Vano menatapnya seakan memberi arti diakah Vanesa mu.?


"mama, apa kamu bisa mengenali nya untuk kuh.?" tanya Vano berharap jawaban dihatinya tepat dengan yang akan diucapkan bu Riss


"mama merasakan sesuatu hal yang berbeda saat melihat nya dan saat pertama menatapnya, ada sesuatu yang sulit dikenali dan tidak dapat terlihat dari wajah nya dan mendengar suara yang nyaris tidak terkenal. mama, merasakan sesuatu yang sama dengan yang kamu rasakan saat ini" ucap bu Riss pada Vano


"setiap melihatnya aku juga selalu merasakan perasaan yang sama ketika bersama Vanesa" ucap Vano yang membuat Ita bingung


"apa kalian sedang membicarakan sesuatu tentang ku.? tapi, aku tidak paham" ucap Ita memberanikan diri untuk bertanya pada bu Riss dan Vano karna merasa dirinyalah yang saat ini di bicarakan.

__ADS_1


"tidak, kami sedang membicarakan seorang wanita yang dulu ku jodohkan dengan Vano kala kami bertemu di dalam pesawat Garuda. kala itu mama meminta nomor telepon pramugari cantik dan tinnginya sama sepertimu, suaranya tidak ada bedanya dari suara mu. Wanita itu sangat anggun dan begitu lembut pada ku, dia pramugari yang cantik dan cantiknya sama seperti menantu kesayangan ku. tapi sayang sekali nasib naas menimpanya dan kekasih gelap ku menderita hingga saat ini" ucap bu Riss sambil membelai wajah cantik Valen yang murni


"maafkan aku ma, aku tidak bermaksud menyakiti hati mu tentang sebuah masa lalu yang menyedihkan" ucap Ita menyesal karna sudah bertanya hal ini.


"tidak apa - apa sayang, bisakah kamu bertanya pada Vano. bagian mana yang saat ini menyakiti hatinya" pinta bu Riss pada Ita dan Ita pun menganggukkan kepala tanda menuruti ucapan bu Riss


"pak ganteng, itu di hatimu bagian mana yang bolong kayak di doorr tembak gitu. bagian yang mrnyakitkan biar aku oles betadine china" ucap Ita


"Bagian yang sangat menyakiti hatiku dan membuatku kacau adalah ketika merasakan keberadaan dirinya kembali namun tidak dapat kusentuh dan pastikan apa benar itu dia" ucap Vano menatap Ita dengan intens dan pada bu Riss yang dianggapnya kekasih gelap sejak kecil


"kalau mengenang membuat mu tersakiti maka lepaskan dia yang membuat mu menderita. kenangan tidak harus menghukum mu di masa kini" ucap Ita pada Vano


"benar Vano, buka hati mu dengan nama yang baru dan jiwa yang sama" sambung bu Riss


Semua terasa terbawa dalam suasana yang di ciptakan oleh Vano dan bu Risa hingga yang lain hanya bisa diam dan menyimak percakapan yang kadang membawa tawa dan sedih.


"aku sudah membuka hati untuk nya mam, aku biarkan dia masuk sekalipun wajahnya berbeda. aku bisa merasakan jiwa yang sama dan serupa dalam dirinya" jelas Vano pada bu Riss


"kalau benar begitu dan kamu suka dengan nya maka cintai dia sebagai dirinya yang sekarang dan jadikan dia sebagai masa kini dalam kehidupan mu dan bagian dari seluruh masa depan mu serta semua cinta yang kamu punya berikan padanya" ucap bu Riss


"benar dan seluruh uang mu jangan lagi setor ke mama karna saat itu hati mu sudah berpaling" seloroh Ita yang langsung mendapatkan tatapan tajam dari mbok Inem


HALLO READER


Selamat soreπŸ™ sebelumnya thor minta maaf ya, thor tau kalian bakal kecewa karna tidak ada lanjutan untuk Vano dan Ita disini. itu karena Author mau fokus menyelesaikan cerita antara Valen dan Valr kemudian berlanjut pada ketiga anak kembar Valen dan Valr beserta kisah cinta mereka..


DAN JUGAπŸ˜πŸ˜‚


Mohon dukungannya untuk karya ini dengan seikhlasnya tanpa paksaan dan bagi yang suka baca jangan lupa like dong bebπŸ˜‰πŸ˜‰

__ADS_1


Sembari menunggu Up karya TENTARA PENGGANTI bisakah kalian mampir dinovel baruku yang berjudul PENGORBANAN KU.πŸ‘‡


__ADS_2