
...LUAR BIASA...
Lelah dengan pikiran nya dalam memikirkan perubahan Tanaka selama beberapa hari ini, kini Li Qin sudah bisa berhenti untuk frustrasi dan menguasai diri nya kembali agar tetap fokus pada perjaan mulia yang ia kerjakan.
Di ruangan Li Qin, ada Laura yang tengah duduk dengan bosan sambil menatap layar televisi ukuran sedang itu dengan mata malas. Tiba-tiba pintu terbuka lebar, seseorang masuk tanpa mengetok nya terlebih dahulu. Dan itu membuat Laura melirik dengan tatapan yang di buat seramah mungkin, karena ia mengira itu pasti pasien saudari nya.
"Oh Tuhan, lelaki mana yang kau turunkan hari ini pada ku.! sungguh luar biasa" batin Laura memuji lelaki di hadapan nya.
Sedangkan lelaki yang kini sudah masuk di ruagan Li Qin, dan menelusuri setiap sudut dalam ruangan untuk melihat keberadaan Li Qin. akan tetapi ia tidak menemukan wanita yang ia cari dan hanya mendapati seorang wanita dengan mata hijau yang begitu cantik dan anggun "Dokter Li Qin dimana.?" tanya laki-laki itu pada Laura dan Laura hanya bengong saja menatap keberadaan pria yang tidak berwajah Indonesia itu, Tanpa berniat menjawab pertanyaan lelaki di hadapan nya.
"Oh.. Tuhan, lelaki yang engkau ciptakan ini sungguh tampan sekali" batin Laura, ia benar-bena memuja mahakarya di hadapan nya.
"Halo.." ucap lelaki itu lagi "Hei.." ulang nya lagi "Hallo, nona.? are you okay.?" tanya nya lagi sambil melambaikan tangan kanan nya di depan wajah Laura.
"Mata nya, dada nya, otot nya, tinggi badan nya, wajah nya.. Oh.. Tuhan, ini yang aku mau.! lelaki seperti ini Tuhan. Play boy pun tidak masalah Tuhan, kita bisa bicarakan dengan hati terbuka" batin Laura lagi, kali ini ia memiringkan kepala nya dan menggigit satu jari nya ke mulut.
Lelaki di hadapan nya juga ikutan bingung melihat ekspresi Laura dan ikut memiringkan kepala nya kekanan mengikuti arah kepala Laura. Sungguh benar-benar Laura si gadis lugu dan ada begok-begok nya masih terus bengong dengan mata yang tidak berkedip sama sekali, ekspresi nya menunjukkan pemujaan dan ke kagetan seolah ia sedang melihat malaikat pria dari surga.
__ADS_1
"Ya.. Tuhan, aku tidak sabar lagi.! tolong jodohkan laki-laki ini dengan ku ya Tuhan, kalau tidak jodoh tolong ubah takdir agar kami berjodoh ya Tuhan. ku mohon padamu, berapapun biaya nya akan ku bayar.! sungguh aku butuh jalur orang dalam kali ini Tuhan" ucap Laura lagi dalam batin nya, tanpa mau sadar dari lamunan tingkat tinggi nya.
"Apakah nona, sedang menderita gangguan seperti Panic attack.?" tanya lelaki itu dengan sungguh-sungguh.
"Luar biasa" ucap Laura, ucapan yang tanpa sadar itu membuat lelaki di hadapan nya merasa kalau Laura bukan hanya mengalami Panic attack akan tetapi mengalami beberapa ganguan kejiwaan ringan lain nya, karena saat ini Laura tidak sadar akan ucapan yang keluar dari mulut nya.
"Apa yang luar biasa.? Nona, seperti nya kau harus ke psikolog" kata lelaki itu, ia sungguh makin heran saja dengan wanita cantik di depan nya yang seperti orang bodoh.
"Kamu.! kamu sungguh luar biasa tampan nya, kekar nya." ucap Laura lagi dan benar-benar diri nya tidak sadar dengan apa yang sedang ia ucapkan.
"Percayalah nona jika, kau nanti sadar dengan ucapan mu ini. Kau akan malu bukan maij setiap kali melihat ku" ucap lelaki itu dengan senyuman kemenangan seolah ia berhasil menghipnotis Laura.
"Nona, mungkinkah yang kau maksud adalah aku ?" tanya lelaki itu mencoba memastikan, agar diri nya tidak terlalu ke GeEran ketika mendapatkan pujian.
"Iya, kau tampan sekali" kata Laura lagi kini dengan bola mata nya yang berbinar.
Habiss sudah Laura hari ini, kalaupun ia menyangggah ucapan nya ketika sadar nanti. itu tidak akan pernah bisa menghilangkan semua ucapan nya yang sudah terucap dan ekspresi pemujaan nya yang seperti mesum pada lelaki itu.
__ADS_1
Merasa sudah cukup untuk memastikan sesuatu, lelaki itu akhir nya memutuskan untuk menyadarkan Laura dari tingkah bodoh nya "Nona, kurasa kau perlu minum air putih" kata lelaki itu lagi dan kini diri nya melangkah untuk mengambil sebotol air mineral untuk di berikan pada Laura.
Setelah membuka tutup botol dari air mineral, Laura masih saja bengong. ia benar-benar memuaskan diri untuk menatap lelaki di depan nya dengan penuh minat pemujaan dalam diri nya.
"Buka mulut mu nona" kata laki-laki itu dan ia membantu Laura untuk minum dengan menempelkan mulut botol ke bibir ranum berwarna peach milik Laura.
Laura meneguk habis sebotol air mineral itu dalam satu tegukan dengan mata yang menatap penuh pemujaan, dan entah kenapa ia tiba-tiba keselek minuman yang sudah masuk di tenggorokan nya hingga terbatuk-batuk dan sedikit mengenai jas dokter lelaki tampan.
ehek.. ehek.. "Astaga, ada apa dengan ku" ucap Laura yang baru sadar dan dalam durasi yang cepat ingatan nya pulih di mulai sejak lelaki itu masuk hingga saat ini.
"Yaampun, ini memalukan" ucap Laura menutup wajah nya dan tidak berani lagi menatap lelaki yang tersenyum di depan nya.
"Nama ku Leo" ucap lelaki tanpan yang ternyata Leo dan Laura berusaha untuk menutupi rasa malu nya dengan membalas uluran tangan Leo.
"Kenalkan nama ku Laura, aku saudari perempuan Li Qin. Maafkan sikap ku dokter Leo, aku terlalu bersikap tidak sopan pada mu" ucap Laura seperti menyesali kebodohan nya hingga masih memukul kepala nya dengan berusaha menutupi rasa malu yang begitu besar.
"Senang bertemu dengan mu Laura, panggil saja nama ku tanpa embel-embel dokter" ucap Leo dan hal itu sukses mengukir senyum di bibir Laura, senyum manis yang terukir di bibir Laura membuat Leo semakin terpanah dan benar-benar kagum dengan betapa sempurna nya wanita ciptaan Tuhan yang ada di hadapan nya hari ini.
__ADS_1
Hei.. Leader, habis baca pencet itu jempol 👍 tanda like.! jangan asal baca saja, lupa buat ngelike🙄 cepat like dan itu vote nya sekalian jangan lupa apa lagi sungkan🙄 noh, terakhir jangan lupa VOTE VOTE nya kudu bintang ⭐⭐⭐⭐⭐ jangan kurang ye.. bye..bye..bye