TENTARA PENGGANTI

TENTARA PENGGANTI
VLT 417


__ADS_3

...KALAU ADA CARA YANG MUDAH, KENAPA HARUS MENGGUNAKAN CARA YANG SUSAH...


Setiap orang punya bakat terpendam entah itu berbahaya atau tidak sama sekali dan juga tidak ada garis pembatas mengenai sebuah bakat terpendam khusus nya bakat berbahaya yang telah di miliki oleh Bambang sejak usia nya yang ke enam tahun saat itu ia tumbuh besar dan didik oleh seorang mafia yang juga adalah ayah angkat Bambang.


Ayah angkat yang telah menikahi ibu kandung nya setelah ayah yang ia anggap kandung meninggal karena gagal jantung di rumah sakit dan kejadian itu telah ia pastikan puluhan kali saat diri nya sudah dewasa dan hasil nya tetap sama bahwa, pada kenyataan nya ayah yang ia anggap kandung benar meninggal murni karena gagal jantung dan bukan karena di bunuh seperti dugaan nya selama ini dengan memanipulasi penyebab kematian.


Dan bakat inilah yang Bambang sedang pergunakan dalam menghancurkan musuh tanpa harus membuat banyak nyawa melayang karena diri nya dan Ucok juga bertekat akan melawan HAM secara diam diam dengan berusaha membuat rencana mereka tidak terlihat, tidak terendus apa lagi di curigai jadi mau tidak mau Ucok harus menjadi korban gas beracun dalam rencana mereka agar semua seolah murni.


"Kau juga harus maju sedikit lagi sialan dan pastikan mereka ikut maju mengikuti mu karena aku butuh lima langkah lagi agar posisi kedua nya tepat berada di atas bom, arahkan mereka melangkah ke tengah" jelas Bambang yang dengan nafas yang tercekat saking tegang nya situasi ini, ia juga sedang melihat pada layar gps nya dimana manusia tikus itu berdiri.


Mengenai bom beserta waktu dan tatacara peledakan nya tidak terlalu di pahami oleh Ucok, Bambang lah yang jauh lebih memahami dan menguasai nya karena bakat tersembunyi dan yang terpendam Bambang dalam merakit bom nuklir dan segala alat peledak berbahaya yang mampu mengguncang seluruh Dunia serta mampu merakit senjata yang sangat berbahaya bahkan semua rakitan nya tidak di miliki oleh tentara militer manapun dan lebih rahasia nya bakat tersebut juga hanya di ketahui oleh Tanaka dan Ucok yang mampu menjaga dengan baik rahasia tersebut agar tidak di manfaatkan oleh pihak luar.


Sementara Bambang berbicara sejak tadi dan Ucok memilih diam tanpa mengubris, barulah ia berbicara dengan penuh perhitungan langkah "Baiklah, aku akan mencoba untuk lari namun bagaimana mereka sudah di hadapan ku dan aku tidak bisa menyebut ciri ciri nya karena semua terlihat kurang jelas dimata ku" kata Ucok berpura pura sambil melangkah kebelakang dengan menghitung langkah nya


"Kau harus tau saat kau maju dan mereka ikut maju lima langkah dan ke dua nya menginjak tanah itu maka di detik itu juga bom meledak tanpa bisa menyelamatkan diri kekiri atau kekanan karena jika bom utama meledak maka seluruh bom yang sudah ku tanam membentuk lingkaran ikut meledak dalam waktu 0.000001 detik" jelas Bambang


"Kau tidak akan bisa hidup lagi" kata Tomi dan kedua nya kini berdiri tepat di atas bom yang sudah di tanam oleh Bambang namun belum ada tanda tanda bom akan meledak dan hal itu sempat membuat Ucok berfikir apakah butuh satu langkah lagi.

__ADS_1


Sementara Lazarus memilih diam sejak tadi karena ia sudah mengetahui bagaimana kekuatan Ucok dalam melacak musuh dengan hanya mendengarkan suara saja, dan hal itu belum sempat ia katakan pada Tomi, Itulah sebab nya kenapa tidak banyak percakapan dan ancaman atau berdebatan dalam situasi rumit ini.


"Apakah kau sudah memastikan seluruh pasukan aman.?" tanya Bambang pada Ucok, semua karena ia tidak ingin ada pasukan yang menjadi korban jiwa dalam rencana kedua nya yang bukan dari perintah atasan.


"Tentu sudah dan aku akan menghadapi mereka tanpa lari lagi" jawab Ucok pada Bambang yang sengaja menambah kalimat saat Lazarus sudah berdiri di posisi yang sama dengan Tomi dan masih belum ada tanda tanda akan terjadi ledakan.


"Hadapilah untuk mempercepat kematian mu.!!" tegas Tomi dengan nada dan aura kematian yang tidak terlihat.


"Aku harus cepat menangkap nya jika tidak maka, posisi ku dan keluarga ku akan berada di dalam bahaya besar" kata Lazarus dalam hati yang ternyata ia berada dalam sebuah ketakutan akan bahaya yang bisa membuat keluarga nya dalam bahaya jika ia gagal melumpuhkan Ucok.


Ucok pun yang sejak tadi sudah siap mengambil ancang ancang lari langsung melakukan nya, ia berlari lebih kencang dan pada waktu dimana Ucok telah berhasil lari, Lazarus segera melangkahkan kaki nya untuk mengejar Ucok namun kaki nya seolah tertarik magnet hingga ia sadar terdengar bunyikan ledakan yang persis seperti bunyi nuklir memborbardir seluruh tubuh nya dan Tomi.


DUAAAAAARRRRR..... DUAAAAAAAAAR....


DUAAAAAARRRRR..... DUAAAAAAAAAAR..


DUAAAAAARRRRR..... DUAAAAAAAAAR....

__ADS_1


DUAAAAAARRRRR..... DUAAAAAAAAAAR..


DUAAAAAARRRRR..... DUAAAAAAAAAR....


DUAAAAAARRRRR..... DUAAAAAAAAAAR..


Bom meledak sebanyak dua belas kali dan jelas dimata Ucok dari jarak jauh bagaimana ledakan bom itu membuat tubuh serta daging Tomi dan Lazarus berubah menjadi cincang gosong yang hanya menyisakan usus saja


"Misi selesai" kata Ucok dengan suara lemah dan batuk hingga merasakan sesak pada dada nya dan detak jantung nya yang berdetak lebih kencang dari sebelum nya.


"Misi selesai dan kau harus jadi korban untuk memuluskan misi kita berdua" kata Bambang dan ia pun mengetahui kalau Ucok saat ini pasti akan segera pingsan karena telah ikut menghirup sebagian gas beracun dari jarak jauh yang tentu nya sudah di kondisikan oleh Bambang dan semua itu masuk dalam rencana mereka agar terlihat mulus seolah ini murni serangan dari ******* untuk seluruh pasukan perang militer.


"Kalau ada cara yang mudah, kenapa harus menggunakan cara yang susah" kata Bambang lalu ia segera merapikan seluruh alat alat nya dan menghapus jejak digital tentang percakapan nya dengan Ucok agar rencana kedua nya tidak terbaca oleh atasan.


Bambang butuh waktu hingga dua jam dalam membereskan semua nya seolah ia tidak mengetahui adanya ledakan dan berusaha sesantai mungkin di tambah lagi dua malam ini tim nya tidak menjadi piket keamanan malam, sementara seluruh pasukan yang sudah berada di lokasi keamanan tengah di serang kepanikan karena mencari keberadaan dua rekan kru yaitu Lazarus dan komandan Ucok yang tidak kunjung mereka temukan.


Hei.. Leader, habis baca pencet itu jempol 👍 tanda like.! jangan asal baca saja, lupa buat ngelike🙄 cepat like dan itu vote nya sekalian jangan lupa apa lagi sungkan🙄 noh, terakhir jangan lupa VOTE VOTE nya kudu bintang ⭐⭐⭐⭐⭐ jangan kurang ye.. bye

__ADS_1


__ADS_2