
...DI TEGUR SATUAN POLISI PAMONG PRAJA...
Dalam sebuah ikatan di dalam hubungan baik itu pernikahan, persahabatan, pacaran, organinasi dan ikatan lain nya tentu memerlukan yang nama panggilan khusus sebagai tanda pengikat bagi satu klan atau sebagai panggilan sayank yang sangat khusus bagi pasangan kekasih dan suami istri.
Tentu nya sebagai pasangan kekasih dan pasangan suami istri pastilah panggilan sayang selalu di jadikan sebagai alat untuk ungkapan yang sangat konkret yang juga di artikan oleh setiap pasangan sebagai ungkapan perasaan kasih sayang dan perhatian terhadap pasangan yang telah menjadi belahan jiwa.
Karena saat kita memanggil pasangan dengan nama sayang sudah menjadi satu bukti yang menunjukkan pada pasangan bahwa kita dekat dan peduli dengan nya, dan tentu hal itu akan menambah rasa cinta di antara ke dua nya. Seperti Tanaka yang menginginkan Li Qin untuk memanggil nya di panggilan sayang yang sangat khusus, agar mereka nampak sebagai pasangan dan sudah bertunangan.
"Bear.?" tanya Tanaka dengan ekspresi jelas terlihat sangat heran pada Li Qin "Beruang.?" kata Tanaka lagi "Kenapa aku, kamu sebut beruang.?" tanya Tanaka.
"Bear itu bukan hanya beruang tapi itu juga sudah ngetrend sekarang sebagai panggilan sayang untuk calon suamiku" jelas Li Qin dan hal itu perlahan mulai mencairkan es kutup di sebelah Li Qin
"Bear, kenapa kamu memilih panggilan itu.?" tanya Tanaka lagi.
"Bear itu adalah panggilan sayang romantis yang akan ku berikan pada mu seperti aku menyukai beruang yang selalu tampak menggemaskan bagi ku dan kamu juga sangat menggemaskan untuk ku dan panggilan ini cocok untuk calon suami ku yang memiliki badan besar dan sangat nyaman untuk ku peluk." jawab Li Qin lalu memeluk Tanaka dengan sangat erat dan hal itu benar benar berhasil membuat Tanaka luluh pada Li Qin.
__ADS_1
Hingga seseorang datang dengan seragam satgas Polisi Pamong Praja ke arah Li Qin yang masih memeluk erat tubuh besar dan kokoh serta tegap Tanaka "Selamat siang ibu bapak, maaf saya mengganggu mohon jaga sikap dan tatakrama ibu ketika berada di lingkungan ini karena di kawasan kota di larang keras ada pasangan yang melakukan tindakan tidak wajar seperti yang ibu lakukan saat ini di tempat terbuka" ucap satgas polisi Pamong Praja itu dan ucapan itu sukses membuat Li Qin malu hingga semakin membenamkan wajah nya di dada Tanaka.
Tentu Tanaka tidak marah dengan kedatangan satgas Polisi Pamong Praja yang datang menegur Li Qin karena memang kota Gunungsitoli khusus nya Nias terkenal dengan adat istiadat serta tatakrama dan etika yang saling menjunjung tinggi kehormatan dan harga diri. "Mohon maaf pak, istri saya sedang mengeluh sakit pada uluh hati nya karena sedang hamil muda dan sejak tadi terus memuntahkan segala isi perut nya hingga sekarang dan saya sengaja membawa nya di tempat ini agar ia merasa nyaman dengan udara dan lingkungan yang asri" jelas Tanaka pada satuan polisi pamong praja tersebut.
"Maaf pak, kami salah mengira" kata satpol PP dengan merasa bersalah "Sekali lagi, saya memohon maaf atas ketidak nyamanan karena teguran saya. Sungguh saya tidak mengetahui kalau wanita ini adalah istri bapak dan sedang dalam kondisi yang kurang fit karena pengaruh kehamilan namun, apapun itu sungguh saya harus mengatakan nya kalau di area ini hal seperti berpelukan dengan lawan jenis tidak diperbolehkan dalam status apapun" jelas satuan tugas polisi pamong praja dan Tanaka mengerti hingga Li Qin melepaskan pelukan nya dari Tanaka setelah satpol pergi.
"AAAAAAAAAAA.. ini sangat memalukan bear" kata Li Qin dengan wajah nya yang memerah semerah buah tomat.
"Hahahaha.. apakah kamu sudah tidak mual lagi" kata Tanaka dan hal itu sukses membuat Li Qin ingin sekali melenyapkan nya.
"Kamu ya bear.!!" ketus Li Qin dan Tanaka tertawa terbahak bahak karena ekspresi Li Qin yang sudah persis kepiting rebus.
"Bear.." panggil Li Qin setelah mereka berada di dalam mobil.
"hm.." dehem Tanaka sambil melirik Li Qin. "Ada apa.? apa bayi kita merindukan ku.?" Goda Tanaka yang sukses membuat Li Qin menjewer telinga nya..
__ADS_1
"Kamu ya, Bear.!" kata Li Qin" untuk aku sayang pada ku kalau tidak, habis ku buat telinga mu lepas" kata Li Qin.
"Hahaha.. kita jalan sekarang ya, kamu mau pulang kerumah atau ke pantai dulu.?" tanya Tanaka pada Li Qin..
"Aku mau ke Laowo Maru" kata Li Qin, yang memilih tempat dengan view terindah yang ada di kota Gunungsitoli, dengan hamparan pasir putih dan ombak yang terlihat begitu indah dan membuat suasana hati menjadi terasa nyaman bagi para pengunjung.
"Baiklah, tuan putri" jawab Tanaka dan mobil pun melaju lebih cepat dari sebelum nya karena jalan tidak macet.
Tiga puluh menit waktu yang di habiskan dari taman kota menuju Laowo Maru, barulah mobil mereka terparkir rapi di tempat parkiran dan sudah di sapa dengan angin laut yang begitu sejuk walau sudah siang hari "Sungguh asri dan indah alam di pulau Nias" puji Li Qin dan Tanaka pun mengangguk karena ia juga mencintai ke asrian alam dan kesejukaan udara di pulau Nias.
"Oh iya, apa yang tadi akan kamu katakan pada ku bear.?" tanya Li Qin berbalik dan menarik tangan Tanaka agar mengikuti langkah nya menuju pantai yang ada di sebelah pondok.
"Kalau nanti kita menikah nanti, apakah kamu bersedia menjadi ibu rumah tangga sepenuh nya.?" tanya Tanaka langsung pada inti tanpa mau berbasa basi lagi.
Mendengar ucapan Tanaka, Li Qin bertanya kembali karena tidak paham "Maksud nya.?" tanya Li Qin yang benar benar belum peka dan masih belum mencerna tujuan dan maksud dari perkataan Tanaka.
__ADS_1
NOTE : SEBETUL NYA SAYA MAU BAGI HADIAH UNTUK BEBERAPA AKUN YANG PALING AKTIF MEMBACA KARYA INI, KARENA SETIAP MINGGU SELALU ADA LAPORAN SIAPA AKUN PALING AKTIF MEMBACA KARYA. AKAN TETAPI, SANGAT DI SAYANGKAN AKUN AKUN TERSEBUT HANYA RAJIN MEMBACA TAPI TIDAK RAJIN MEMBERI LIKE+VOTE+BINTANG 5 JADI, SAYA PUTUSKAN UNTUK MEMBATALKAN MEMBERI HADIAH DAN BERHARAP SEMOGA MINGGU DEPAN BERGANTI.
Hei.. Leader, habis baca pencet itu jempol 👍 tanda like.! jangan asal baca saja, lupa buat ngelike🙄 cepat like dan itu vote nya sekalian jangan lupa apa lagi sungkan🙄 noh, terakhir jangan lupa VOTE VOTE nya kudu bintang ⭐⭐⭐⭐⭐ jangan kurang ye.. bye..bye