
...KEDATANGAN SANG PENYUSUP...
Hidup ini tidak akan pernah ada habis nya untuk di jalani dengan mulus dan tidak hanya bisa di nikmati saat ini saja walau ada orang yang mengatakan bahwa manusia harus hidup seolah olah besok ia akan mati, agar manusia bisa belajar menikmati hidup di hari ini sebelum kematian mendatangi nya di hari esok.
Karena itu menikmati hidup tidak hanya tentang menghindari stres dan kesulitan untuk menjauhi kematian, tetapi juga tentang merayakan kebahagiaan dalam setiap momen tertentu di tiap langkah perjalanan dan penting bahwa menikmati hidup tidak hanya pada saat bahagia saja tetapi, saat sulit pun kita harus tetap mampu menikmati hidup agar bisa bersyukur karena hal itu bisa membantu menjaga keseimbangan emosional saat diri kita merasa bahagia dengan melepaskan hormon endorfin yang dapat mengurangi stres dan kecemasan di dalam otak.
Seperti Tanaka malam ini yang sedang menikmati waktu bersama dengan Li Qin sekalipun Tanaka tengah merawat wanita nya yang sedang demam karena rasa trauma kembali menghantui diri dan pikiran nya akan tetapi, ia begitu menikmati kebersamaan nya dengan Li Qin. Sedangkan sang penyusup juga menikmati hidup nya malam ini dengan cara tidak terhormat, ia datang bagaikan iblis dan memberikan warna gelap bagi Ele.
Sementara di kamar Ele seseorang telah membekap mulut nya sehingga dia tidak bisa mengeluarkan suara, sungguh ia begitu kaget dengan wajah siapa yang sedang berada di depan mata dan di atas tubuh nya saat ini. "Mmmmmmm... mmmmmmm" Ele berusaha berteriak sekencang kencang nya namun suara nya tidak bisa terdengar sama sekali.
"Ternyata kau sudah berada di Indonesia dan langsung tinggal di rumah Tanaka, dasar wanita ****** rendahan yang terkutuk.!! sudah ku katakan kau hanya bisa berada di Indonesia ketika aku yang membawa mu wanita sialan.!!" umpat sang penyusup dengan semakin menguatkan tangan nya dalam membekap mulut Ele dan tangan yang satu nya mencekik Ele dengan sangat kuat lalu melepaskan cekikan tangan nya sebagai peringatan untuk membuat Ele tunduk.
__ADS_1
"Dia.. ke ke kenapa lagi dia..!" ucap batin Ele secara terbata bata "Ba.. ba.. bagaimana bisa dia muncul disini" tanya Ele pada batin nya, sungguh ia sangat shock melihat sosok yang tidak ingin ia lihat. "Tanaka.. tolong aku Tanaka" teriak Ele dalam hati nya yang tidak seorangpun mampu mendengar seruan hati nya.
"Aku akan terus datang selama aku hidup.! Dan kau akan terus berada dalam kungkungan ku, kali ini kau benar benae tidak akan aku bebaskan.!! Kau harus tau kalad Dia (Tanaka) tidak akan mampu menolong mu kali ini ketika aku sudah ada karena lelaki pelindung mu sudah tertidur pulas di jam seperti ini" ucap penyusup dengan seringai mematikan nya seolah mengetahui seruan dan teriakan hati Li Qin.
Ele semakin lama semakin merasakan ketakutan dan kegundahan di dalam hati nya, di tambah lagi ia yang tidak bisa bernafas dengan normal dikarenakan hidung nya telah ikut tertutup oleh telapak tangan lebar sang penyusup. Dalam pikiran Ele, kabut kabut kejadian pada masa yang lalu menghantui dan menjadikan nya seperti wanita tanpa harga diri "Aku merasa tidak berharga dengan kehadiran mu kembali, kau datang seolah membuktikan bahwa aku benar adalah seorang ****** rendahan bagi mu" ucap Ele dengan pilu dalam batin nya dan hanya air mata yang berlinang membasahi hingga rambut nya dan hal itulah yang mampu mewakili sakit hati nya malam ini.
Sementara Tanaka yang sudah menenangkan dan mengobati Li Qin kembali duduk di hadapan laptop nya untuk memastikan pergerakan pergerakan dari penyusup yang tidak bisa ia lawan untuk sekarang karena ia khawatir hal ini dapat merusak mental Li Qin lagi, dari ekspresi nya tidak ada rasa geram ataupun emosi terlihat di wajah Tanaka untuk si penyusup ia justru terkesan hanya memantau dan tersenyum seolah meremehkan aksi bodoh si penyusup.
Tanaka mengalihkan perhatian nya ketika suara lembut terdengar indah di gendang telinga Tanaka ketika Li Qin kembali terbangun dan memanggil nama nya dengan nada lembut yang begitu sangat indah, lelaki itu tersenyum dengan seribu pesona mematikan di bibir nya lalu mendekatkan tubuh nya di sisi Li Qin yang kini suda mendudukkan tubuh nya.
"Ehm.. kenapa kamu terbangun.?" tanya Tanaka lembut
__ADS_1
"Aku sebenar nya masih ngantuk tapi, ketika tangan ku meraba sisi kanan ranjang ini. Aku tidak menemukan mu dan tidak menyentuh apa apa dan aku merasa kamu tidak ada di samping ku karena itulah aku terbangun" jawab Li Qin walaupun dengan nada suara yang masih lemah tapi, tetap terdengar sangat lembut bagi Tanaka.
"Tidurlah lagi, aku akan tetap disini dan masih belum bisa tidur karena masih ada pekerjaan yang belum selesai" ucap Tanaka tanpa berniat menjelaskan apapun.
Sementara pandanga mata Li Qin terarah pada layar laptop yag menyala dan menampakkan ruang lantai dua tepat di depan pintu kamar Ele, Li Qin paham kalau Tanaka menatap layar cctv yang tersambung di laptop nya. "Apa kamu tidak tidur karena memantau Ele.? tanya Li Qin "Kalau kamu hanya menantau saja itu tidak akan ada hasil, kenapa kamu tidak turun.? aku tidak masalah jika malam ini kamu harus menemani nya dan lagi pula bukankah kalian sudah melakukan penyatuan jadi, kalian cukup meresmikan saja" kata Li Qin lagi, sebetul nya ucapan Li Qin murni dari hati tanpa ada rasa cemburu, kesal atau pun marah. Namnu, hal itu justru sukses membuat Tanaka kesal dalam hati hingga ia memutuskan untuk menjelaskan hal ini kepada Li Qin agar tidak ada kesalah pahaman lagi di antara mereka berdua.
"Aku tidak sedang memantau Ele tapi, aku sedang memantau penyusup di rumah ku yang masuk dengan mulus ke kamar Ele" jelas Tanaka dan hal itu sukses membuat mata Li Qin membola.
"Lalu kenapa kamu kasih diam dan duduk santai disini.?" tanya Li Qin kaget dan tidak habis pikir pada tindakan Tanaka yang terkesan santai.
"Tenanglah Li Qin, semua karena dia tidak akan berani membunuh Ele tapi, dia berani menyiksa perempuan itu" ucap Tanaka dan itu membuat Li Qin semakin molotot kaget.
__ADS_1
Hei.. Leader, habis baca pencet itu jempol 👍 tanda like.! jangan asal baca saja, lupa buat ngelike🙄 cepat like dan itu vote nya sekalian jangan lupa apa lagi sungkan🙄 noh, terakhir jangan lupa VOTE VOTE nya kudu bintang ⭐⭐⭐⭐⭐ jangan kurang ye.. bye..bye