TENTARA PENGGANTI

TENTARA PENGGANTI
VLT 338


__ADS_3

...BERTINDAKLAH SESUAI KEMAUAN MU...


Saat ini Li Qin sedang menantang diri nya sendiri untuk keluar dari zona nyaman dan memutuskan melakukan hal-hal ekstrim untuk melawan, membantah dan mengahadapi Tanaka dengan cara nya sendiri. Walau hal ini membuat nya tidak terlalu nyaman karena ia berada jauh dari sikap asli nya dalam melewati perubahan sikap yang begitu bertentangan dalam diri.


Akan tetapi diri nya harus menjadi kuat dan wajib menjadi pribadi yang lebih kuat dan lebih tangguh walaupun ia paham kalau tantangan ini dapat membunuh atau menghancurkan nya yang berani menantang seorang Tanaka Hulk, situasi saat ini mereka berada di lantai atas dengan Ele yang juga ikut duduk bersama walaupun tidak berani berbicara.


"Baiklah, kali ini aku mempercayai ucapan mu" jawab Tanaka dan hal itu membuat Li Qin berdecak kesal pada lelaki tamak di depan nya.


"Li Qin, aku sudah memutuskan kalau Eleanor akan pindah dan tidak tinggal seatap lagi dengan kita" ucap Tanaka dengan tiba tiba di sertai senyuman yang merekah seolah Li Qin bahagia mendengar hal itu.


"APA.!!!" Kaget Li Qin dengan bola mata yang sukses membulat dan melototi Tanaka dengan tatapan mematikan dari mata nya yang sipit.


"APA KAU GILA.! KAU SADAR BAHWA KAU SEDANG MENGUSIR NYA.?" teriak Li Qin dengan emosi nya yang siap membakar dan memancing emosi Tanaka.


DEG..


DEG..


DEG..

__ADS_1


Jantung Eleanor berdetak lebih kencang, ia begitu merasakan tajam nya pedang yang menghunus tepat di jantung nya. Sungguh Tanaka tidak memberitahukan lebih awal kepada nya tentang ia yang akan segera di usir dari rumah ini, setelah Tanaka memaksa nya beberapa bulan yang lalu untuk tinggal di Indonesia dan kini berada seatap di rumah lelaki sialan itu dengan wanita lain yang juga begitu dia inginkan ada disisi nya.


"Aku tidak mengusir nya, aku hanya memindahkan nya agar kalian tidak canggung satu sama lain" ucap Tanaka dengan santai dan detik itu juga Li Qin berjalan ke arah Tanala daaaan..


PLAAAAAAAKK.. "Tamparan pertama untuk rasa kecewa ku pada mu" ucap Li Qin


PLAAAAAKKK... "Tamparan ke dua untuk rasa kecewa Ele pada mu" ucap Li Qin dan seketika Ele kaget bukan main, mendapatkan pembelaan dari Li Qin


PLAAAAAK.. "Tamparan ke tiga ini untuk kebiadapan mu memperlakukan perempuan" geram Li Qin.


Sungguh ia menampar Tanaka berkali kali dengan durasi yang cukup cepat tanpa memberikan celah untuk Tanaka menghindar walau sebetul nya Tanaka tidak menghindar sama sekali, ia samgat senang melihat Li Qin memarahi dan mengamuk pada nya.


"Dasar bajingan" umpat Li Qin sedangkan Ele hanya diam saja tanpa mau melawan atau memberikan ekspresi kecewa.


"Apa yang ada di otak gadis murahan yang cupu ini.! kenapa dia terlalu bodoh untuk mempertahankan hak nya" umpat Li Qin dalam hati yang masih berdiri geram di hadapan Tanaka.


"Apakah setelah kamu menampar ku, kamu jadi enggan untuk berpindah di hadapan ku.?" tanya Tanaka karena Li Qin masih berdiri di hadapan nya, mendengar itu Li Qin berdecak kesal lalu kembali ketempat nya.


"Ck.. kau gila.!" ucap Li Qin.

__ADS_1


"Dengarkan aku.! Malam ini aku akan segera mengantarkan Ele ketempat baru nya dan kau akan tetap berada disini jadi kau harus menunggu ku" ucap Tanaka dan lagi lagi hal itu menghunus jantung Ele dan membangkitkan emosi Li Qin.


"Maaf Tanaka, aku bukan seperti pelangi yang selalu menunggu awan gelap, mendung dan hujan deras untuk datang memberikan banyak warna di atas langit menyerupai senyuman yang terbentang luas di atas awan. Jadi, jangan berfikir kalau ketika kau memindahkan Ele bagaikan seekor anak kucing maka aku akan mau menerima mu.! aku sungguh tidak akan pernah menerima mu sebagai kekasih ku" tegas Li Qin dan hal itu sukses membangunkan singa di dalam diri Tanaka.


"KAU.!!" Geram Tanaka "Kau ingat ini, kau akan tetap memenuhi permintaan ku dengan tetap berada disisi ku dan Ele juga berada disamping ku hanya saja kalian di tempat kan pada atap yang berbeda" tegas Tanaka


Sungguh Tanaka benar benar sudah gila dan tidak berprikemanusiaan, bagaimana mungkin ia menjadi se'egois ini pada dua wanita.! Ini tidak lagi bisa berjalan baik di tambah dengan Ele yang tidak bisa melawan dan membantah, dia benar benar boneka hidup yang jadi mainan untuk Tanaka.


Tapi biarpun begitu, Li Qin tetap tidak mau memperdulikan semua hal tentang ke bodohan Ele. Ia justru meneruskan pembicaraan nya kepada Tanaka yang di dengar jelas oleh Ele "Aku bahkan takut akan suara petir yang tidak akan menyambar ku, dan aku juga tidak siap dengan kedatangan badai yang gemuruh nya belum tentu terdengar di telinga ku.! apa lagi memenuhi permintaan mu untuk bertahan disisi mu dengan Eleanor yang akan terus berdiri sisamping mu.!" ucap Li Qin dengan tegas dan dari nada nya menyatakan betapa ucapan nya tidak boleh di bantah lagi.!!


Mendengar ucapan Li Qin, kegeraman semakin berpihak pada Tanaka dengan ekspresi membunuh yang ada pada nya. "Kau tidak di berikan izin untuk melawan dan membantah ku" tegas Tanaka.


"Kau lebih tidak di berikan akses untuk menyetir ku dan seluruh kehidupan ku.! Kau bukan siapa siapa ku dan kau bahkan bukan ibu ku. Cukup Ele yang kau bentuk menjadi wanita murahan di hadapan ku dan hadapan semua orang, aku bukan wanita tidak berkelas seperti Ele yang bisa kau jadikan boneka mu sebagai mainan mu dimalam hari.!!" Ucap Li Qin dan itu membuat Ele meneteskan air mata nya tanpa ia sadari.


"KAU.!!" Tanaka berdiri dan hendak menghampiri Li Qin entah apa yang akan ia lakukan kepada perempuan di depan nya ini namun, langkah nya tertahan oleh tarikan tangan Ele yang begitu cepat.


"Tanaka, redam emosi mu dan jangan tersulut.! Li Qin belum sembuh dari rasa trauma yang di sebabkan oleh adik bajingan mu itu" ucap Ele dengan lembut, sungguh wanita ini tidak sedang berpura pura di hadapan Li Qin dan Tanaka, karena memang beginilah pribadi dari Ele yang tetap saja baik walau sudah di sakiti berkali kali.


Hei.. Leader, habis baca pencet itu jempol 👍 tanda like.! jangan asal baca saja, lupa buat ngelike🙄 cepat like dan itu vote nya sekalian jangan lupa apa lagi sungkan🙄 noh, terakhir jangan lupa VOTE VOTE nya kudu bintang ⭐⭐⭐⭐⭐ jangan kurang ye.. bye..bye..bye

__ADS_1


__ADS_2