
MODE HATI RONGSOKAN
"Besok pagi-pagi sekali kemasi barang mu dan pergi dari sini.!!" tegas Valr dengan wajah merah padam, terlihat kilatan api dibola matanya yang siap membakar semua yang ada dipandangan nya.
"kenapa bukan malam ini saja mengemasi barang nya.? biar besok tinggal pergi jadi gak buru-buru" jawab Valen yang tidak tau arti dari perkataan Valr
thor__oooh Valensia kamu ini bodoh, oon, budek atau bagaimana siiπ€π€ sempet-sempetnya kamu tawar menawarππ
"kau masih tawar menawar.?" tanya Valr semakin
geram.
"jangan salah paham aku hanya berpendapat.!"π€¦π€¦
"apa kau ingin sekali pergi dari sini, sampai kau mau mengemasi seluruh barang mu malam ini.?" tanya Valr dengan merubah mode api dimatanyaπ§ menjadi tatapan senduπ
"bukan, aku tidak bermaksud seperti itu aku hanya tidak mau lelah dan terburu-buru besok pagi.!"
"kau masih memikirkan kelelahan mu.? kau tidak berfikir tentang ku sama sekali.?" tanya Valr
__ADS_1
"lalu apa yang harus kulakukan, bagaimana caranya agar memikirkan mu.?" π€¦π€¦ tanya Valen pada Valr dan mendapatkan anggukan dari Valr
"4 tahun lamanya ku biarkan kau tanpa mengganggu dan mengusikmu.! 4 tahun lamanya waktu kau sia-siakan untuk mengenalku.!" ucap Valr seperti sedang menuntut "4 tahun aku berusaha melupakan pacar pertamaku.! yang sudah kukenal lebih lama dari kau mengenal Yal mu.!!" tekan Valr dalam setiap kalimat nya "tapi apa yang kudapat saat kuputuskan untuk memilih dirimu yang dinilai bagai mutiara oleh kedua orang tua dan abang ku.!!" Valr sepertinya sedang mengeluarkan semua emosinya dan luapan hati yang begitu lama ia pendam.
sedangkan Valensia kini memilih diam dan memberi ruang untuk membiarkan Valr mengeluarkan semua isi hatinya yang sepertinya tidak bisa ia pendam lagi.
"kau disanjung Valensia.!! kau tetap dipuja.!! sekalipun kau perlakukan keluargaku dengan kesombongan dan keangkuhan mu.!! mereka tetap menjilati mu hingga saat ini, tega kau diami mereka yang sudah tua dan beruban.! tega kau abaikan semua panggilan telepon dari mereka Valensia.!! hanya karna menginginkan mu untuk menjadi menantu keluarga Hul.!! hanya untuk bersanding dengan putranya demi membayar pertanggung jawaban Yal aku jadi korban nya.!! hanya karna kau gadis kecil kesayangan Yal mu, hanya karna dia begitu mencintai mu kedua orang tuaku tidak melepasmu karna bagi mereka wanita pilihan Yal adalah wanita terbaik dari yang terbaik.! bagi mereka kamu adalah harta yang paling berharga yang ditinggalkan Yal untuk kami, beginikah sikap mu untuk menghargai keluarga Yal mu..?"
hayooooo yang sempat terfikir untuk menyuruh Valen meninggalkan Yalr.?? bagaimana ini.?? haruskaah kita pisahkan mereka atau kita satukan.?π€π€
menggumpal bulir-bulir bening dari mata gagah sang prajurid setetes demi setetes gumpalan itu mencair membasahi mata dan mengalir dipipi Valrπ badan nya yang kekar, dadanya yang bidang, otot perut ketupatnya yang sispek, tegap kala berdiri ternyata tidak sama dengan kondisi hatinya.!
memang benar dua hati yang disatukan dalam sebuah ikatan suci tanpa mengenal cinta bagaikan usaha menyatukan dua elemen air dan api β²π₯ bukankah hal itu mustahil untuk bersatu.??
ataukah suratan takdir dari Tuhan lebih kuat dari dua elemen yang tidak bisa disatukan ini.??
"aku ingin kau menerima seluruh hatiku dan mengerti aku Valensia.!! tapi jika kau tidak bisa menerima ku, maaf mungkin kali ini kau akan berada dalam aturanku yang ketat.!! ku pastikan kau akan menderita.!!" ancam Valr yang membuat Valensia menatapnya mencari kebohongan ucapan dari tatapan Valr namun yang ia lihat adalah sebuah tatapan penuh kejujuran, tatapan yang kehilangan dan butuh diperhatikan.
"satu hal lagi Valensia" tegas Valr sebelum keluar dari kamar Valen
__ADS_1
"abang ku tidak akan pergi ke arena demo jika saja saat itu kau tidak mendiaminya.!! namun kau menghukumnya karna hal sepele.! karna itu ia memilih ikut dalam misi untuk membuang rasa kesalnya padamu asal kau tau saat itu dia dijadwalkan untuk jaga malam.! dan saat dia menelepon mu untuk terakhir kali, itu saat dimana musuh memanfaatkan kelengahan nya yang tengah gagal fokus karna kau tidak kunjung mengangkat telepon mu, untuk menusuk punggung belakang dan juga menyayat leher nya.! dan berakhir nyawanya melayang sia-sia hanya karna wanita tidak tau diuntung seperti mu.!!
deg
deg
deg
π±π±π±π±π±
Hai Valensia, apa yang akan kau katakan saat ini.?
penasaran bagaimana reaksi Valen.??
apa dia akan tawar menawar.??
atau mungkin luka yang belum pulih itu kembali tergores.??
kepoin terus karya "TENTARA PENGGANTI" hanya disini dan tentunya dengan dukungan like vote dan rate dari readers dan thor seniorlah karya ini biisa up lagi dalam waktu cepat tanpa harus menunggu esokk..π€π€
__ADS_1