TENTARA PENGGANTI

TENTARA PENGGANTI
VLT 336


__ADS_3

...SEBUAH KEPUTUSAN...


Cinta tidak melulu bercerita tentang indah serta syahdu setiap untaian kata nya dan berjuang dengan untuk mempertahankan diri dalam posisi yang sulit dengan pasangan agar hubungan terus berjalan dan bertahan tanpa ada kata putus dan berakhir tetapi, ada kala nya cinta itu berbicara tentang siapa yang mampu berbesar hati untuk mengalah demi cinta agar tidak terus menerus hidup membangun hubungan dengan mempertahankan ego masing masing dan melukai hati setiap insan yang terjerat di dalam cinta rumit seperti cinta segitiga yang bertepuk sebelah tangan.


Seperti cinta rumit yang menjerat Tanaka, Li Qin dan Ele. Walaupun seharus nya semua berhak untuk mempertahankan cinta dalam mencapai sebuah ikatan cinta yang sempurna dimana ada dua hati yang akhir nya saling melebur di atas perbedaan dan ke dua nya masih mampu untuk saling mengisi kekosongan, saling mengerti satu sama lain.


Tetapi hal itu tidak berlaku bagi lelaki yang mengingini dua wanita sekaligus seperti Tanaka yang diri nya terus menuntut ke dua wanita dewasa itu untuk tetap berharap pada nya dan tetap selalu mengerti diri nya tanpa pernah mau memberi pengertian dan memikirkan bagaimana sakit dan rumit nya posisi para wanita.


Lelaki yang dengan tegas menyatakan bahwa diri dan keputusan nya tidak boleh di bantah, lelaki dengan keputusan yang berharap untuk selalu mempertahankan dua wanita disisi nya tanpa pernah berusaha untuk mengerti perasaan ke dua nya. Hingga akhir nya Li Qin lah yang memilih untuk harus tegas dan mengalah dari Eleanor serta membulatkan keputusan untuk keluar dari rumah mewah milik Tanaka, semua ia lalukan agar Tanaka tidak terus rakus mempertahankan dua wanita sekaligus menjadi pasangan hidup nya karena Li Qin sungguh tidak mau di duakan.


Keputusan Li Qin di dukung penuh oleh Laura dan juga Laura pun sangat lega dengan respon dari nyonya Alex yang benar benar mendukung diri nya dan juga mendukung Li Qin dari keputusan yang di ambil oleh gadis yang telah ia anggap sebagai anak kandung nya itu, Laura juga tidak khawatir dengan prof karena ia yakin kekuatan dan kuasan yang dimiliki oleh nyonya Alex mampu membuat prof tunduk.


Pagi Minggu, Li Qin kembali kerumah Tanaka setelah satu minggu diri nya tidak pulang dan hanya makan dan tidur di dalam ruangan nya dengan di temani oleh beberapa rekan asisten perawat, Beruntung di dalam ruangan milik nya tidak ada hal hal mistis yang mengganggu hingga ia tidak merasakan takut sama sekali.


"Selamat pagi" sapa Li Qin dengan senyuman yang mengembang di bibir nya, menyapa semua manusia manusia yang berada mengelilingi meja makan untuk sarapan.

__ADS_1


"Pagi" jawab Laura yang melihat ke arah suara, bersamaan dengan Tanaka, Ele dan prof beserta istri yang ikut menoleh dan memberikan senyuman.


"Putri ku yang malang akhir nya kau pulang juga ke kandang mu" ucap nyonya Alex dan hal itu membuat Tanaka berhenti menyendokkan bubur di mulut nya sedangkan Laura, Ele dan Li Qin tertawa karena kalimat dari nyonya Alex.


"Apakah kamu sudah sarapan.?" tanya prof


"Sudah pi, sebelum kembali aku sudah lebih dulu sarapan" ucap Li Qin dengan senyuman ramah nya.


"baiklah, mari bergabung walaupun kamu tidak sarapan" kata prof yang enggan di tolak oleh Li Qin


Eleanor yang berada di dalam ruangan itu, tidak pernah sekalipun memberanikan diri untuk menyapa Li Qin atau ikut bergabung bersama Li Qin. Diri nya cenderung hanya melihat interaksi semua orang di sekeliling nya sebagai penonton setia tanpa mau bertegur sapa, begitu pula dengan Li Qin yang notabene nya tidak suka sembarang bergaul dan sulit memulai pembicaraan atau lebih tepat nya telah mewarisi sikap sombong dari lahir jadi hal itu semakin membuat jarak nya dan Ele jaaaaaauhh.


Li Qin kini menaiki tangga dari lantai bawah ruangan yang di tinggali oleh Laura beserta ke dua orang tua nya menuju lantai dasar atas setelah diri nya selesai berbicara panjang lebar tentang sebuah keputusan yang diambil nya dan meminta izin tentang keputusan nya, Keputusan yang ia buat tentu saja tidak mudah untuk di detujui oleh orang tua angkat nya apa lagi dalam hal meyakinkan prof Alex hingga membutuhkan waktu dan pertimbangan yang terlalu lama.


Namun, pada akhir nya prof setuju dan mempercayai Li Qin untuk tinggal di rumah dinas milik rumah sakit dengan banya syarat yang membuat Li Qin mau tidak mau harus meneruti semua nya. Saat ini Li Qin telah sampai di lantai dasar, disana ada Tanaka yang berdiri tegap tepat di depan tangga tanpa mengalihkan pendangan mata nya.

__ADS_1


Melihat itu langkah Li Qin seolah penuh dengan kelemasan, ia sungguh berharap Tanaka tidak menghalangi langkah nya yang terbilang terburu buru saat ini, berhubung diri nya harus membereskan seluruh pakaian nya yang ada dalam kamar di rumah Tanaka.


"Kita harus bicara" kata Tanaka dengan nada memerintah serta suara khas bariton milik nya yang menakutkan dan jika di lihat dari ekspresi wajah nya Tanaka maka, sudah dapat di tebak setinggi apa tingkat emosional dari lekaki itu hari ini.


"Baiklah tapi, aku harus ke kamar mandi dulu karena kebelet" ucap Li Qin yang berpura pura kebelet dengan ekspresi yang meyakinkan.


"Baiklah, jangan membuat ku terlalu lama menunggu mu atau kau akan ku seret dari kamar mandi tanpa mengizinkan mu memasang kembali ****** ***** mu" ancam Tanaka yang seperti nya tidak main main.


"Menakutkan sekali ancaman nya pak tapi sungguh aku sedang mules juga PMS jadi tolong jangan berdiri menunggu karena aku akan sangat lama membersihkan diri" kata Li Qin sambil melangkah ke lantai dua.


"Baik lah, aku beri waktu satu jam jika lebih maka kau tau akibat dari membuat ku menunggu terlalu lama" ancam Tanaka lagi yang sama sekali tidak di hiraukan oleh Li Qin.


Tanaka sengaja memberi waktu selama satu jam pada Li Qin dan tidak meminta agar wanita itu menggunakan toilet yang ada di lantai dasar rumah nya karena memang Tanaka mengetahui sejak dulu bahwa Li Qin tidak suka memakai kamar mandi yang ada di ruangan dasar ini dan hal itulah yang di manfaatkan oleh Li Qin agar bisa membereskan pakaian nya dengan cepat selama satu jam


Hei.. Leader, habis baca pencet itu jempol 👍 tanda like.! jangan asal baca saja, lupa buat ngelike🙄 cepat like dan itu vote nya sekalian jangan lupa apa lagi sungkan🙄 noh, terakhir jangan lupa VOTE VOTE nya kudu bintang ⭐⭐⭐⭐⭐ jangan kurang ye.. bye..bye..bye

__ADS_1


__ADS_2