
...TENTANG SURAT...
Sudah satu minggu berlalu setelah pertemuan nya dengan Laura, kini Tanaka berfokus pada surat yang di maksud dan juga di yakini oleh Laura. yang mungkin bisa jadi satu petunjuk untuk melanjutkan penyelidikan atau justru jawaban dari keputusan terbodoh Vini dalam mengakhiri kehidupan nya.
"Pa, bagaimana cara bertanya kepada Valdis. aku sungguh menargetkan nya sebagai dalang dari penculikan Li Qin dan tentu nya kecil kemungkinan untuk bisa bertanya dengan lembut pada nya mengenai surat" Tanaka sudah berada di Lombok tempat kelahiran nya dengan menggunakan cuti sebagai alasan nya untuk berlibur, dan semua pembicaraan antara diri nya dan Laura telah ia ceritakan kepada tuan Hul.
"Jangan gegabah, saat ini Valdis bukanlah sosok saudara yang kamu bisa taklukkan dengan mudah" jelas tuan Hul pada Tanaka.
Sesuai dengan julukan nya setan senjata api, begitulah juga tuan Hul dalam memperhatikan gerak gerik ke tiga buah hati nya yang kini sudah memilih jalan dan profesi sendiri. tuan Hul bukan seorang yang bodoh hingga tidak mengetahui bagaimana Valdis berkembang dan berubah menjadi penjaga neraka di dunia yang nyata ini, ia hanya menantikan waktu yang tepat untuk memberi hukuman terhadap putra kedua nya itu.
Tanaka menarik nafas nya dalam - dalam seolah kangen dengan udara di dalam rumah megah mereka "Aku mengerti pa" jawab Tanaka.
"Tanaka, tindakan apa yang akan kamu lakukan jika mengetahui Valdis dalang dari hilang nya Li Qin.?" tanya tuan Hul dan sebelum nya, Tanaka sudah mewanti - wanti mengenai pertanyaan ini.
"Apa yang bisa ku lakukan terhadap adik ku.?" tanya Tanaka kembali pada ayah nya.
Seketika tuan Hul memandangi dengan lekat kedua bola mata Tanaka guna mencari titik kebohongan disana. namun, ia tidak bisa menemukan sama sekali dan jelas bahwa Tanaka memang murni bertanya dengan apa yang akan ia lakukan. "Lakukan sesuai hukum yang berlaku tanpa pandang bulu.!" tegas tuan Hul dan diangguki tanpa ragu oleh Tanaka.
"lupakan tentang surat itu sementara waktu dan nikmati libur mu bersama momy mu, dia sangat bahagia mendengar kabar kedatangan mu" kata tuan Hul dan diangguki oleh Tanaka.
Tiba-tiba terdengar suara dari dalam "Sayank, mari momy suapi" teriak Valensia yang begitu bahagia dengan kedatangan putra nya yang sangat ia nanti - nantikan sejak sepuluh tahun lama nya.
__ADS_1
"lihatlah momy mu, betapa ia merindukan mu.! terkadang ia memaksa papa untuk tidur di kamar mu dan terkadang dia menangis entah karena apa" kata tuan Hul, sebetulnya ada sinyal yang ia kirim melalui ucapan nya barusan dan Tanaka hanya tersenyum saja.
"baik, mom" jawab Tanaka yang juga merindukan sang ibu dan meninggalkan ayah nya di ruang tamu.
"uhh.. anak ku yang ganteng dan gagah.! kamu seperti nya begitu lelah hingga lupa jalan untuk pulang kerumah setiap tahun nya" kata Valensia yang kini memeluk erat Tanaka, sesekali ia memberi kecupan dan elusan lembut, sangat menenangkan mendapatkan pelukan rindu yang begitu hangat dari seorang ibu "Kakak mu Valaria, baru saja kembali ke Jakarta kemarin dan sekarang kamu malah datang disaat ia pergi." protes Valensia "kamu memang putra momy yang luar biasa dan pengertian, kamu paham kalau momy sedih dan merasa kesepian di rumah ini. lalu, kamu datang kembali kerumah, uhhh... kamu tau momy sangat bangga dan sayang pada mu" kata Valensia dengan nada ke kanak-kanankkan.
Valensia sigadis manis dan lugu dulu, kini sudah menjadi seorang ibu yang luar biasa. kasih sayang nya terhadap tiga anak kembar nya sangatlah adil, sebetul nya dari cara tuan Hul dan nyonya Valensia mendidik anak - anak nya tidak ada yang salah sama sekali dan tentu nya tidak ada orang tua yang gagal dimuka bumi ini. hanya saja kadang takdir menuliskan salah tentang perjalan hidup masing-masing manusia.
Valensia, menyendok nasi dan beberapa lauk pauk serta sayuran yang di sukai oleh Tanaka sejak dulu "aaa.. buka mukut mu besar - besar, nak." kata Valensia yang benar-benar menyuapi Tanaka "aammm.. kunyah yang benar sayankk" ketika sesuap nasi sudah masuk di dalam mulut Tanaka, sungguh ini pemandangan yang sangat di rindukan oleh seorang anak terhadap sang ibu😙
"Kau tumbuh begitu sehat nak, momy bahagia untuk tumbuh kembang mu yang sangat baik" puji Valensia, dimata nya Tanaka masih seperti anak laki - laki yang kecil dan masih butuh dimandikan oleh sang ibu.
"momy, aku sudah besar sekarang" kata Valdis, seperti nya ia mulai risih dengan perlakuan sang ibu.
"berhenti berpura-pura mom" kata Tanaka dan hal itu mengundang tawa di bibir Valensia dan juga Valr.
"putra ku, memang tidak akan pernah bisa tertipu oleh siapapun" bangga Valensia dan ada beberapa kesedihan dimata nya kala mengucapkan kalimat itu.
*
*
__ADS_1
*
"Ahh.. akhhh.. enak banget sialan.!" erang Valdis
"ukhhh.. mmmm.. eekhmm, lagi ditempat yang itu.." ucap Clara dengan sedikit ******* yang memabukkan.
Tlab.. tlab.. tlab.. tlab..
bunyi penyatuan yang tidak lagi bisa terelahkan, itu terjadi karena kuat nya dorongan peraduan, semakin lama durasi nya maka semakin lama dan kuat juga gerakan pompa naik turun, maju dan mundur yang dilalukan oleh Valdis.
"SIAL..!! aaahkk.. aaahk.. Uuuuh.. Yes bebe.." desa*an Valdis, mata bahkan tidak sanggup lagi terbuk saking nikmat nya games antara diri nya dan Clara. "ah.. ah.. Uh.. aku sudah benar-benar mengeluarkan semua tenaga ku dan kau masih belum puass juga dengan permainan ku, brengsek.!!" gerutu Valdis yang tidak bisa menandingi permainan Clara kali ini.
tlab.. tlab.. tlab.. tlab..
"OuH MY GOD, YES.. OuH MY GOD.. ah. ah.. ehmmm, ehmmm" semua umpatan kenikmatan surga neraka keluar dari mulut seksi Clara yang benar-benar di penuhi oleh gairah birahi.
Plop.. plop.. plop...
"Hah.. hah.. hah.. hah.. yes.. ehmm.. kau benar-benar ****** Clara" kata Valdis di akhir permainan mereka, dan itu benar-benar membuat Valdis sangat puas setiap kali melakukan permainan ekstrim yang dewasa dengan Clara. diri nya akan selalu puas di setiap gerakan, hentakkan, erangan serta desa*an seksi yang keluar dari bibir Clara.
"ehmm, thank you Valdis.! ranjang ku selalu panas dan menggairahkan setiap bersama mu" ucap Clara dan langsung "cup" memberi kecupan pada bibir Valdis.
__ADS_1
Clara, harus di akui bahwa ia hanya di jamah oleh satu pria saja. Kepera*anan nya juga hanya di berikan kepada Valdis, pengalaman pertama Clara hingga permainan luar biasa nya juga terlatih hanya karena Valdis. setiap kali Valdis merasakan amarah yang tidak biasa dalam diri nya maka, Clara lah yang akan menanggung semua nya dan merubah nya menjadi kenikmatan di atas ranjang, bisa dikatakan Clara bisa dan sangat mampu meredam emosi yang meluap-luap Valdis dengan cara yang uhuy
Hei.. Leader, habis baca pencet itu jempol 👍 tanda like.! jangan asal baca saja, lupa buat ngelike🙄 cepat like dan itu vote nya sekalian jangan lupa apa lagi sungkan🙄 noh, terakhir jangan lupa VOTE VOTE nya kudu bintang ⭐⭐⭐⭐⭐ jangan kurang ye.. bye..bye..bye.