TENTARA PENGGANTI

TENTARA PENGGANTI
VLT 344


__ADS_3

...CARA JITU MEMBUNGKAM MULUT MU...


Emosi yang meluap luap dari dalam diri Tanaka membuat nya mau tidak mau harus berjuang mati matian untuk menekan kebawah rasa ingin menghancurkan Li Qin detik ini juga di tambah lagi sesuatu dalam diri yang merupakan sebuah kepribadian berbeda dalam diri nya, yang amat sangat tidak boleh muncul kepermukaan ketika ia sedang emosi karena hal itu akan membuat ia kehilangan kontrol atas diri nya sendiri dan bisa membunuh secara membabibuta kepada Li Qin ataupun musuh nya.


Mungkinkah hal ini membuat Tanaka memiliki kepribadian ganda atau gangguan identitas disosiatif dimana ia berada pada suatu kondisi kesehatan mental dan ketika ia mengalami sesuatu hal hingga membuat emosi nya naik dan lepas kendali karena salah satu kepribadian yang berbeda antara satu dengan yang lain muncul dalam diri tanpa ia minta maka, hal ini akan membuat nya terganggu karena harus mengalami kepribadian yang berubah-ubah tanpa ia sadari dan mampu mencelakai dengan sangat cepat siapapun manusia yang menentang nya.


Seperti sekarang Tanaka mencoba untuk meredam semua nya di tambah lagi dengan Tanaka yang tidak suka ada Ele yang mengikuti karena diri nya tudak akan sanggup untuk menolak semua ucapan Ele akhir nya memutuskan agar Ele turun dan tidak ikut campur lagi dalam urusan nya dengan Li Qin "Ele, kau turunlah kebawa lebih dulu dan biarkan aku dengan leluasa menghukum gadis keras kepala ini. Percayalah padaku bahwa aku tidak akan menguliti nya" ucap Tanaka dengan aura suara dingin dan sungguh saat ini Ele tidak bisa lagi berbuat apa selain menuruti perkataan Tanaka kemudian berjalan berbalik dan melangkah turun melewati satu per satu anak tangga dengan marmer yang mewah.


Li Qin yang tau bahwa Ele akan mematuhi semua ucapan Tanaka, mengumpat dengan sangat kasar dalam hati nya dan juga pasrah dengan cara Tanaka yang cukup kasar menggendong nya yang entah akan berakhir diruangan mana.


"Mau kau bawa dimana aku, sialan" umpat Lin Qin pada Tanaka dengan mulut pedas dan kurang ajar nya yang baru saja ia dapatkan hari ini ketika bertekat untuk mengahajar Tanaka melalui kata lata nya.. Tanaka yang mendengar raungan dan umpatan Li Qin sama sekali tidak peduli dengan umpatan umpatan dari Li Qin, ia malah semakin semangat mendengar hal itu.


Tanaka kemudian berjalan dengan langkah kaki seribu ke arah kamar nya lalu membuka pintu kamar mewah yang dua kali lebih luas dan mewah dari kamar Li Qin lalu, ia membanting tubuh Li Qin bagaikan membanting seekor tikus yang menggigit kain dalam lemari. Li Qin sedkit meringis kesakitan karena ulah kasar dari Tanaka yang tidak segan segan bertindak kasar pada nya, ia memilih diam sejenak menghirup aroma mint yang menyegarkan dalam kamar Tanaka dengan ranjang king size yang jauh lembih empuk dari milik nya.

__ADS_1


Beberapa menit kemudian Li Qin baru menyadari bahwa suasana saat ini di dalam kamar Tanaka tidak segampang yang ia fikirkan sebelum datang kerumah Tanaka tadi, dengan jelas ia melihat Tanaka mengunci seluruh pintu dan mengantongi kunci dengan jendala besi anti malong yang benar benar tidak bisa di terobos oleh Li Qin.


"Sial, kau mau apa bajingan" umpat Li Qin lagi dan Tanaka mendekat hingga berada di atas tubuh Li Qin dengan mengukung pergerakan gadis yang begitu keras kepala.


"Mmphh" suara Li Qin di bungkam oleh bibir Tanaka yang sukses ******* nya dengan emosi tanpa gairah.


Plakk.. plaaak.. plakk.. Li Qin memukul dan menapar keras dada Tanaka dengan kedua telapak tangan nya tapi lelaki itu tidak bergerak sama sekali dengan pukulan yang sama sekali tidak terasa di dada nya.


"Sialan kau !!" umpat Li Qin lagi dan Tanaka juga kembali mengulang ******* dengan kasar area bibir dan rongga mulut Li Qin.


"Mmmph... mmph.." Ucap Li Qin yang tidak bisa berkata kata karena mulut nya sudah di sumpal dengan kenikmatan dari Tanaka.


"Jika kau mengumpat dengan kasar pada ku lagi maka, kau akan langsung mendapatkan cumbuan yang lebih dari ini" ucap Tanaka yang sudah melepaskan bibir nya dan kini dia melepaskan satu per satu kancing kemeja nya, hal itu membuat Li Qin mulai bernyali ciut pasal nya dia tidak memikirkan akan terjadi hal yang seperti ini.

__ADS_1


"Kau.!!" geram Li Qin dengan tatapan mata nya yang sangat tajam.


"Cobalah mengumpat dan aku akan mencumbui mu lagi dengan lebih kasar karena ini adalah CARA JITU MEMBUNGKAM MULUT MU yang begitu kasar dan kotor itu" ucap Tanaka dengan sedikit menegaskan kalimat terakhir nya.


"Sungguh sial rencana ku hari ini padahal hampir saja berhasil, dasar sial.!! sial.! sial.!" umpat Li Qin lagi dalam hati nya yang hanya dia dan diri nya, yang bisa mengetahui dan mendengar.


"Kau istrahat lebih dulu, aku segera mandi" ucap Tanaka pada Li Qin denga aura dingin "Jika kau berani kabur dari ku maka, kau tidak akan bisa bebas lagi sampai selama nya dan aku akan mengurung mu disini hingga kau menua bersama ku" ucap Tanaka dan tatapan nya tidak main main, semua ucapan nya seolah menghipnotis Li Qin untuk tunduk pada perkataan nya.


Li Qin sungguh tau kalau saat ini Tanaka tidak seperti ia yang tadi walau dalam kondisi emosi, ekspresi Tanaka saat ini adalah ekspresi ketika ia memukuli Valdis dimana saat itu ia membabibuta dan kehilangan kendali atas diri nya dalam mengahajar Valdis. Li Qin tau persis perubahan yang begitu menakut kan dari dalam diri Tanaka.


Li Qin paham kalau Tanaka mempunyai dua kepribadian walau ke dua nya sama sama memiliki bertempramen buruk tapi, kepribadian ganda yang satu ini adalah yang paling berbahaya jika sang lawan pembangkit emosi nya tidak segera mengalah dan membantu meredamkan emosi nya maka sudah bisa di pastikan kalau diri nya akan berakhir dengan mati mengenaskan secara sia sia di tangan Tanaka dan mustahil bisa mengumpati lelaki itu secara nanti ia sudah tutup mata karena sudah mati.


Hei.. Leader, habis baca pencet itu jempol 👍 tanda like.! jangan asal baca saja, lupa buat ngelike🙄 cepat like dan itu vote nya sekalian jangan lupa apa lagi sungkan🙄 noh, terakhir jangan lupa VOTE VOTE nya kudu bintang ⭐⭐⭐⭐⭐ jangan kurang ye.. bye..bye..bye

__ADS_1


__ADS_2