
SENGATAN MADU
Satu malam telah berlalu harusnya ada hati yang berbunga-bunga seperti sedang jatuh cinta menghadirkan perasaan menyenangkan dan mampu membuat kita merasakan gelisah, gugup, salah tingkah dan hal aneh yang lucu lainnya karna ketertarikan pada lawan jenis.
hal yang sama juga dialami oleh Valensia gelisah, gugup, salah tingkah, grogi, jantung berdebar-debar namun bukan perasaan seperti sedang jatuh cinta melainkan takut dan kaku ketika mengetahui tunangan yang bukan pilihan hati datang menemui dirinya dan mengajaknya kelombok mengurus surat izin menikah.
"lalalalalalala, eike sedang jatuh cinta dilanda gunung merpati panas hujan eike lalui serasa dunia milik berdua" Nyanyian gabut Vantosa dengan memakai nada lagu "wanita terbahagia" dari BCL
"bukannya gunung merapi ya bang" tanya salah seorang perawat.
"gunung himalaya dek🙄 yei kagak tau ape hati begindang yang berbunga bunga itu seperti gunung yang terbang menerbangggggggggg semerbakk"
ucap Vantosa sambil merentangkan kedua tangan nya mempraktikkan cara untuk terbang hingga menabrak seseorang dannn........
"aaaaaaahhhhh sakit, Vantoooossssssaaaaaaaaa"
teriak bu Muli seorang CS RSUD yang ditugaskan khusus diruangan itu.
bu Muli jatuh kelantai tentu pantat lebarnya yang jadi sasaran empuk lantai begitu juga dengan Vantosa yang ikut-ikutan jatuh karna pertahanan nya yang tidak kokoh😂😂
"astaga ibu.!! yei klo mau gendong eike ngemeng dong bu🙄🙄 eike bisa atur posisi"
"dasar kamu ya, kamu yang genit mau naik kepangkuan ibu.! malah bilang kebalik"
"bu yei belum tau apa hati yei lagi kasmaran tapi dengan adanya yei grafitasi bumi antara eike dan yei, cinta eike langsung pudar barebang"
Vantosa dan bu Muli masih dalam posisi duduk dilantai menyilangkan kaki dan terus berdebat panjang jangan heran bu Muli adalah teman berdebat sejagatnya ditambah lagi mereka bebas diruangan itu tanpa ada gangguan dari tim monitoring lapangan dikarnakan tidak sembarang orang bisa masuk ruang itu.
"astaga kenapa kalian duduk dibawah itu.?" tanya Valen
semua mata tertuju pada Valen mulai dari ujung rambut keujung kaki yang tidak memakai pakaian dinas melainkan celana jeans warna grey dan kemeja ketat tanpa kancing atas yang menampakkan sedikit dada atasnya yang sangat pas dibadan nya namun percuma hal itu tidak menjadi pertanyaan bagi Valen kenapa iya dilihat dengan intens.
"yei mau kemane ceceleha style gitu.? ape salah make baju.?? atau yei mau ngecooh pak direk atau tukang jamu didepan sono.?"
"kamu mau kemana dek.?" tanya Tina
"mau kemana kepru.?" tanya bu Muli dan perawat lainnya
"aku mulai hari ini izin selama beberapa hari ya dan menggunakan hari libur besar keagamaan jadi total satu minggu😂" ucap Valensia tanpa memberitau kemana ia akan pergi.
__ADS_1
"ada apa dek.? tumben kamu minta izin sebelumnya gak pernah lo.?" tanya Ani penasaran
"ehm, gimane gak izin siap grakkkkkk bermata laser sudah datang menjemput kesindang sampe sampe yei ditinggal sadarang😠kemarin pulang-pulang yei dijajanin Somay untung aja yei dinas mayem"
"enak dong makan somay, eeh masa iya lu dibawa prett.!"
"enak eje yei kata preetttt, gagah gini sekate-kate aje lu"
"berarti siap graakkklk goyang-goyang ditempat sudah datang dek.?" tanya Ani
"sudah kak" jawab Valen singkat
"wah ada gerangan apa Val kirain dia lupa sama kamu sampai tidak mengabarimu selama 4 tahun" sambung Tina
namun belum sempat Valen menjawab ia sudah menerima panggilan telepon dari Valr kemudian meninggalkan orang-orang kepo dengan segera ia memberitau tunangan nya bahwa dirinya sedang mensterilisasikan tubuhnya selama 15 menit.
15 menit berlalu Valen kini sudah masuk didalam mobil dan alangkah terkejutnya dia melihat dua orang tua duduk dibangku belakang menyambutnya dengan senyum.
"Ya'ahowu (salam) mama papa.?"
dengan cepat ia menyalami calon mertuanya dan menebarkan senyum..
"ya'ahowu nak"
"kami baik-baik saja nak tentu tidak nak, abang mu lebih dulu menghubungimu 15 menit sebelum kami sampai disini" jelas ibu Ris
"ooh syukurlah"
"kita jalan sekarang ke kodim dulu" sambung Valr
hanya 10 menit perjalanan dari RSUD menuju kodim segera mereka semua turun dengan surat-surat beserta map, Valen sedikit bingung ketika melihat surat-surat akta lahir, KK, Ijazah ditambah lagi ketika melihat mobil orang tuanya masuk menuju parkiran kodim dan masih belum keluar dari dalam mobil
"dek tunggu disini dulu ya abang melapor nanti kalian nyusul setelah abang melapor"
"iya bang"
10 menit mereka menunggu dan masuk tanpa ada kata dari Valen untuk ke empat orang tua yang ada didepan nya.
"sebenarnya kita mengurus apa bang.?" tanya Valen yang sudah tidak bisa lagi menahan rasa penasaran nya.
__ADS_1
"hemmm.?" seketika wajah Valr bingung dan melihat kearah orang tua Valen sedangkan orang yang ia pandang sedang asik bicara dengan orang tuanya.
"apa kamu belum diberitau.??" tanya Valr
"tentang apa bang"
"kalau hari ini kita melengkapi surat-surat termasuk data diri keluarga (orang tua) dan mengambil bukti serta keterangan bahwa kamu dan keluarga asli orang indonesia dan tidak pernah terlibat dalam hal yang berbau pengkhianatan pada negara."
"haaaa untuk apa bang.?"
"benar-benar ya kelakuan mama dan papa tidak juga jerah.! kapan mereka bisa menghargaiku kalau tau begini tadi aku bisa berpakaian rapi" gerutuu Valen yang bisa didengar oleh Valr
"untuk mengajukan surat permohonan pernikahan dek, tidak apa apa kamu rapi kok hanya saja terlalu mengekspos dadamu" hunjuk Valr kearah dada Valen tanpa sadar tempat mereka berada.
"yaa tangan mu itu loo, hanya mengajukan surat permohonan pernikahan prosesnya serumit itu.??" tanya Valen tidak percaya
"iya sayang kamu ngikut aja ya abang yang nyetirin" ucap Valr sambil menarik hidung Valen dan langsung mendapatkan teguran dari komandan nya.
2 jam berlalu semua surat sudah selesai tinggal menunggu hari keberangkatan sekarang keluarga Valr dan juga keluarga Valen tengah berada disatu rumah makan yang rasanya tidak kalah enak dari makanan diluar kota setelah makan mereka bersantai sejenak, ditempat mereka makan ada semua pengunjung bisa menyumbangkan lagu secara gratis untuk menghidupkan suasana tidak lama kemudian Valr maju kedepan menyumbangkan lagu sekedar meramaikan restoran itu.
tentu saja mengejutkan bagi Valen dan keluarganya karna sidingin siapp grakk bisa-bisa nya bernyanyi dengan seragam lengkap.
"wahh lihat Aci tunangan mu itu romantis mau bernyanyi" ucap mama nya
"apa dia mau bernyanyi indonesia raya.?" sambung bu Riss
"huss masa iya si jenk direstoran nyanyi lagu indonesia raya ada-ada saja"
"hahahahaha" tentunya ucapan bu Ris mengundang tawa.
"dia tidak pernah kami dengar bernyanyi jenk" jawab bu Riss
"masa sih jenk, tapi itu dia berani naik panggung lo.?" jawab bu Nurs
"benar jenk, saya serius lo mungkin saja dia mau menularkan sengatan madunya ke Valen"
cek 123
cek 123
__ADS_1
cek 123
dicobaaaaaa