
...LEO CLOPPER...
Disebuah Vila mewah yang hanya dimiliki oleh satu-satu nya pria di kota ini, dengan luas yang tidak terhitung juga memiliki tempat yang begitu estetik dan menyatu pada alam, setiap ukiran dalam dinding - dinding vila benar-benar di ukir dengan sangat indah oleh pengrajin, maha karya nya menunjukkan betapa agung nya seni yang ia ukir dengan hati.
Sekeliling vila di kuasai oleh danau dengan air berwarna biru bak pemandian para sembilan bidadari khayangan, dengan taman yang luas yang di hiasi oleh bunga mawar dan bunga lili, beserta di permewah oleh rerumputan hijau yang menyerupai rumput jepang. Taman luas yang di kelilingi oleh danau dan di tengah nya menjulang tinggi Vila yang sebagian didominasi oleh dinding kaca serta di lindungi oleh pagar besi bak tembok raksasa yang tidak bisa di lewati oleh penyusup karena ketinggan nya hampir setengah pohon kelapa hingga menutup atap Vila bahkan lebih lima meter dari atap vila.
Di Vila itu tengah berdiri seorang lelaki gagah dengan pandangan yang hanya sampai pada pagar tinggi milik nya, ia berdiri dengan secagkir kopy di tangan kanan dan tengag menghirup aroma nya dengan cara yang elegan dan dengan tubuh maskulin yang hanya mengenakan boxer. Pria itu mengekspos seluruh pahatan yang ada di dada nya dengan delapan bagian potongan roti sobek, di tambah dengan bulu-bulu halus yang menghiasi ke gagahan pada dada lebar nya.
Dari lantai teratas, bisa di tebak melalui tatapan mata nya yang tajam dengan bola mata biru betapa berkuasa dan kejam nya lelaki ini. "Aku tidak ingin salah lagi seperti dulu, ke gagalan yang dulu sempat membuatku jatuh dan tidak bisa berbuat apa-apa. tapi, kali ini aku harus bisa jadi pemenang nya.!" tekat lelaki yang ternyata Leo.
Leo Clopper, adalah lelaki blasteran yang terlahir di Amsterdam dan orang tua nya atau lebih tepat nya sang ibu adalah seorang warga asli Indonesia yang telah menikah dengan lelaki kaya dan juga menjadi orang nomor satu yang terlenal kejam di Amsterdam. Leo Clopper, adalah putra satu-satu nya yang terlahir sebagai pewaris tahta baik dunia bisnis yang sehat maupun bisnis gelap yang kotor.
"Tuan, sebetul nya apa yang membuat kita berada disini dengan tuan berpura-pura menjadi seorang dokter specialis mata.?" tanya Roy yang benar-benar belum mengetahui tujuan sang tuan nya berada di tanah yang bahkan tidak pernah ada dalam catatan.
"Tujuan ku disini untuk menemukan profesor yang sedang bersembunyi di daerah kecil ini" kata Leo
"Bagaimana bisa tuan memastikan bahwa orang itu ada disini.? Dan lagi akan sangat sulit mencari nya karena kita tidak tau daerah ini dan seberapa luas" tanya Roy, pada Leo dengan raut wajah bingung
__ADS_1
"Aku yang akan mencari nya dengan tangan ku sendiri, aku tidak percaya kalau seorang prof yang dulu nya telah kalian pastikan kematian nya. Benar telah mati.! karena aku sangat yakin bahwa pria tua itu belum mati.!" kata Leo dengan aura beringas nya.
"Semoga felling mu kali ini sama seperti sebelum nya tuan, selalu tepat dan tidak pernah salah" kata Roy.
Ya.. selain menjadi seorang mafia yang kejam, Leo juga seorang pebisnis yang di takuti oleh seluruh pengusaha. Akan tetapi kehidupan nya yang kejam dan kehebatan nya ia tutupi dengan menjadi seorang dokter mata ternama, tanpa ada yang mengetahui bahwa ia adalah seorang mafia berdarah dingin karena profesi nya dan ekspresi nya untuk menjadi seorang lelaki biasa tanpa ada kecurigaan berhasil menutupi hati diri nya yang sesungguh nya.
"Akan ku pastikan kali ini aku tidak boleh gagal, dan memastikan untuk membuat nya meracik banyak obat lalu membunuh nya dengan tangan ku sendiri. Kegagalan kalian dulu tidak boleh terulang lagi kali ini, dulu kesalahan ku membuat ibu ku hampir kehilangan nyawa nya dan membuat ku jatuh karena kenyataan ibuku lumpuh karena perbuatan ku, bahkan aku sudah menemukan obat peracik tapi kesialan nya adalah bapak tua sialan itu malah menolak membantu" kata Leo
"Aku akan berusaha mewujudkan ke inginan mu tuan" kata Roy, ia dapat membaca dan mengetahui kobaran api dendam dan kemarahan disertai rasa bersalah yang semua rasa itu terpampang sangat nyata di wajah dan tatapan mata nya yang amat luas, seluas samudera.
"Hari ini pastikan Rumah Sakit itu menjadi milik ku dan atas nama ibu ku, tidak boleh ada satupun yang mengetahui identitas asliku beserta dengan nama ku yang sebenar nya." kata Leo dengan perintah yang tidak boleh di bantah.
Ucapan dari Roy, hanya di angguki oleh Leo. "Orang kaya yang satu ini benar-benar berbeda, ia selalu bersembunyi di belakang bisnis nya yang berkembang dengan menggunakan nama orang lain sebagai pemilik dan dia tetap sebagai seorang dokter mata" batin Roy
"Jika kau sudah selesai mengeluh dalam hati mu maka, kau boleh pergi kecuali kalau kau bertahan untuk kematian mu" ancam Leo pada Roy
Roy yang mendengar hal itu merasakan keringat dingin "Maaf tuan, saya hanya berfikir kenapa tuan tidak mau menunjukkan diri malam memilih menjadikan orang lain sebagai orang nomor satu dari hasil kerja keras anda" kata Roy
__ADS_1
"Laksanakan saja tugas mu dan jangan banyak bertanya" kata Leo lagi.
"Baik, tuan" ucap Leo lalu ia teringat akan sesuatu hal tentang tujuan nya menghampiri sang tuan "Bagaimana dengan dokter Li Qin tuan, satupun tidak ada yang berhasil menemukan tempat tinggal nya dan pemberhentian terakhir mereka adalah di kompleks militer" kata Roy melaporkan pada Leo
"apakah kau kira di kompleks militer ada jalan lain.? selain pintu masuk dari gapura.?" tanya Leo
"tidak ada tuan" jawab Roy
"Maka kau sudah tau jawaban nya lalu kau, kenapa bertanya lagi.?" kata Leo
"Haaa.?" ucap Roy, ia sendiri bingung dengan ucapan tuan nya namun ia kembali berfikir kalau tempat tinggal Li Qin memang di dalam kompleks militer "tuan, mungkinkah dokter Li Qin memang berada di dalam kompleks militer.?" tanya Roy ragu
"Ya.. Li Qin adalah dokter dari pasukan militer jadi, sudah seharus nya dia dapat bagian di rumah dinas militer" kata Leo.
Sejauh ini, tidak ada satupun yang mengetahui keberadaan rumah Li Qin dan tempat tinggal Tanaka. bahkan rekan Li Qin tidak ada yang tau dan mereka hanya tau bahwa Li Qin berada di kompleks militer dan terpisah rumah dengan Tanaka.
"Apakah tuan menargetkan Li Qin sebagai calon nyonya Clopper.?" tanya Roy dengan berani
__ADS_1
"Aku hanya menargetkan nya sebagai budak peracik obat, karena Li Qin adalah bagian dari anak didik pria tua itu" kata Leo dengan smirk menyeringai bak belati.
Hei.. Leader, habis baca pencet itu jempol 👍 tanda like.! jangan asal baca saja, lupa buat ngelike🙄 cepat like dan itu vote nya sekalian jangan lupa apa lagi sungkan🙄 noh, terakhir jangan lupa VOTE VOTE nya kudu bintang ⭐⭐⭐⭐⭐ jangan kurang ye.. bye..bye..bye