
...SUDAH SELESAI...
Mendengar tawaran dari Li Qin, Tanaka sejenak terlihat sedang berfikir mungkin ada baik nya jika mereka berbicara dengan menurunkan emosi dan ego hingga akhir nya ia mengangguk dan lalu melangkah menuju balkon yang ada di kamar Tanaka lalu melepaskan tubuh nya yang mengapit Li Qin di dinding dengan Li Qin mengikuti di belakang dan kini ke duanya berada di balkon lantai tiga, dimana terlihat pemandangan yang terpampang indah di seluruh penjuruh rumah dan lingkungan walau dalam keadaan gelap dan hanya di kelilingi oleh lampu.
"Apa yang ingin kau katakan pada ku dengan kepala dingin.? " Tanya Tanaka yang enggan melihat kebelakang, karena Li Qin ada di belakang nya seperti tidak berani maju menyamakan posisi mereka.
"Tanaka, apakah semua sudah berakhir.?" Tanya Li Qin dengan wajah yang menunduk, ia enggan karena takut Tanaka ngamuk dan tidak memiliki keberanian untuk bicara sama sekali.
"Iya.. Sudah.! " Jawab Tanaka dengan yakin dan hal itu membuat sesak di dada kedua nya, jelas bahwa Tanaka berusaha melepas Li Qin disaat diri nya tidak mampu untuk melakukan hal itu.
"Apakah semua perjuangan dan penantian mu berakhir juga.?" Tanya Li Qin lagi dan kali ini ia benar benar tidak mempunyai keberanian untuk memandang pungung Tanaka dari belakang.
"Semua telah pergi hilang bersama ke egoisan mu" Jawab Tanaka dengan enteng tanpa ada beban.
"maaf kan aku Tanaka, aku hanya merasa saat itu belum tepat di karenakan aku selalu bimbang dengan keberadaan mu dan Valdis. Aku tidak mau keputusan ku menerima mu dengan buru buru akan menjadi hal besar yang melukai diri mu kelak" Ucap Li Qin yang akhir nya mengakui penyebab kebimbangan nya dan alasan kenapa diri nya terus menggantung Tanaka.
__ADS_1
"Aku sudah memaafkan mu, setelah aku memutuskan untuk tidak lagi mengharapkan cinta mu, diri mu dan jawaban dari mu." Ucap Tanaka dan ucapan nya itu terus memberikan luka di hati Li Qin, terus saja menampar Li Qin hingga ke dasar jurang terdalam.
"Tidakkah kamu ingin berjuang lagi, Tan.?" Tanya Li Qin pada diri Tanaka yang sedang melakukan penawaran, seolah ia berharap Tanaka menjawab. Bahwa ia akan mengulang untuk berjuang dan dengan begitu diri nya akan menjawab langsung hari ini, Sesimple itu menurut Li Qin, untuk mengembalikan Tanaka pada nya.
Mendengar ucapan penuh tawaran dari Li Qin membuat Tanaka ingin menjelaskan sesustu akan tetapi sesuatu hal itu harus ia ucapkan dengan kalimat lain agar lebih sesuai dengan ketegasan nya.
"Li Qin, ada banyak hal yang ku inginkan dan telah ku persiapkan untuk hubungan ini. Akan tetapi, hanya sedikit yang bisa ku perjuangkan dan semua hal itu telah berakhir untuk ku perjuangan kan, semua telah usai ketika aku memutuskan untuk memaafkan mu dan tidak lagi mencoba menunggu mu." Ucap Tanaka, dari sorot mata nya terlihat jelas betapa keputusan nya telah bulat. Hingga tidak akan ada lagi yang nama nya penyesalan setelah melepaskan Li Qin.
Hancur sudah harapan Li Qin yang simple tadi, semua buyar ketika lelaki yang akan ia terima menjadi kekasih nya hari ini memilih untuk melepaskan diri nya dan tidak lagi mau memperjuangkan nya walau sedetik "Tanaka, berikan aku kesempatan sekali lagi dan aku akan berusaha untuk menjadi yang terbaik" Ucap Li Qin dengan jaminan nya
"Li Qin, kesempatan mu sudah habis dan aku juga sudah punya kekasih yang tentu nya tidak akan mungkin ku lukai hati nya hanya demi mempertahan kan mu yang telah membuat ku berada dalam kesakitan hati selama bertahun tahun" Ucap Tanaka dan hal itu benar benar membanting seluruh jiwa dan batin Li Qin.
Hancur luruh seluruh kepercayaan diri Li Qin, kejadian dan kenyataan pada hari ini tidak sesimple yang ia fikirkan. "Ta.. Tapi.. tapi, Tanaka bagaimana bisa kau memiliki kekasih di saat kita belum menentukan apapun" Ucap Li Qin tanpa rasa malu dan detik itu jugalah Tanaka menyunggingkan smirk kejam nya.
"Tidak ada yang perlu kita tentukan karena, sejak awal kita memang tidak memiliki hubungan apapun. Sejak awal aku haya mengagumi mu dan ingin menjadikan mu satu satu nya wanita yang aku cintai namun, apa boleh buat.! Kamu sudah memberikan tembok untuk mu sendiri dan aku mengikuti semua ke inginan mu itu. Tapi bukan berarti, aku harus bodoh dengan membuang waktu ku hingga bertahun tahun demi wanita yang bahkan tidak terlalu bagus. " Ucap Tanaka penuh dengan kalimat merendahkan, semua itu ia lakukan karena sikap Li Qin yang tidak bisa menghargai perasaan nya dan terlalu menyepelekan diri nya.
__ADS_1
"Tanaka.." ucap Li Qin lemah
"Kalau kemarin dan tahun lalu, aku masih kuat untuk menopang hati ku menunggu jawaban dari mu. Sekarang, sudah tidak lagi Li Qin" Ucap Tanaka dengan ekspresi penuh kebenaran.
"Tanaka.. " Ucap Li Qin lagi dengan semburat kesedihan di wajah nya.
"Hari ini aku telah membuat keputusan dan setelah keputusan itu, aku merasa semakin kuat karena telah melepaskan beban di hatiku" Ucap Tanaka, ia seperti nya harus mengeluarkan semua yang ada dalam hati nya yang sebagian besar adalah kekecewaan. Walau sebenar nya jauh di dalam hati nya ada sebuah cinta untuk Li Qin.
Ucapan Tanaka betul betul membuat Li Qin terlihat seperti wanita kejam tidak berperasaan "Tanaka, kenapa aku seperti orang yang terlalu kejam dari kata kata mu" Ucap Li Qin dan masih dengan kesedihan nya.
"Karena kamu harus tau bagaimana sikap mu yang sebetul nya Li Qin, bahkan esok pun aku akan tetap dengan keputusan ku dan tidak lagi mau menunggu mu. Sungguh, aku sudah punya wanita yang lebih memahami ku dan tidak membuang waktu ku lagi" Ucap Tanaka pada Li Qin lalu ia memilih untuk meninggalkan Li Qin sendirian dari balkon kamar.
"Tanaka.." ucap Li Qin yang lemas dan akhir nya tersungkur di lantai balkon dengan isak tangis nya dan Tanaka terhenti karena hati nya tidak tega akan tetapi, ada sesuatu yang lebih mendominasi hingga rasa itu bisa di tekan ke dasar hati nya.
"Li Qin, aku lupa mengatakan ini kalau yang pasti nya wanita yang ku cari bukanlah wanita yang seperti sifat mu. Egois dan merasa terlalu cantik.! Kau harus sadari hal ini, kalau masih ada langit di atas langit" Ketus Tanaka lalu ia benar benar pergi meninggalkan Li Qin yang bengong dengan air mata dipipi nya menuju ke ranjang nya yang luas.
__ADS_1
Hei.. Leader, habis baca pencet itu jempol 👍 tanda like.! jangan asal baca saja, lupa buat ngelike🙄 cepat like dan itu vote nya sekalian jangan lupa apa lagi sungkan🙄 noh, terakhir jangan lupa VOTE VOTE nya kudu bintang ⭐⭐⭐⭐⭐ jangan kurang ye.. bye..bye..bye