TENTARA PENGGANTI

TENTARA PENGGANTI
VLT 361


__ADS_3

...PERSIAPAN SEBELUM KEPASTIAN...


Dua hari berlalu setelah Ele dibawa oleh Valdis ke Kanada dan kabar nya mereka telah sampai di rumah megah nan mewah milik ketua Mafia yang paling di takuti di Dunia khusus nya dalam Dunia bawah tanah yang begitu gelap, suram dan segala yang dihasilkan tidak halal.


Ele tidak lupa mengabarkan kepada keuarga prof, Tanaka dan orang tua nya bahwa ia telah tiba dan sekarang sedang menjalani beberapa perawatan di seluruh tubuh nya untuk menghilangkan penat dan stres yang selama ini berpengaruh besar membuat kulit wajah berkerut, kusam dan seluruh kulit nya terlihat dua tahun lebih tua dari umur yang seharus nya. Padahal jika di lihat dengan seksama kulit Ele dan Li Qin, berada di atas sempurna melebihi lembut nya susu tapi entah kenapa hal itu justru terlihat kusam di mata Ele.


Sementara kini Tanaka telah tiba di hari libur nya selama tiga hari dan itu ia gunakan untuk berlibur bersama Li Qin yang juga sang dokter bedah itu libur di hari yang sama akan tetapi Li Qin hanya mendapat kan satu hari jatah libur saja dan selebih nya Tanaka langsung meminta kepada Santo untuk menambahkan jatah libur Li Qin selama tiga hari dan mau tidak mau, setuju atau pun tidak setuju Santo harus menyetujui hal itu demi kedamaian dan ketentraman hidup nya.


Setelah mendapatkan perpanjangan libur untuk Li Qin dari Santo selaku Direktur rumah sakit, barulah Tanaka memutuskan untuk mengajak Li Qin pergi jalan selama tiga hari dan membawa sekoper besar pakaian dengan beberapa keperluan diri nya dan kepeluan Tanaka.


Setelah beberapa jam perjalanan jauh yang mereka tempuh dengan menaiki pesawat Garuda Indonesia lalu setiba nya di bandara mereka kembali menaiki sebuah mobil mewah yang sudah lebih dulu menunggu kedatangan Tanaka dan Li Qin, mobil mewah itu membawa mereka ke tempat yang jauh dari kota bahkan Li Qin tidak tau mereka sebenar nya sudah tiba di kota dan daerah mana.

__ADS_1


"Apakah masih jauh.?" tanya Li Qin dengan suara yang penuh kelelahan karena kepergian mereka sangat tiba tiba di tambah lagi perjalanan yang mereka tempuh di habiskan selama berjam jam


"Satu jam lagi" jawab Tanaka tegas dengan aura dingin nya, entah apa yang membuat ia berekspresi seperti itu.


Setelah beberapa jam perjalanan mobil dengan medan yang terdapat banyak tingkungan mematikan pada jalan nya, akhir nya Tanaka dan Li Qin sampai pada sebuah mansion mewah setelah melewati empat pagar raksasa yang setiap pagar nya terdapat puluhan penjaga dan hanya melihat wajah supir saja mereka sudah membuka pagar dan mansion itu bisa juga di katakan sebagai vila termegah yang hanya ada di daerah itu.


"Kita sudah sampai bos" kata supir yang terlihat bukan orang sembarangan bahkan raut wajah supir tidak kalah dingin dari Tanaka..


"Kenapa mereka seperti nya tunduk dan takut sekali pada mu.?" tanya Li Qin penasaran sebab mulai dari pagar pertama tadi saat pengecekan mereka lolos begitu saja hingga pagar ke empat mereka tetap lolos begitu saja padahal, sistem keamanan di tempat mereka berada bukanlah hal yang bisa di lewati begitu saja dengan sangat mudah dan Li Qin bukanlah permpuan bodog yang tidak tau bagaimana ketat dan kuat nya sistem keamanan yang sedang ia lihat.


Li Qin lama diam mematung dalam mobil sementara Tanaka sudah keluar dari dalam mobil ketika dua pengawal membukakan pintu kanan dan kiri mobil dengan menundukkan kepala karena tidak di perbolehkan menatap sang bos beserta wanita nya saat membuka pintu mobil.

__ADS_1


Karena Li Qin tidak kunjung keluar dan seperti nya asik pada diri sendiri dengan pikiran nya yang entah melayang kemana, barulah sang pengawal yang membukakan pintu dan telah lama membukuk kan badan tanda hormat berkata bahwa mereka sudah sampai dan sudah bisa keluar dari mobil. "Silahkan nona, anda sudah bisa keluar dari mobil" ucap pengawal dan hal itu sukses mengagetkan Li Qin.


"Aaah.. ba.. baik, maaf kan aku" kata Li Qin dan hal itu sukses membuat mata ketiga para pengawal membola pasal nya, baru kali ini ada wanita cantik dan perdana di bawah oleh sang boss dengan sikap yang juga rendah hati kepada para bawahan, bahkan diri nya mau meminta maaf karena menyadari bahwa sang pengawal sudah membuka pintu dan menundukk sejak lama.


Pengawal itu hanya menundukkan saja tanpa berani lagi menjawab perkataan maaf Li Qin, mereka benar benar menghormati Li Qin dan memang peraturan nya disana kalau para pengawal tidak di izinkan untuk berbicara lebih dari satu kalimat lecuali para asisten dan kepala pengatur di mansion itu.


"Biar saya saja yang membawa nya pak, itu tidaklah berat" ucap Li Qin kepada pengawal yang tadi menjadi supir mereka dengan sangat sopan dan semua tindakan Li Qin tidak luput dari perhatian puluhan pengawal yang berdiri menjaga pintu utama mansion itu.


"Mohon maaf Nona, tapi sudah tugas saya untuk melakukan pekerjaan ini dan mohon kerja sama nya" kata supir itu dan Li Qin pun kembali diam mematung sementara Tanaka hanya melihat ekspresi menggemaskan dari Li Qin ysng benar benar kaget dengan perlakuan para pengawal pada nya..


"Tanaka, tolong jelaskan pada ku apa semua ini" kata Li Qin dengan langkah maju yang menghampiri pada Tanaka, sementara Tanaka yang tidak mau menjawab apa apa memilih untuk tetap diam membiarkan Li Qin dengan kebingungan nya. Dan justru lelaki itu malah melingkarkan tangan nya di pinggang ramping Li Qin tanpa penolakan dari Li Qin lalu mereka melangkah memasuki Mansion dengan pintu raksasa nya yang begitu besar dan menjulang tinggi.

__ADS_1


"Ya.. Tuhan, dirumah mana aku berada dan kenapa ini seperti milik mafia dengan bangunan serba gelap"


Hei.. Leader, habis baca pencet itu jempol 👍 tanda like.! jangan asal baca saja, lupa buat ngelike🙄 cepat like dan itu vote nya sekalian jangan lupa apa lagi sungkan🙄 noh, terakhir jangan lupa VOTE VOTE nya kudu bintang ⭐⭐⭐⭐⭐ jangan kurang ye.. bye..bye


__ADS_2