
...JUAL MAHAL...
Ucapan Laura yan terlalu di perjelas terus terngiang-ngiang di telinga Li Qin dan membuat ia benar-benar frustrasi hari ini, hingga seluruh pekerjaan nya terganggu dan tidak berjalan lancar dengan semesti nya.
"Li Qin, kau mau kemana.?" tanya Laura ketika mereka tiba dan sudah masuk di ruangan Li Qin.
"Aku mau ke toilet dan sedikit lebih lama, karena perut ku mules" jawab Li Qin berbohong dan langsung menuju toilet.
"Ck.. pembohong besar, bilang saja kau menyadari sikap mu" jelas Laura dan tidak bisa di dengar oleh Li Qin.
Sesampai nya Li Qin di toilet, ia berusaha untuk mengontrol kekacauan dalam hati dan pikiran nya. Namun, hal itu tidak berhasil hingga ia keluar lagi dari toilet dan langsung bekerja, alhasil ia tidak dapat melakukan operasi karena pikiran nya yang sangat kacau.
"Aku yakin salah satu penyebab nya karena itu, kau tau Li Qin. Laki-laki yang terus di gantung oleh wanita tanpa kejelasan selama bertahun-tahun pasti akan memilih wanita yang mau memberi nya status hubungan dan kejelasan juga pengakuan. ketimbang bertahan dengan sesuatu yang tabu dan tidak akan ada kepastian, seiring berjalan nya waktu laki-laki itu pasti bertemu dengan wanita baru dan jika merasa nyaman dengan wanita itu. Diri nya akan memilih wanita yang memberi nya status yang jelas itu dan meninggalkan wanita yang masih menggantung diri nya" Ucapan Laura benar-benar kembali menusuk telinga Li Qin ketika ia dengar kembali.
Beberapa jam setelah nya Li Qin, kembali memasuki toilet kali ini lebih lama dari tadi pagi.
__ADS_1
"Tidak.. Tidak.. Tidak mungkin.! itu hal yang sangat mustahil" Kata Li Qin sendiri ketika ia berada dalam toilet setelah gendang telinga nya terus memutar ucapan Laura.
"Bukti nya sekarang Tanaka, dia selama beberapa hari terus bersikap dingin pada mu. kau tau sikap mu yang jual mahal selama ini pastilah membuat nya sangat bosan dengan wanita seperti mu sekarang, kemungkinan nya adalah Tanaka tidak berbicara soal cinta lagi melainkan, ia berbicara soal waktu nya yang telah terbuang sia-sia tanpa kejelasan dari mu."
Lagi.. Lagi.. Ucapan pedas Laura ini juga, terus-terus mengacau konsentrasi nya. Ribuan kali mulut nya berkata tidak, maka detik itu juga jutaan kali hati nya menyalahkan diri nya sendiri dan menyetujui ucapan Laura dengan sadar.
"Ingat ya Li Qin, jika benar apa yang ku ucapkan ini.! percayalah kau akan menyesal untuk seumur hidup mu karena telah menyia-nyiakan orang yang setia pada mu.! Kau akan menangis, kau akan terpuruk melihat lelaki yang dulu memuja mu, menunggu mu dari tahun ke tahun. Berbalik memuja perempuan lain dan mengerikan nya jika itu terjadi depan mata mu, apa lagi kita menumpang di rumah Tanaka. Jelas setiap hari kita akan menyaksikan keromantisan kedua nya, sesuatu yang tidak akan bisa kau tahan sakit nya"
Terus saja ucapan Laura meracuni pikiran dan akal sehat Li Qin "Mustahil.! itu tidak akan mungkin.! Ini sangat mustahil.!!" Li Qin berteriak dalam toilet dengan frustrasi nya. Puluhan kali bibir nya menyanggah mustahil, puluhan kali juga Li Qin tanpa sadar mempercayai ucapan itu.
BLEEEEESS.... kalimat panjang Laura yang sampai separagraf ternyata sukses membuat Li Qin malu dan tersadar bahwa derajat nya dia tidak setinggi dan sebesar itu sampai Tanaka harus terus bersabar menunggu nya. Li Qin kini merasa jauh lebih kecil dan tidak ada apa-apa nya ketika berusaha memposisikan diri, bahkan dari segi manapun kalau bukan karena ia seorang dokter. sudah pasti ia tidak layak bersanding dengan Tanaka, yang seorang pemuda kaya dan terlahir dari keluarga yang kaya juga.
"Tidak, aku harus bisa mengontrol diri.! tidak mungkin aku terus menghakimi diri sendiri, kalau memang ia begitu. Yasudah, aku tidak peduli dan masih banyak lelaki lain yang jauh lebih baik dari dia" ucap Li Qin pada diri nya lalu ia membasuh wajah nya dan keluar dari toilet.
Malam haripun tiba, Li Qin sudah mulai fokus dengan pekerjaan nya dalam mengoperasi pasien dan baru saja keluar dari ruang operasi. ia melihat tatapan Leo yang tidak berkedip memandang ke arah Laura.
__ADS_1
"Tatapan seperti apa itu.?" tanya Li Qin dalam hati nya" Kenapa seperti tatapan seorang laki-laki yang baru menemukan wanita pujaan hati nya, yang telah hilang sejak ribuan tahun yang lalu" ucap Li Qin lagi dalam hati nya dengan ekspresi wajah yang aneh dan sulit di artikan.
"Apakah sudah selesai.?" tanya Laura pada Li Qin
"Ya, sudah." jawab nya sambil terus memandangi Leo
"Apakah wajah ku terlalu tampan hingga terus kau tatap dengan instens dokter Li Qin.?" tanya Leo dan hal itu masih belum menyadarkan Li Qin akan pandangan mata nya "Atau kah mungkin ada sesuatu di wajah ku, yang membuat dokter Li Qin memandangi ku dengan sangat intens.?" tanya Leo lagi dan masih belum membuyarkan pandangan Li Qin.
Laura yang melihat itu, merasakan malu untuk saudara nya. "Hei.!" Laura berdiri memukul pundak Li Qin dan itu membuat nya sadar dari pandangan yang tidak seharus nya.
"Apakah kau, seterpanah itu melihat dokter Leo.? sampai mata mu tidak bisa di kedipkan lagi.?" tanya Laura. "Jangan-jangan ini penyebab Tanaka, bersikap dingin pada mu, ternyata kau telah berulah dan seperti liar.!" ucap Laura sambil tertawa denga elegan dan hal itu tidak luput dari pandangan mata Leo.
"ck.. kau berisik, aku tidak memandangi nya karena kagum.! tapi, aku heran kenapa pandangan nya terhadap mu seperti pandangan orang yang lama ia cari dan baru di temukan" jelas Li Qin dan hal itu membuat Laura tertawa terbahak-bahak.
"Kau cantik saat tertawa, aku ternyata menemukan mu disini" ucap Leo dalam hati nya.
__ADS_1
Hei.. Leader, habis baca pencet itu jempol 👍 tanda like.! jangan asal baca saja, lupa buat ngelike🙄 cepat like dan itu vote nya sekalian jangan lupa apa lagi sungkan🙄 noh, terakhir jangan lupa VOTE VOTE nya kudu bintang ⭐⭐⭐⭐⭐ jangan kurang ye.. bye..bye..bye