
...KEPERGIAN NYA...
Pada dasarnya semua yang hidup pasti akan bertemu dengan kematian, tanpa ada manusia VVIP yang bisa lolos dari kematian. Kematian adalah sebuah takdir sejati dan kekal untuk seluruh makhluk, manusia ataupun jin, hewan ataupun makhluk-makhluk lain, baik lelaki atau perempuan, tua ataupun muda, baik orang sehat ataupun sakit. Semua nya akan menghadap pada Tuhan di akhir kehidupan dimana yang berjiwa akan merasakan mati.
Seperti takdir mubram yang di dalam nya menegaskan sebuah ketentuan yang sudah pasti terjadi, mulai dari waktu kelahiran hingga waktu kematian, serta seberapa banyak dan kecil jumlah rezeki yang akan diterima oleh masing-masing kita yang hidup sebagai manusia.
Kalau ibarat kata profesi seorang guru selalu dilihat oleh masyarakat sebagai profesi yang mulia dan memiliki derajat yang tinggi serta di pandang hormat oleh anak murid dan wali murid serta di kenang semanjang masa si guru tanpa tanda jasa. Maka, hal berbeda dengan Clara yang hanya berprofesi sebagai seorang gadis suci yang menjadi budak **** hingga akhir hidup nya oleh Valdis, profesi nya sebagai wanita pemuas nafsu membuat nya mau tidak mau melayani Valdis dengan segenap birahi yang tentu nya tidak akan di lihat oleh orang lain dan hanya akan di pandang sebelah mata oleh siapapun.
Begitulah harus nya yang terjadi kepada Clara, akan tetapi Clara sangat beruntung karena sekalipun ia adalah pemuas nafsu dan sudah menjadi tengkorak. masih ada orang yang menangisi kematian nya dan masih ada irang yang mau mengurus tengkorak nya untuk di kuburkan.
"HUEEEEEEEKKKKKKK" Ketiga nya di kejutkan oleh bau dengan banyak lalat diatas ranjang king size yang sangat mewah dan mata mereka membulat sempurna melihat tulang belulang dan tengkorak manusia di atas ranjang itu dan ada 10% dari daging nya yang di rebuti oleh ulat-ulat.
"Seperti nya kita datang terlambat" kata Ucok dengan menahan bau busuk yang menyeruak.
"Wanita yang kau maksud pasti adalah tengkorak ini" kata Bambang, ia mencoba bersatu dengan bau bangkai di depan nya.
"Bagaimana ini" kata Tanaka dan ia langsung menghubungi Valr serta Li Qin juga ibu nya Valensia, ia bercerita tentang kejadian pagi ini dan mengatakan bahwa ia telah menemukan tengkorak wanita di atas rancang Valdis.
Valr langsung meminta kepada dokter kepercayaan nya yang juga sebagai tim forensik untuk memeriksa akan tetapi, karena sudah menjadi tengkorak terpaksa Valr dan Valensia yang begitu shock memerintahkan agar Clara dikuburkan secara manusiawi dan terhormat.
Li Qin menangis dengan mata menatap layar televisi ia begitu terpukul mendengar kepergian Clara yang selama ini begitu riang dan telah membantu nya. Sungguh begitu telat menolong Clara, entah sejak kapan wanita itu menghembuskan nafas terakhirnya hingga ia meninggal dan menjadi tengkorak.
*
__ADS_1
*
*
Hari sudah sangat sore, Tanaka kini berada di pemakaman umum dengan berbagai perjuangan dan sogokan barulah Clara di kuburkan secara terhormat dan manusiawi yang di hadiri oleh Li Qin, Ucok, Tanaka, Bambang dan beberapa para tukang gali kubur serta pendeta.
Sebelum nya Valdis sudah di beritahu tentang hal ini dan tidak ada tanggapan dari nya entah karena, Clara hanya di anggap sebagai gadis pemuas nafsu nya atau justru karena ia merasa bersalah terhadap Clara. Hanya Valdis lah yang maha tau dengan isi pikiran nya tentang kepergian nya yang membuat Clara ikut pergi selama nya.
Malam nya setelah semua tenang, Tanaka membawa Li Qin dan rekan nya di ruangan kerja khusu dan masih dalam rumah mewah milik Valdis. mereka berada disana untuk mengetahui kenapa Clara meninggal. ia melihat dari rekaman cctv yang di putar ulang mulai dari tanggal kejadian di bebaskan nya Li Qin dan hasil nya yang tidak sia-sia menjawab semua pertanyaan mereka.
Ternyata malam dimana Li Qin terbebaskan, Clara yang pingsan karena kelelahan dan kekurangan cairan tidak sadarkan diri di dalam kamar. Hingga beberapa jam tepat nya saat Valdis tertembak, disitulah Clara mengeluarkan banyak busa dari dalam mulut nya.
Tubuh nya mengejang kuat hingga kedua mata nya melotot hampir keluar, dari layar monitor ia masih berusaha untuk mengelus dada nya yang sesak dan menit berikut nya Clara memuntahkan banyak darah dari dalam mulut nya dan setelah itu tidak ada pergerakan terhadap tubuh Clara.
"Tragis" kata Ucok
"Dia tidak tertolong di tambah lagi saat itu Valdis langsung meninggalkan nya dan mendapatkan luka tembakan hingga babak belur" sambung Bambang
"Dan, Valdis masuk dalam penjara jadi tidak ada satupun yang tau tentang kondisi Clara" kata Ucok
"Bahkan kalaupun Valdis ada, nyawa nya tetap tidak akan tertolong lagi" kata Li Qin yang sudah sesegukan karena lelah menangisi Clara.
"Seperti nya Clara over dosis obat perangsang" jelas Tanaka setelah mendengar semua cerita dari ayah nya pada saat pembebasan Li Qin. "Sudalah, ini bukan salah mu atau salah siapapun melainkan ini semua terjadi karena takdir." Ucap Tanaka sambil mengelus punggung gemetaran Li Qin.
__ADS_1
"Masalah ini, cukup sampai disini dan mari waktu nya kita kembali untuk istrahat" kata Tanaka dan semua berdiri meninggalkan rumah Valdis.
"Sungguh rumah yang sangat sial" batin Ucok
Ke esokan hari nya Li Qin mulai tenang dan menerima semua yang terjadi dengan lapang dada, begitu juga dengan Valensia ia hanya bisa menenangkan diri dengan berdoa mendengar simpanan putra nya meninggal karena over dosis obat perangsang dan Valr tidak mau lagi memberikan tanggapan apapun dari mulut nya.
"Pagi" sapa Li Qin pada Tanaka
"Pagi, apa kau sudah rasapan.?" tanya Tanaka
"Tentu saja belum" jawab Li Qin dengan senyuman manis milik nya.
"Mari sarapan bersama" ajak Tanaka pada Li Qin
Di meja makan ada keluarga prof, Li Qin dan Tanaka. mereka membahas tentang kejadian Clara yang telah menjadi tengkorak dan hal itu menbuat istri prof menangis tiada henti karena memikirkan ke dua putri nya Laura dan Li Qin yang masih belum jelas kedepan nya bagaimana nasib mereka.
"Sudalah, kita disini hanya bercerita sambil sarapan. kenapa kau malah menangis sesegukan" kata prof meledek, walau sebetul nya ia juga merasa kasihan pada Clara yang tidak ia kenal.
"Kedepan mari menata masa depan lebih baik lagi" ucap Laura pada Li Qin dan Tanaka.
Berakhir sudah cerita tentang Clara yang sengaja di jual seharga lima ratus juta rupiah oleh orang tua angkat nya kepada Valdis, dan dalam keadaan perawan Valdis membayar cash harga Clara. Lalu, menjadikan Clara sebagai budak **** selama beberapa tahun hingga akhir kehidupan nya yang begitu malang profesi nya sebagai wanita pemuas nafsu khusus Valdis ia bawa sampai mati.
Hei.. Leader, habis baca pencet itu jempol 👍 tanda like.! jangan asal baca saja, lupa buat ngelike🙄 cepat like dan itu vote nya sekalian jangan lupa apa lagi sungkan🙄 noh, terakhir jangan lupa VOTE VOTE nya kudu bintang ⭐⭐⭐⭐⭐ jangan kurang ye.. bye..bye..bye
__ADS_1