TENTARA PENGGANTI

TENTARA PENGGANTI
VLT 372


__ADS_3

...BERIKAN ATURAN YANG BARU...


Li Qin turun dari mobil dengan pemandangan mansion mewah pertama yang menyapa mata nya, Mansion itu memiliki gedung bertingkat tiga yang langsung mengarah ke pegunungan dengan pepohonan hijau yang menyegarkan mata memberi kesan asri pada mansion yang mereka tinggali, di tambah lagi sebelah kiri mansion terdapat danau buatan yang begitu alami dengan pemandangan indah dari berbagai sudut alam.


Baru saja pintu raksasa di mansion itu terbuka dan mata Li Qin sudah di suguhi oleh empat puluh orang pelayan dengan seragam berwarna hitam dengan campuran warna putih tulang yang berdiri dua puluh orang di sisi kiri dan dua puluh orang disisi kanan "Selamat datang tuan dan nona" ucap serentak para pelayanan itu dengan membungkukkan 180° badan kedepan dengan serentak dan posisi bahu sejajar.


Seperti nya para pelayan dan pegawai di mansion itu sudah sangat terlatih serta amat profesional dan bukan sembarang pelayan biasa, semua terlihat dari bentuk tubuh para seluruh pelayan hingga pelayan wanita. Mereka seolah di ciptakan untuk menjadi seorang penyerang dalam perang dan tidak cocok menjadi pelayan dalam rumah, sungguh Li Qin bagaikan orang bodoh saat ini akan tetapi tidak akan ada hasil kalau ia memaksakan diri untuk bertanya.


Sungguh mata Li Qin terpesona pada perpaduan keindahan alam dan mansion yang belum ia ketahui apakah milik Tanaka atau bukan. "Indah, mewah, menakjubkan kan dan mempesona" kata Li Qin dengan jelas dan hal itu membuat Tanaka tersenyum dan terlebih lebih para penjaga dan pelayan yang mendengar hal itu, ucapan Li Qin barusan membuat mereka terselamat kan dan berada pada posisi yang amat sangat aman.


"Sungguh awal yang baik" kata batin seorang pangawal yang tadi membukakan pintu pada Li Qin.


"Ini milik mu.?" tanya Li Qin dan kali ini ia memaksa Tanaka untuk menjawab pertanyaan nya.


"Masukklah, nanti juga kamu akan tau sendiri" kata Tanaka dan hal itu membuat Li Qin menghela nafas dengan kasar.

__ADS_1


Tanaka menarik lembut tangan Li Qin agar melangkah masuk ke dalam mansion bersama nya dengan mata Li Qin yang masih menatap takjub pada dinding dinding mansion yang begitu mewah "Waaaaooww.... Ini sangat mewah dan luar biasa" ucap Li Qin yang terus menerus takjub pada apa yang ia lihat.


"Apakah kamu menyukai nya" tanya Tanaka dan Li Qin menggeleng bagaikan anak perempuan yang di janjikan permen oleh dang ibu. "Ini bisa jadi milik mu, kelak ketika kita sudah menikah" ucap Tanaka dan hal itu membuat Li Qin segera mencubit kuat pinggang Tanaka "Owwwwww, kau menyakiti ku sayang" kata Tanaka dan hal itu membuat para pengawal dan pelayan Tanaka merinding karena baru melihat sisi lebay sang tuan hari ini.


"Woaww.. Ya.. Tuhan, dirumah mana aku berada dan kenapa ini seperti milik mafia dengan bangunan serba gelap namun terlihat sangat bercahaya. Aku seperti berada di surga dengan kemewahan dan keindahan bangunan ini" ucap Li Qin dengan teramat takjub.


"Kamu seperti nya sangat bahagia sayang" kata Tanaka dan Li Qin mengangguk berkali kali hingga membuat semua orang gemas pada aksi nya.


Li Qin dan Tanaka semakin berjalan masuk ke dalam mansion dan kini pandangan mata Li Qin di manjakan oleh dinding kaca tebal yang mengarah pada pemandangan alam luas yang bebas serta terlihat dari kejauhan hamparan pasir pantai dengan gelombang lautan yang membiru berkilau karena sinar matahari. "Tanaka, bolehkah kita kesana.?" kata Li Qin penuh harap hingga lelaki itu mengarahkan pandangan nya pada apa yang tengah di lihat oleh Li Qin.


Terlihat ekspresi kekecewaan pada wajah Li Qin namun, lagi lagi ia di kejutkan dengan pemandangan dari danau buatan di sisi sebelah dan pemandangan itu hanya di batasi oleh dinding kaca. Li Qin segera melompat kegirangan lalu memutar mutar badan nya seolah tengah menari balet, ia melakukan hal itu untuk mengekspresikan kebahagiaan dalam hati nya serta ketakjub-pan nya pada ke indahan alam, kemawahan dan kemegahan mansion.


"Kau sangat terlihat bahagia, sayang" kata Tanaka dengan senyuman nya yang mempesona.


"Tanaka, seperti nya kau ada kemajuan memanggil ku sayang berkali kali hari ini" kata Li Qin dengan tertawa dan sambil terus berputar dan segala yang di lakukan oleh Li Qin tidak pernah luput dari pandangan mata para pelayan yang mengikuti mereka sejak tadi.

__ADS_1


"Tanaka melangkah kan kaki nya lalu melingkarkan tangan nya pada Li Qin "Berhentilah berputar, itu akan membuat mu pening" ucap Tanaka dan Li Qin pun menurut karena kepala nya mulai terasa berputar.


Li Qin kembali mengedarkan pandangan nya pada para pelayan yang masih menundukkan kepala dan Li Qin tau kalau mereka punya aturan untuk tidak menatap wajah nya "Bisakah kalian jangan menundukkan kepala terus.?" kata Li Qin kepada seluruh pelayan dan penjaga namun, tidak ada satupun yang berani menjawab perkataan nya.


"Kenapa, sayank.?" tanya Tanaka mengambil alih.


"Aku tidak suka dengan kepala yang terus menunduk, Tanaka mereka mungkin bekerja disini tapi haruskah mereka mengikuti aturan gila mu untuk terus menundukkan kepala.?" kata Li Qin dengan wajah memohon "Jangan terlalu memperjelas posisi pekerjaan mereka disini Tan, itu tidak baik" kata Li Qin dengan sangat lembuat.


Para pengawal dan pelayan begitu shock mendengar permintaan Li Qin yang tidak ingin jika kepala mereka terus menunduk dan hal itu sukses mencuri hati seluruh para pengawal dan pekerja serta para pelayanan yang ada di mansion itu, mereka semakin yakin kalau wanita pilihan tuan nya tidak akan salah. Mereka bahka semakin terpesona dan mendoakan dalam hati masing masing kelancaran dan kelanggengan hubungan Tanaka dan Li Qin karena mereka merasa, bahwa kelak Li Qin lah yang akan menjadi pembela para seluruh bawahan Tanaka.


"Baiklah sayang tapi, ini aturan sejak puluhan tahun yang lalu" kata Tanaka.


"Berikan aturan yang baru, lagi pula mereka pasti lebih tua dari mu.! tidakkah kamu merasa aturan mu terlalu berlebihan seolah gila hormat.?" tanya Li Qin dan Tanaka tidak lagi mau berdebat tentang hal itu hingga ia memberi perintah untuk sementara jangan menundukkan wajah tapi, tetap harus menghargai.


Hei.. Leader, habis baca pencet itu jempol 👍 tanda like.! jangan asal baca saja, lupa buat ngelike🙄 cepat like dan itu vote nya sekalian jangan lupa apa lagi sungkan🙄 noh, terakhir jangan lupa VOTE VOTE nya kudu bintang ⭐⭐⭐⭐⭐ jangan kurang ye.. bye..bye

__ADS_1


__ADS_2