
CINTA MATA - MATA
Menjaga hati, adalah tugas termulia untuk menuju jalan kesetiaan. menembus segala ruang yang sering kali membuat kita malu, kemudian memilih jalan untuk mundur dan menghilang dari kerumunan. merasa pilihan dan keputusan yang kita buat adalah tepat tanpa, berfikir pengorbanan apa saja yang sejak dulu kita buat untuk menutupi kelemahan diri.
sama dengan kejadian dipagi hari ini, dimulai dengan Ita yang tiba - tiba tersinggung dengan ucapan Sonya kemudian Vano dan lainnya yang menahan lapar karna menunggu Ita dan berakhir pada curhatan Sofia yang menuju jalan bijak bagi Ita. Hingga kemunculan Valen dan Valr yang tiba - tiba berdiri dan bergabung dengan tertawa dan mencuri pandangan semua mata yang ada diruang makan.
"duduklah suster Sonya, sudah berkali - kali kukatakan anggaplah rumah sendiri dan jangan menempatkan diri pada posisi pekerja melainkan anggota keluarga namun, taat aturan" ucap Valen tegas ketika melihat Sonya berdiri mempersilahkan sang majikan duduk ditengah - tengah aksi mengunyah makanan nya. hingga semua mata terus memandang Valen dengan heran dan takjub..
Tapi, sepertinya semua mata tertuju bukan pada ucapan Valen. melainkan, pada leher hingga paha Valen yang saat ini memakai celana pendek dan pakaian terbuka dimana terpampang sangat jelas stempel merah diseluruh leher hingga paha Valen yang putih mulus.
"sepertinya lampu yang padam semalam ulah seseorang agar menganu" ucap Ita yang belum disadari oleh Valen dan Valr
"menganu.?" ucap kompak Sofia, Sonya, Loren dan Vano pada Ita
"iya menganu" jelas Ita lagi
"Menganu.? menganu apa Ita.?" tanya Valen sedangkan Valr masih diam menunggu jawaban Ita.
"menganu itu nyonya, ehm .. anu, semacam berpacu dalam melodi, nadanya suka naik turun dan putar - putar posisi lo nyonya, kayak kipas angin bisa duduk dan berdiri" jawab Ita yang semakin membuat Valen bingung.
"Astaga Ita, apa kamu kehabisan obat lagi.?" tanya Valen tertawa karna, masih belum paham dengan jalan cerita yang dimaksud Ita.
"iya nyonya, lebih tepatnya aku kehabisan kata - kata melihat seluruh tubuh nyonya digigit serangga" jawab Ita
"serangga.??" kompak semua bertanya dan Ita langsung menunjuk seluruh tubuh Valen dan semua mata yang melihat Valen, menganga dengan seksama memperhatikan tubuh Valen yang memerah karna ulah suaminya yang menggesek ATM manja dikegelapan malam saat lampu padam.
Sungguh, saat ini tempat dan cara paling teraman dikengerian adalah kabur. karna, sangat malu dengan ucapan Ita, ia juga baru menyadari kalau seluruh tubuhnya dipenuhi dengan stempel cinta hasil keganasan sang suami. secepat kilat iya berlari kembali masuk didalam kamarnya, meninggalkan semua orang yang menahan mulutnya untuk tertawa. karna sang majikan mereka Valr, masih berada disitu dengan bersikap biasa saja tanpa rasa bersalah sedikitpun.
"Ya Allah Ita .. Ita, kamu gadak ada malu - malunya sama sekali" ucap mbok Inem sambil menahan tawanya karna, sedang menegur Ita.
"mbok, dalam keadaan sekarat saat ini, Kadang aku ngerasa kalau rasa malu di antara kita udah jadi barang langka mbok" ucap Ita yang membuat Vano rileks menjewer telinga Ita hingga memerah dan ketiga babysitter hanya menyaksikan saja sambil kembali makan, bagi mereka itu pemandangan biasa.
"barang langka, kamu cocoknya jadi barang antik saja" ucap Vano sambil terus menjewer telinga Ita
"aooo .. sakit pak ganteng" teriak Ita dan hal itu disaksikan oleh Valr dan seketika Vano melepaskan tangannya dari telinga Ita karna, melihat tatapan Valr.
"jangan kaget tuan, mereka sejak lama kelakuan nya sudah begitu" ucap mbok Inem santai sedangkan Valr semakin penuh dengan rasa penasarannya, tersirat banyak tanya dikedua bola matanya pada Vano..
.
.
.
Malam hari tiba, setelah satu hari dilewati Valr bersama baby Gemelinya dan melihat kekocakan Ita yang selalu menghidupkan suasana, Valen yang malu keluar kamar hingga malam hari dan memilih agar makanan nya diantar didalam kamar. juga, Valr yang memperhatikan gerak gerik Vano yang berbeda dan akhirnya Valr mencoba bertanya pada abang sepupunya yang selalu mengaku ganteng itu.
"apa ada banyak hal yang kulewatkan sampai baru sadar kalau abang sepupuku ini ternyata mulai memandang wanita dengan penuh arti.?" tanya Valr mengungkapkan rasa penasarannya sejak pagi tadi.
"seperti yang kamu lihat Valr" jawab Vano singkat
__ADS_1
"Jika, masih dalam penyelidikan maka tanyakan saja padanya apa yang mengganjal dipikiranmu" sambung Valr yang mengerti kalau Vano sedang menyelidiki sesuatu.
"kamu memang komandan, sangat pintar menebak" ucap Vano
"kamu tidak perlu berpura - pura menjadikan suasana seakan baik sedangkan, suasana hatimu yang sebenarnya sedang gundah jika, pikiranmu sedang kacau maka tuntaskan semua hal yang membuatmu ragu" ucap Valr pada Vano
"aku paham maksudmu tapi, apa yang harus kutanyakan padanya.? dia, kehilangan seluruh ingatannya" terang Vano dan Valr seketika menarik nafas dalam - dalam.
"kamu, yakin dia kehilangan ingatannya.?" tanya Valr memastikan.
"aku yakin dia kehilangan ingatannya setelah mendengar cerita dari mbok Inem" jawab Vano
"cerita tentang Ita.?" tanya Valr
"iya semua cerita, saya mengetahuinya dari mbok Inem. ia menreritakan bahwa Ita, kehilangan ingatannya sejak lama saat pertama mereka menemukan Ita dan akhirnya, karna dia tidak ingat dengan namanya sendiri, pihak yayasan memberinya nama Ita๐" jawab Vano
"kehilangan ingatan yang bagaimana.? kenapa bisa begitu.?" tanya Valr
"Saat itu Ita ditemukan dengan kulit yang sudah melepuh, wajah dan sebagian tubuh terbakar diatas pohon. ketika, kru mbok Inem berjalan mencari kayu bakar dalam hutan. melihat kondisinya yang memprihatinkan ada donatur yang siap tanpa syarat mendanai semua pengobatan Ita hingga dilakukan tindakan operasi plastik dan secara otomatis wajahnya berubah" jelas Vano sambil menghela nafas berat.
"diatas pohon.? apa mungkin dia terjatuh dari langit.? atau semacam kecelakaan pesawat dan terdampar hingga masuk hutan.?" sambung Valr
"bisa jadi, tapi ini semua masih dalam penyelidikan" jawab Vano
"kamu menyelidikinya.?" tanya Valr
"aku akan membantumu" ucap Valr
"aku sudah tau, kalau kamu akan membantu" kekeh Vano
"tapi, hal apa yang paling membuatmu yakin untuk menyelidikinya" tanya Valr penasaran
"itu karna mbok Inem bercerita kalau Ita ditemukan dalam keadaan berbadan dua dan membuat saya semakin yakin kalau saat itu Ita, sedang hamil muda namun, sayangnya ia mengalami keguguran karna benturan hebat diperutnya hingga terjadi pendarahan dan bayi dalam kandungannya tidak bisa diselamatkan lagi" sambung Vano, terlihat rasa sakit hati dan luka yang muncul kembali dipermukaan dari parasnya.
"apa mungkin saat calon kakak iparku dulu terbang dari Singapura menuju Indonesia, secara tiba - tiba dan rencana langsung menikah. mungkin kah itu karna perkara ia sedang hamil.?" tanya Valr
"iya, dia sedang hamil karna setelah pertunangan dan pemeriksaan dimarkas untuk jadi keluarga jalasenastri. malam sebelum dia kembali untuk melakukan tugasnya, aku langsung menjelajahinya karna takut mana kala ia berubah haluan dan langsung menanamkan benihku dirahimnya dan dua bulan setelah kejadiannya itu. ia mengabarkan bahwa dirinya tangah hamil umur lima minggu"
Flashback On
"honey..?" terdengar suara dari balik telepon, suara seorang wanita dengan nada manja yang lemah lembut
"hallo honey, cium dulu" ucap Vano
"muaaaaaach honey ku" jawab wanita manja itu
"terimakasih honey" jawab Vano
"honey, seseorang yang tidak terlihat namun bisa kurasakan sedang merindukanmu dan ingin bertemu dengan mu agar kamu segera membelainya" ucap wanita itu
__ADS_1
"hmm .. mungkinkah hati kecilmu sedang menginginkan aku untuk memelukmu.?" tanya Vano
"itu termasuk honey tapi, kali ini lebih besar dari hati kecilku" jawab wanita itu dengan sangat bahagia dan antusias
"ohh honey, jangan membuatku penasaran. kamu tau, aku selalu menghitung dengan jari saat kamu membuatku penasaran" ucap Vano yang mulai genit
"baiklah - baiklah honey, aku kasihan dengan hukumanmu" jawab wanita manja itu dan mengalah
"honey, sepertinya kamu sangat bahagia ada apa.? ayo katakan" tanya Vano
"honey jangan terkejut ya, aku akan memberitaumu" ucap wanita itu dan merubah panggilan menjadi video call
"baiklah aku akan menahan ledakan jantungku" ucap Vano
"Honey aku hamil lima minggu itu anak mu, darah dagingmu dan karna bahagia aku langsung cek kedokter kandungan dan alhasil Taraaaaaaaaaaaa" ucap wanita itu dan langsung memperlihatkan hasil USG.
"honey, benarkah.? aku akan segera jadi papa.? Honey kembalilah ke Indonesia, kita segera menikah. aku akan menjagamu dan mengurusmu serta calon buah hati kita melebihi tubuhku sendiri" ucap Vano penuh bahagia hingga ia meneteskan air matanya dan tidak mampu lagi merangkai kata.
"aku akan kembali malam ini honey karna jadwal terbang malam ini ke Indonesia dan tunggu aku" ucap wanita itu.
"aku sangat mencintaimu honey, kembalilah dengan selamat" ucap Vano sedih karna bahagia
"aku pasti kembali dengan selamat honey tunggulah aku pasti kembali karna, aku hanya pergi untuk sementara saja" ucap wanita itu menyiratkan banyak makna
Flashback Off
"mungkinkah Ita adalah kakak ipar ku yang hilang karna kecelakaan pesawat.?" ucap Valr
"aku tidak bisa menjawab hal itu" jawab Vano
"lalu, bagaimana dengan Sofia.?" tanya Valr dan membuat Vano terkejut
Hayooo .. ada apa dengan Vano dan Sofia๐คฃ
Hai .. Reader,
lama ya nunggu Up dari Author๐
Maaf ya, wkwwkkwwkwk
ohh iya๐คฆ, hampir lupa thor mau memberitau kalau cerita kedepannya akan Author bagi menjadi dua 50% cerita untuk Valr dan Valen dan 50% nya lagi cerita untuk Vano, Ita dan Sofia..
BAGAIMANA, APA KALIAN SETUJU BEBY๐๐..??
Mohon dukung terus karya ini dengan seikhlasnya tanpa paksaan dan bagi yang suka baca jangan lupa like dong beb๐๐
Sembari menunggu Up karya TENTARA PENGGANTI bisakah kalian mampir dinovel baruku yang berjudul JANJI PENGORBANAN.?? ๐๐๐๐๐
__ADS_1