TENTARA PENGGANTI

TENTARA PENGGANTI
V & V 143


__ADS_3

...BERAKHIR...


Luas samudera, dalam dan lebarnya jurang kematian, gelap dan mematikankan nya lautan segitiga bermuda. tidak pernah bisa di jadikan sebuah alasan yang membuat kita takut untuk menutupi luka hati dan raut wajah yang menggambarkan kerinduan dan kesedihan terbesar saat mendengar kabar kepergian ke dua orang tua sekaligus tanpa ada jeda.


Kini, Valen dan seluruh saudara kandungnya menyandang pangkat baru sebagai anak Yatim Piyatu ketika pak Charlie dan bu Nurs yang menjadi orang tua kandung Valen tutup usia, saat ini siapapun pasti tau betapa sulitnya untuk berdiri menjadi seorang Valen dan keluarganya, betapa terlukanya ketika melihat sosok yang sudah merawat dan menjaga hingga kita bisa menjadi seorang ibu, membesarkan juga mendidik hingga dewasa dan memilik pangkat di tempat yang layak Namun, ketika mereka menutup mata Valen tidak bisa lagi kembali melihat kedua malikat sorga yang jadi wakilnya Tuhan di Bumi untuk terakhir kali nya.


Tapi, hidup harus terus tetap berjalan tidak boleh berhenti hanya karna terus larut dalam kesedihan dan kepedihan serta penyesalan yang tiada tara ketika mengingat kegagalan ketika waktu yang terbuang kita lewati tanpa memberi jedah untuk bersenda gurau dengan kedua orang tua semasi ia hidup. Kini Valen hanya bisa mendoakan ketenangan dan kedamaian orang tuanya di sana dan masih mencoba untuk menerima kenyataan pahit hingga keluarnya ia dari Rumah sakit Valen, memilih diam tidak bersua pikirannya terus melayang ke alam yang tidak pasti.


"jika ini pertemuan terakhir kita papa dan mama berharap agar kalian bahagia dan penuh dengan tawa, jangan menangis ketika mendengar kabar bahwa kami sudah tiada. lanjutkan kehidupan kalian dan berjuanglah. papa berterimakasih pada mu Valen untuk semua perhatian dan biaya yang sudah kamu khususkan untuk papa dan mama semasih gadis. kami bangga pada mu" ucapan terakhir pak Charlie yang menari - nari dipikiran Valen ditemani dengan linangan air mata yang pilu


Mungkin karna kehilangan dua orang sekaligus jadi, bukanlah hal yang mampu untuk di tanggung sendiri oleh keluarga besar pak Charlie namun, takdir sedang memerankan perannya untuk melakukan tugas yang sudah disuratkan di dalam takdir hidup. tidak ada satu orangpun di muka Bumi ini yang mampu untuk membolak - balikkan takdir yang tertulis, tertempel ditelapak tangan kehidupan.


"sayang ingat kata terakhir papa dan mama pada mu, saat itu mereka mengucapkan nya dengan sangat jelas. kalau kamu harus ingat pelajaran waktu kamu kecil bahwa sebuah kelahiran adalah kehendak Tuhan dan bukan sebuah kehendak kita. begitu juga dengan Kematian hal itu bukanlah kehendak dan pilihan kita. Namun, kehidupan kita adalah sebuah pilihan kita sendiri. karna itu teruslah hidup ditanah rantau demi anak dan keluarga mu dan jangan lupakan kampung halaman mu, artinya semua itu sudah takdir Tuhan bukan untuk kamu tangisi" ucap Valr menghibur Valen.


"kenapa harus secepat ini" ucap Valen senduh


"karna Tugas orang tua mu dan aku telah usai sayang, waktunya mereka pulang. tugas kita juga untuk menjaga juga merawat mereka walau jauh dari pandangan mata telah berakhir. termasuk tugas mereka dalam menasehati kita juga anak - anak kita semua telah usai dan harus berakhir. sekarang biarkan mereka pergi untuk berlibur dengan waktu lama. karna bukan hanya kita yang mereka jaga" ucap Valr


"bukan hanya kita anak - anak papa. mereka masih punya anak dan tanggung jawab lain di Sorga yang belum mereka selesaikan" sambung Valr


Di rumah yang tidak kalah besar nan mewah dari Valr. Vano sedang terduduk lemas dilantai mengangkat wajahnya melihat semua sudut rumahnya dengan tatapan kosong, pikirannnya membawa nya untuk mengingat ucapan pak Hul sebelum ia menutup mata

__ADS_1


"Vano, maafkan papa yang melepaskan mu. suatu saat nanti kamu akan mengerti kenapa semua bisa terjadi, hiduplah dengan bahagia tanpa beban. ada satu rumah hasil jerih payah papa dan mama berada tepat didepan rumah utama yang kini papa wariskan menjadi milik Valdis, itu akan jadi milik mu dan keluarga mu serta cucu dan cicit mu. rumah itu tidak boleh di ganggu gugat oleh Valr dan seluruh keturunan nya karna, rumah itu sejak dulu atas nama mu dan jangan lupa sertifikatnya ada pada pacar tua mu (bu Ris)"


Saat itu ucapan pak Hul begitu sangat mengejutkan Valr dan Vano namun tepat saat itu juga sesuai perintah pak Hul, mereka tidak bisa bertanya apapun dan hanya tunduk pada perintah serta ucapan pak Hul saja dan kini Vano bertanya - tanya dalam hati nya bagaimana bisa ia mendapatkan harta warisan dari pak Hul yang jelas bukan ayah kandung nya tapi, Vano akhirnya sadar kalau dirinya juga anak kesayangan pak Hul dan berharga dimata mereka sejak ia masih kecil.


.


.


.


"Kita sudah melewati banyak hal disepanjang sejarah kehidupan sehari hari, bukan hal baru jika kedepannya kita mangalami kegagalan dan rasakan lara lagi yang membuat cedera serius di dalam hati. kita disini, jangan sampai terpecah belah apapun itu" ucap Valr ketika Vano berkunjung dirumah nya


"aku baik - baik saja" ucap Sofia


"Kapan anak - anak kembali.?" tanya Vano


"Masih ada dua tahun lagi untuk mereka berjuang bang ipar" ucap Valen


"Loren dan Sonya apa kabar ya" tanya Ita pada Sofia


"Loren dan Sonya sekarang sudah punya leluarga dan rumah sendiri. suami mereka juga bukan orang sembarangan Loren menikah dan menjadi istri kedua dengan pemilik Rumah sakit di Jakarta dia sudah punya anak dan sudah SMA sedangkan Sonya dia sekarang di Medan bersama suaminya yang seoran CEO dan anak - anak nya juga sudah besar" ucap Sofia

__ADS_1


"luar biasa" ucap Ita


"lalu bagaimana dengan mu Ita.?" tanya Sofia


"aku.? aku tetaplah aku belum berubah Sofia" jawab Ita


"kalau berubah ku rasa kamu akan segera jadi malaikat" cela Vano


Kini Valen, Valr, Ita ,Vano dan tokoh lainnya sudah punya jalan hidup masing - masing. jalan hidup yang tidak mampu untuk dituliskan dalam secarik kertas putih dengan tintah hitam bewarna pelangi diatas awan cerah. Segala bentuk perjuangan dan air mata telah usai sampai disini, semua tokoh telah berjuang menakhlukkan Dunia, perjalanan hidup yang mereka lalui sangat lah berat namun mereka tidak sendiri. Semua melukis dan mengukir nama masing - masing dalam sejarah perjuangan dalam menggapai bintang - bintang di Dunia.


Jika Letih, coba terus hingga kamu merasa lelah. ketika lelah basuh tubuh mu dengan kehangatan yang menyegarkan jiwa mu. Hingga lelah mu tergantikan dengan kekuatan yang baru.


TAMAT


HALLO READER


Aku datang, maaf🙏 baru bisa up, kerjaan realku tidak mau berbagi dengan tugas halu ku🙏. thor mengerti kalian pasti sangat kecewa, mohon maaf🙏🙏


dan juga mohon dukungannya untuk karya ini dengan seikhlasnya tanpa paksaan dan bagi yang suka baca jangan lupa like dong beb😉😉


Sembari menunggu Up karya TENTARA PENGGANTI bisakah kalian mampir dinovel baruku yang berjudul AIR MATA CINTA.👇

__ADS_1


__ADS_2