TENTARA PENGGANTI

TENTARA PENGGANTI
VLT 272


__ADS_3

...TOKOH MASA LALU 3...


Kisah Pilu Ita yang sudah hilang ingatan akibat kecelakaan pesawat yang di alami nya hingga kehilangan wajah asli nya dan di gantikan dengan wajah yang tidak kalah cantik melalui operasi bedah plastik, membuat diri nya kehilangan banyak hal termasuk keluarga dan hubungan asmara nya yang sama sekali tidak dapat dia ingat.


Buka hanya wajah dan keluarga, Ita juga sejak dari awal kesadaran nya, kehidupan Ita benar memang ia lewati dengan begitu sulit dengan menjalani berbagai operasi untuk membuat tubuh nya sempurna dan terlepas dari kulit yang mengerikan akibat luka bakar. Akan tetapi, sejak kedatangan beberapa lelaki yang selalu menggumi dan ingin memiliki nya membuat kehidupan nya terus terbantu dan terangkat ya.., walaupun hanya satu lelaki yang lebih berjasa secara diam-diam membantu kesusahan Ita. tanpa, berkeinginan agar semua bantuan nya di ketahui oleh Ita si wanita gesrek. Lelaki itu lebih memilih menyembunyikan semua hal baik yang telah ia lakukan dan sama sekali tidak ingin di lihat oleh Ita.


Sejauh ini tidak ada yang tau bagaimana Ita melangsungkan kehidupan nya, Valensia juga sangat jarang berkomunikasi denga Ita berhubung dalam kisah asmara Valr dan Valensia beserta keturunan nya, Ita seolah enggan menumpang menuliskan kisah asmara dan keberuntungan nya serta kesusahan dan pasang surut nya takdir yang ia alami pada saat ini.


Lalu, bagaimana dengan lelaki yang sudah mau membantu dalam bayang-bayang.?


Akan kah balasan yang setimpal sejati datang memberikan harapan bagi nya.?


Demikian kejelasan kisah para tokoh lama dalam novel "Tentara Pengganti Seasoon Satu" semoga rasa penasaran terobati🙏


Dan untuk kelanjutan kisah Ita, nantikan dalam satu judul novel yang masih belum Author Up juga tidak berjanji untuk Up secepat nya berhubung banyak kerjaan untuk tidur yag harus di selesaikan.


*


*


*


Hari ini Tanaka memutuskan untuk menjemput Li Qin ketempat kerja nya di rumah sakit, tanpa memberitahukan lebih dulu kepada wanita yang telah memikat hati nya bahwa ia datang untuk menjemput sore ini.

__ADS_1


Setiba nya di parkiran rumah sakit, Tanaka membuka kaca mata hitam nya memastikan apa yang ia lihat saat ini. Dimana Li Qin tengah duduk santai di kursi tunggu khusus dokter dan perawat bersama Santo dan satu pria yang baru ia lihat hari ini sedang bercegkraman dengan tawa riang seolah kedua nya sudah kenal dekat.


"Siapa pria itu.?" kata Tanaka dengan aura dingin nya "bisa-bisa nya Li Qin tertawa lepas menampakkan lesung pipi dan gigi nya yang rapi.!" Ucap Tanaka yang mulai merasakan percikan kecemburuan, lalu ia segera turun dari mobil mewah yang sudah lama menjadi teman seperjuangan nya dan menuju ke tempat dimana Li Qin bercengkraman dengan para rekan nya.


Tanaka berjalan dengan gagah dan sangat tampan, kharisma nya seolah mematahkan jantung setiap wanita yang melihat nya dalam sekali tatap. Wajah bersih yang tanpa noda dan bekas dosa membuat pahatan dari sang pencipta semakin sempurna juga mempesona.


Tanpa ba bi bu dan be "Kita pulang" kata Tanaka setelah tiba dan berdiri dengan satu tangan dalam saku celana, satu nya lagi memutar kunci mobil dengan gaya nya yang keren.


Li Qin yang asik tertawa saat melepas lelah menjadi terkejut, melihat kedatangan Tanaka yang seperti jin. "Kamu jalan apa terbang" tanya Li Qin, dan yang lain hanya berfokus mengagumkan ketampanan Tanaka.


"terbang.!" tegas Tanakan dan Li Qin melihat nya dengan bingung.


"Apa yang salah dengan lelaki ini.?" tanya Li Qin pada hati nya.


"Hei, jangan kasar pada wanita" ucap lelaki yang sejak tadi bercengkraman dengan Li Qin, sambil menaha tangan Li Qin.


"Oooh.... oh my god, oh my god," kata Santo dari jauh, ia segera menyembunyikan diri dan hanya memunculkan kepala nya saja seperti paku untuk melihat sedikit suasana ketegangan. Membuat Santo yang tadi nya berniat menghampiri mereka menjadi mundur secara teratur memasang kuda-kuda untuk menjauhi suasana saat ini. karena ia takut di amuk oleh Tanaka, berhubung hari ini ia tidak melaporkan pada siapa saja Li Qin berinteraksi.


"Siapa, kau berani berbicara.!" tegas Tanaka dengan siluit neraka nya dan beberapa perawat memilih mundur dari suasana mencekam ini.


"Ekhmm.. Ta.. ta.. tanaka kenalkan ini Leo, rekan kami yang baru saja masuk sebagai dokter specialis mata. Leo, kenalkan ini Tanaka" kata Li Qin dengan takut-takut.


"Oh.. maaf Tanaka saya Leo, semoga bisa berteman dengan mu" kata Leo dengan suara serak khas nya yang membuat semua wanita pasti ingin tidur bersama nya hanya melalui suara.

__ADS_1


Ketika Leo mengulurkan tangan nya untuk berjabat tangan, Tanaka malah memperjelas hubungan nya dengan Li Qin dan mengabaikan jabatan tangan Leo di udara "Li Qin adalah wanitaku jadi, tidak ada kata semoga untuk mu.!" tegas Tanaka dan Li Qin membulatkan mata lebar nya, ia benar-benar tidak menyangka kalau Tanaka akan seliar itu ketika berbicara.


"Oh" Jawa Leo ketika melihat gelengan kepala Li Qin, lalu Leo kembali memicingkan mata tidak percaya "Benarkah itu Li Qin.?" tanya Leo pada Li Qin dan benar saja, cara Leo menatap Li Qin membuat bulu kuduk nya merinding. Bagaimana tidak, Leo benar-benar bertanya dengan ekspresi cassanova nya.


"Uh... ehkm.. ha.?" Hanya kata gugup itu yang mampu di ucapkan oleh Li Qin sambil mengusap keringat yang tidak ada di kening nya.


"Ayo kita pergi" kata Tanaka menarik tangan Li Qin dengan lembut dan Leo dengan cepat menahan Li Qin.


"Santai bro, dia bukan kekasih mu.! kau jangan memperlakukan nya seperti kucing peliharaan yang bisa kau tarik" ucap Leo dengan seringai ular nya, dimana tangan nya juga tengah menarik kembali Li Qin dengan kasar.


Leo berniat untuk melingkarkan tangan nya pada pinggang Li Qin, akan tetapi Li Qin segera memukul tangan Leo kencang.


PLAK.... "Perhatikan tangan mu Leo.!" tegur Li Qin dan hal itu membuat Tanaka memanas.


"Sepertinya kau bosan hidup" kata Tanaka dan ia langsung melayangkan tinju nya pada Leo, beruntung lelaki tersebut berhasil menghindar.


"Tanaka, stop.! Leo itu orang baik-baik dia hanya suka bercanda apa lagi melihat ekspresi mu yang seperti akan kehilangan emas ribuan gram membuat dia ingin menjahili mu" jelas Li Qin dan seringai ular tampak di wajah Leo.


"Kau selamat hari ini" kata Tanaka dengan emosi nya dan langsung pergi begitu saja, melihat Emosi Tanaka, Li Qin langsung mengikuti nya karena ia tau tidak akan baik memancing emosi lelaki itu.


"Aku pergi dulu, Leo maafkan aku.! kamu tidak akan bisa menang berdebat dengan nya" kata Li Qin lalu ia melambaikan tangan kepada Leo.


"Kita lihat saja nanti, siapa pemenang yang sesungguh nya" kata Leo yang wajah nya sudah berubah menjadi iblis.

__ADS_1


Hei.. Leader, habis baca pencet itu jempol 👍 tanda like.! jangan asal baca saja, lupa buat ngelike🙄 cepat like dan itu vote nya sekalian jangan lupa apa lagi sungkan🙄 noh, terakhir jangan lupa VOTE VOTE nya kudu bintang ⭐⭐⭐⭐⭐ jangan kurang ye.. bye..bye..bye


__ADS_2