
ADU GERAK
Waktu berlalu entah kenapa Valensia masih tetap memilih nginap di rumah dinas perawat khusus, bukan kembali kerumahnya padahal sudah jelas izin satu minggu nya di acc oleh direktur.
suasana pagi setelah melewati dinas malam yang sangat melelahkan karna bertambahnya pasien yang terpapar virus membuat ke 3 perawat yang juga sahabat kecil Valen kelelahan dan sedang duduk dilantai bersandar dipintu masuk mess masing-masing duduk dengan sebelah kaki terangkat kesofa satunya dilantai kecuali Tina yang duduk dengan benar karna sedang hamil tua.
"ooh astaga kalian.!! jika orang lihat dikira pasangan horor.!" ucap Valen
"uluh-uluuh elö-ölö.!!!!!! sieneng pulang kesindang bau kemenyan barkateee horor🙄" ucap Vantosa sambil menggerakkan kaki nya kelangit langittt
"apa tuh.?" tanya Tina yang juga menggerakkan kakinya menendang kaki Vantosa "yakk kaki mu itu" sambung Tina ke Vantosa
"ini kaki yei adu gerak berlawanan arahh neng🙄" ucap Vantosa
"yei kagak lihat apa siceceleha pulang jam 22:00 wib tepat, apa gak kesambet asap kemenyan dipantai.?🙄" sewot Vantosa
"la kenapa lu yang sewot.??" tanya Ani tanpa sengaja menendang pisoll Vantosa
"aaoooooo tank tempurku, yeii gilaa ya yei mau tank eike adu gerak sama sawahh berlumut gelap milik yei.!!!!"
"aissst mulutt nya ampun deh" kesal Ani
"eike tidak sewot ya mbah kuntil, eike cuma peretasan aje🙄 kira kira selarut itu ceceleha ngapain aje sama siap grakkk ölô-ölö aaauuuuu🤭" Vantosa berhasill traveling dengan oemikirannya sendiri😁😉
"iya juga ya🤔🤔" Ani berusaha membayangkan sesuatu yang mungkin sudah terjadi dan mungkin juga belum sempat terjadi😂😂 "Dek apa kalian sudah kikuukkk umu umu😁😁😁😉😉😉" tanya Ani sambil mempoutkan bibir tebalnya kedepan dan tangannya diadukan dengan tangan satunya.
"yaaakkk.!!!! kalian..!!! pikirannya.!!!😂😂😂😂" ucap Valen sambil ngakak
"yei kenapa marahmbeess.? apa yei sudah inu inu yee, hayoo ngakuu inu inu kan..?? cie cieee baru lulus sensorr😂😂😂😂😂 udah bisa inu inu." Vantosa terus saja menggoda Valen yang mulai pusing dengan ulah temannya sedangkan Tina hanya menunggu kapan Valen jujur.
sebenarnya Vantosa dan Ani sengaja menggoda Valen karna mereka tau sahabat nya itu paling benci digoda apa lagi berdebat dan agar keduanya bisa diam saat terus didesak ia akan menceritakan kejadian sebenarnya dan tidak akan ada lagi godaan untuknya
"yakkkk kalian ini.! biar tau ya belum terjadi gaya tarik menarik magnet.! apa sihh😊😊" jawab Valen namun tetap tersenyum
"gilee laki berotot gitu yei kagak tertarikk.?? kalau gaya pompa pompaan.?? ada gak" tanya Vantosa lagi tentunya hal ini sengaja dilakukan untuk mengundang kemarahan Valen yang tidak kunjung terlihat😂😂😂😂😂😂
"iissss apa yang di ilerin diotot.??" tanya Valen
"ya Tuhan Valensia elu yee..!! laki berotot itu idaman para wanita celeha, ototnya berisi sudah pasti itunya kokoh.!! sinii yei, biar eike ajarin secara teori asal yei tau kekuatan alat tempurnya siap grakk itu setelah diprediksi melebihi tank tempur kendaraan militer🤭 "
"apa.!!!!!!" Valensia kaget bukan main pemikirannya ikut traveling keliling dunia memikirkan power kokoh alat tempur😂😂😂😂
"yakkk jangan traveling lu dek..!" tegur Tina
"omo.!! ceceleha sadar lu.!!!" Vantosa heran melihat Valen yang masih kaget tidak bersua😂
__ADS_1
"huuufff ampun deh kalian ya, aku gak tertarek sama begituan😁😁" ucap Valen nyengirr
"gilee tentara man.! pangkatnya oklah, wajahhnya aaahhhh syiaapppp dibawa kemanapun, matanya.? jangan tanyaa meleleh dee..." puji Ani sengaja
"aku gak selera sama sekali mau kalian bilang apapun" jawab Valen santai sambil merapikan koper nya yang sudah berdebu
"ini namanya selera lu ketinggian nyonya Hul😁"
"nyonya Hul.??" tanya Valensia
"waah dia bahkan tidak sadar marga calonnya" ucap Ani
"😁😁 suruh Valen bercermin Ni😂" sambung Tina
"apa jangan-jangan ada masalah dalam karakter mu ya dek🤔🤔" Ani sedang berfikir keras dalam menyikapi sifat Valensia
"karakter apa lagi😫" tanya Valen pusing bukan main, entah kenapa sejak semalam dia merasa tidak enak badan dan imun tubuhnya melemah.!
"masa iya lu kagak tertarik sama siap grakkk.!!" sambung Ani
"kayaknya wajah deh kak Tin yang gak normal kayak ditutupi kabut asap gunung kidul😁😁😂😂 jadi dia gak bisa melihat dengan jelas otot kekar sang siapp graaakkkk"
"eike bilangin ya sama yei ceceleha jikalau wajah yei tidak tertolong kantong yei harus bisa menolongg..!!!!😏😏"
"jadi abang kira Valen jelek muka gak tertolong.!" tanya Valen dan hanya ditertawai oleh yang lain
"sudah sudah kepalaku pusing dengar ocehan kalian" ucap Valen yang sudah siap membersihkan kopernya.
"lu jadi kelombok cin.?"
"jadi"
"yei kagak takut sama senjata api panjang siap grakkk nembus lo pelurunya babang dalam sekali pelorr😂😂😂😂.?"
"kenapa takut.? hanya musuh yang ditembak bukan calon istri.!"
"tapi musuh senjata apinya kan tanah rata yang lebar cin.?" sambung Vantosa menggoda namun sayang Valen tetap lah Valen jika lawan bicaranya tidak bicara blak-blakan ia tidak akan tau artinya
"masa iya senjata api musuhnya tanah rata yang lebar.?" jawab Valen sedikit heran dengan ucapan Vantosa sedangkan Ani dan Tina sudah menahan tawa sedari tadi..
"fffttttt"
Satu hari berlalu kini Valen dan Valr berada dibandara binaka menuju lombok didalam pesawat Valen melepas kegugupannya saat Valr menggenggam tangannya dan menggoyang goyangkan tangan Valensia.
"sayang nanti disana kamu jangan diem aja ya, kamu harus menyapa semua orang, hargai mereka dengan menundukkan sedikit kepala, mengerti.?" ucap Valr
__ADS_1
"apa menurut abang Valen tidak pernah menyapa orang.? sampai harus diingatkan."
"😊 iya.! kalau sedang berjalan kamu jarang lirik kiri kanan juga tidak menyapa sama sekali, itu membuat kamu disangka sombong dan kamu juga tidak pernah berbagi.!" ucap Valr
"huuuuffffff" Valen hanya bisa menghembuskan nafasnya dengan kasar beda lagi dengan Valr yang tertawa melihat ekspresi tunangannya.
"bang kita nginap dimana.?" tanya Valen
"dimarkas aja ya sayang, kalau dihotel kita bisa gagal test kesehatan" ucap Valr
"gagal tes kesehatan.?? kok bisa segitunya.?" tanya Valen penasaran
"ya kecapean karna ulah, bisa menggagalkan tes kesehatan kita"
"medical check up harus gagal karna itu.? hanya berjalan menuju hotel dikira ulah.?" tanya Valen lagi
"hei gadis kecill.!! mana ada tentara nginap dihotel.? bisa bisa dihukum aku.!" jelas Valr
"apa gadis kecil..?? kenapa aku seperti sedang mendengar Yal memanggilku.? suaranya, intonasinya sama persis seperti Yal ku😔😔" bisik Valen dalam hatinya membuat suasana dan raut wajahnya berubah jadi bad mood.
"jangan samakan aku dengan Alm.!!" tegas Valr mulai memasang mode garang
"iyaa bang tidak akan disamakan😊, Valen hanya merasa lapar dari tadi belum makan" jawab Valen berbohong dengan wajah memelas agar Valr percaya bahwa iya lapar bukan sebaliknya😊
"kamu belum makan.?" tanya Valr dan mendapatkan anggukan dari Valen.
"sabar ya sayang, nanti kita mampir dirumah makan yang biasa abang datangi" sambung Valr karna ia tau Valensianya tidak akan makan dipesawat😁😁
5 jam kemudian mereka sudah sampai dan sekarang berada dirumah makan TNI-AL tentunya mata tertuju pada Valen yang tidak peduli sekitar😁 beda dengan siapp grakk yang langsung disambut oleh timnya dengan hormat dan mendapatkan perintah dari Valr
"dek kamu sudah kenyang.?" tanya Valr
"sudah, aku capek bang." ini kali pertama untuk Valr mendengar keluhan dari wanita yang segera diperistrinya.
"kamu mau istrahat.? tapi kita berdua wajib melapor dulu dek.."
"baiklah kita melapor dulu"
kemudian mereka berdua pergi melapor hingga 15 menit wajah Valensia terlihat semakin pucat iya merasakan pening dan mual namun tidak kunjung dimuntahkan nya, merasakan ketidak nyamanan itu ia kembali mengeluh pada Valr
"bang.?" panggil Valen lembut
"iya sayang ada apa.?" jawab Valr membalas dengan kelembutan yang menggelikan😂😂
"aku gak tahan mau muntah.!"
__ADS_1
Thorrr______Hahhh🤥🤥🤥🤥🤥 kenapa muntah.?? bisa bisanya perawat muntah😂😂😂😂😂
okey guys apapun kisahnya tolong dukung eike dengan Vote Like favorite dan tinggalka jejak petualangan kalian...