
JUMPA FANS
Waktu menunjukkan pukul 10:30 Wibš semua penghuni yang ada didalam rumah keluarga Hul telah bangun sejak pukul 05:00 Wib pagi subuh bahkan selesai dengan semua kerepotan dipagi hari namun, berbeda dengan Valr dan Valen hingga siang ini tidak ada satupun tanda-tanda kehidupan dari penghuni kamar yang terdengar dari dalamš¤£.
berkali-kali ibu Riss mengetok pintu kamar pengantin itu untuk mengajak sarapan bersama, namun hasilnya nihil𤣠tidak ada sedikit suarapun terdengar dari dalam hingga akhirnya bu Riss pergi meninggalkan pintu kamar𤣠dan karna kesibukan penting diluar rumah ia memutuskan pergi bersama suaminya tanpa sempat bertemu dengan sang mantuš.
Didalam kamar yang dihiasi bermacam bunga berpadu dengan dekorasi bernuansa romantic pinkš dua sejoli yang baru saja dimabuk api asmara dan dirasuki granat gairah yang hanya dibalut oleh selimut terlihat tengah berpelukan dan mata mereka perlahan mulai terbuka.
"mmmm ....... hoaaammmmm" Valen terbangun
"selamat pagi istrikuš" sapa Valr
"pagi bangš"
"bang.?? apa kamu adik tirikuš" protes Valršš¤£
"heeheheehe"
"perbaiki lagi sayang"
"pagi juga suamikušš" sambung Valen
"muaaaachhhhššššš"
untuk pertama kalinya Valensia mendapatkan jatah morning kiss nya dari sang suami.
"sudah jam berapa ini, mata hari belum bersinar.?" tanya Valen yang memang saat ini cuaca mendung dan murung.
"ini sudah jam 11:30 wib sayang" jawab Valr santai
"apa𤦠berarti bukan pagi..!!"
Valen kaget bukan main, bagaimana bisa dia bangun terlalu siang..
"pagi untuk kita saja sayang"
"aku mau mandi dulu"
"iyaa, yang bersihš" jawab Valr
Valen mencoba mengangkat tubuh kecilnya namun ia merasa remuk..
"aduh" jerit Valen
"kenapa sayang.?"
"sayang pungung dan pinggangku sakit sekaliā¹ rasanya remukš« dan ituku begitu sangat perih dan ngilu hingga ke pusarku"
"maafkan aku sayang, itu karna ulahku semalamš apa sangat sakit sekali"
"tidak apa-apa sayang, itu hak muš yaa perih"
perlahan Valen dibantu suaminya untuk bangun, ia lilitkan semua selimut dibadannya karna semua baju terdampar dimana-mana ketika turun dari ranjang Valr melihat ada bercak darah khas perawan diatas sprey putih yang menjadi saksi bisu betapa nikmat dan enaknya rasa yang mereka alamiš¤£.
senyum tersungging indah dibibir Valrš akhirnya ia mendapatkan Valen sepenuhnya dan seutuhnya juga dengan kesucian yang ia jagaš
__ADS_1
"aooooohhhš«"
"kenapa.?" tanya Valr
"kenapa rasanya perih dan gak nyaman bangetš«" keluh Valen yang merasa tidak nyaman dengan suasana baru selangkangannyaš¤£
"pffttt" š¤£š¤£
"nanti juga kamu bakalan terbiasa sayangš"
Valr dengan tubuh telanjangnya menggendong Valensia kekamar mandi untuk membersihkan diri dari pergulatan ramah tamah𤣠tentu saja mandi bareng dengan pertemuan persš¤£..
"sayang sudah keluar sanaš" Valen mencoba mengusir Valr
"kamu mengusirku.?"
"tidak, aku hanya menyuruhmu keluar sayang aku mau mandi dan ini selimut perlu dikembalikan kedalam"
"kalau begitu sini" Valr membuka kasar selimut yang melilit Valen dan mencampakkan nya diluar kamar mandi
"astaga kalau begitu caramu bisa sobek selimutnya" jawab Valen yang langsung menutupi gunung kembarnya dengan menyilangkan kedua tangan nya karna masih malu dengan hal baru.
"tidak apa-apa, jangan ditutupiš aku sudah melihat, memegang dan merasakan kenikmatan nya"
"dasar mesum kamuš"
30 menit berlalu mereka berdua mulai mandi dengan taat aturan tanpa mengganggu satu sama lain, namun sesuatu merasuki Valr dimana tiang bendera berisi granat kental yang berada diantara selangkangannya berdiri tegap menjulang kelangit biru dengan gagah dan sangat kokoh.!
tentu saja hal ini memancing GPS menuntun nya untuk mendekati Valen yang sedang mengeringkan rambut dengan handuk..
cup .......
cup .......
cup .......
mmmmmmm ...........
Suasana dengan suara air serta beberapa desahan nikmat dari mulut Valen lolos tidak tertahankan hingga sang junior andalan meronta ingin berjumpa dengan fans baru nyaš¤£.
"sayang semalam kan udah, aku capek tauš" keluh Valen
"siapa suruh kamu jadi aktris, jadinya fansmu hidup terus minta jumpa sama kamu" jawab Valr yang sudah mulai meraba semua sudut kenikmatan ditubuh kecil Valenš¤£
"tapi diakan masih perih sayang"
"nanti juga bakal sembuh sayang"
Saat Valen keasikan protes tanpa sadar ia menuruti semua bimbingan tangan Valr yang memerintahkan agar ia membungkuk𤣠kali ini Valr mencoba gaya hormat membungkuk 180° kedepan𤣠dan
Aaaaaaaaaaaah ..........
ssssttttttttt ...............
ahaaaaaaa ..........
__ADS_1
Yaa, Fans fanatik Valensia telah menerobos pagar yang masih sempit dengan membabibuta perlahan namun pasti iya memompa hingga ruangan kenyal yang hangat dan sempit itu terisi angin licin yang lecekš¤£
makin lama makin nikmat tidak terbayangkan hingga pada akhirnya mereka sampai pada puncakk kenikmatan dan berhasil fans fanatik Valensia mendapatkan tanda tangan dari Valenš¤£.
satu jam kemudian Valr berada diruang tamu dengan wajah yang tampan dan tubuh segar bugar sedangkan Valen setelah makan ia kembali tidur nyenyakš¤£š¤£ diatas sofa kamarš sengaja mereka tidak membersihkan sprey karna bu Ris meminta dirinya sendiri yang membersihkan.
"Valr.?? sudah bangun.?" tanya bu Riss yang baru saja kembali
"sudah maš"
"kamu sepertinya seger baner.?" goda bu Riss
"mama kayak gak pernah mudah aja"
"helehh, gak sampai bangun tengah hari jugaa sayangš¤£š¤£" ledak bu Riss
"namanya juga usaha ma𤣠lagi lagi dan lagiš¤£"
"dasar kamu mesum, mana istrimu" tanya bu Riss
"tidur lagi ma, tenaganya terkuras banyakš¤£" dengan pede dan penuh semangat Valr memberitaukan bahwa istrinya teparš¤£š¤£
"haisss kamu apain lagi"
"ya aku ambil jatah mandilah ma"š¤£š¤£
"haiiss, otakk mu gak beres"
"mau gimana lagi ma, seperti canduš¤£š¤£š¤£š¤£š¤£"
"dasar anak bandel, beraninya bilang begitu"
"mama issh"
"yaudah mama bersihan kamar kalian dulu"
"iya ma"
Valr dan bu Riss masuk kekamar pengantin baru𤣠tentu kaget bu Riss melihat pakaian mereka yang terdampar disegala arah ia hanya dapat geleng-geleng kepalaš¤£š¤£ melihat kenakalan remaja dimalam pertamaš¤£š¤£
Bu Riss dengan semangat nya membuka sprey yang terdapat noda darah dengan senyuman yang tersungging dibibir tua yang mulai keriput namun masih terlihat cantikš¤
sedangkan Valr duduk dilantai dengan bersandar dikaki sofa tempat Valen tidur, ia meletakkan kepalanya tepat diperut sang istri sambil mengelus perut Valen dengan hidung nya
"semoga didalam sini, benih yang kutanam tumbuh tepat pada waktunya sayangš" gumam Valr dalam hatinya.
"mama keluar dulu nyuci sprey nya, britau istrimu mama bahagia dan terimakasihš"
"iya ma"
Waktu berlalu dan malam panjang juga berlalu dengan damai tanpa jumpa fans dan ritual aneh.
Haiii ......
Reader selamat malamšš
__ADS_1
jangan lupa bobo malam inišš
bye bye bye bye