TENTARA PENGGANTI

TENTARA PENGGANTI
V & V 126


__ADS_3

KUNJUNGAN


Raga boleh saja menghilang dan melayang tanpa terlihat oleh mata kepala dan mata batin, tetapi ingat bahwa, cinta mempunyai banyak lorong yang tidak terbatas. mampu, menembus udara dengan banyak dimensi sekalipun, kekuatannya tidak pernah terlihat. ia mampu menembus dinding yang tidak bisa diprediksi oleh manusia. karena, cinta itu selalu hidup tidak pernah mati sekalipun orang yang hidup dengan cinta tinggal dikenang.


Meskipun kita terus berusaha menjauh darinya yang dianggap mati, tapi selalu saja cinta membuktikan bahwa ia hidup dan bertumbuh juga berjalan tanpa melangkah. bekerjasama dalam membagi tugas dengan takdir yang menuntun kamu untuk selalu menemukan dirimu yang ingin tahu segala hal tentang dirinya.


Sama dengan Vano yang mungkin saat ini, merasa sedang menerima kekecewaan yang hanya bersifat sementara dimasa lalu.? saat dahulu ia sudah kehilangan harapan ketika mengetahui bahwa pesawat yang ditumpangi Vanesa hilang kontak dan seluruh penumpang dinyatakan gugur. hingga ia menutup diri serta hatinya untuk menerima beberapa hati yang mungkin bisa menggantikan posisi Vanesa. namun, keadaan sekarang berbeda ketika Vano, bertemu dengan Ita dan tanpa disadari pintu hati Vano yang kaku untuk merasakan cinta terbuka, seiring berjalannya waktu ia kembali merasakan perasaan yang sama. perasaan yang tidak biasa, perasaan yang sama seperti saat bersama dengan Vanesa.


Perasaan cinta yang kembali merekah dalam hatinya ia rasakan setiap kali bersama dengan Ita, rasa teduh, nyaman serta ingin melindungi dan menafkahi lahir dan batin itulah yang selalu muncul dalam benak Vano setiap kali bersama dengan Ita dan semakin hari perasaannya untuk Ita bukanlah perasaan yang biasa. hingga ia putuskan dan bertekad untuk mempercepat proses penyelidikan tentang Vanesa.


"apa saat ini bisa dikatakan bahwa kebersamaan denganmu selama beberapa bulan ini, dikatakan indah.? Diam - diam aku menaruh hati padamu Ita, perasaan yang sama saat dulu Vanesa berada disisiku. aku harus bertindak cepat untuk melakukan penyelidikan dan pencarian secara diam - diam. juga, aku akan berjuang untuk Mencarimu Vanesa sampai dapat.! jika mati, aku harus menemukan tulang - tulang mu. jika, hidup maka aku harus membawamu pulang dalam kondisi lumpuh sekalipun.!! tekat Vano dengan mantap dalam hatinya


Ita, seorang asisten rumah tangga yang diambil oleh Valr dari salah satu yayasan. untuk membantu seluruh pekerjaan rumah tangga ketika ia meninggalkan Valen sang istri yang sedang hamil muda dan mengandung tiga bayi kembar. ia tinggalkan untuk menyelesaikan misi selama tujuh bulan yang lalu. jika, dilihat dari ujung rambut hingga ketelapak kaki. Ita bukanlah sosok yang masuk dalam kategori incaran atau wanita idaman para lelaki baik yang tampan maupun hidung belang.


Dimana ia adalah sosok wanita yang tidak pernah berdandan dan terkesan tomboy serta selalu berpenampilan amburaduk dan tutur katanya jauh dari kata lembut atau sopan, setiap kali ia berbicara, tutur katanya panas dan pedas bagaikan cairan aspal yang dituang mendidih bersama cabai rawit. dan kalau dibandingkan lagi antara Ita dan Vanesa sangatlah jelas perbedaannya bagaikan langit dan bumi, begitu jauh dari style dan kepribadian asli Vanesa dan mustahil untuk meyakinkan semua orang dan keluarga bahwa Vanesa adalah Ita. ditambah lagi wajah Ita yang sudah menjalani operasi plastik, karna wajahnya yang hancur dan hal ini tentu akan sangat sulit bagi siapapun untuk percaya.


.


.


.


Malam hari dirumah Valr dan Valen, Vano berada dalam kamar Valr untuk bicara enam mata dengan pasangan suami istri.


"Apa kalian bisa membantu saya untuk berkunjung ke Yayasan Asuh Sejahtera.?" tanya Vano dengan tatapannya yang serius.


"maksud abang ipar apa kita bisa pergi kesana untuk melakukan kunjungan.? kunjungan yang bagaimana.?" tanya Valen sedikit membawa aura kedudulannya


"sekedar bersilahturahmi saja adik ipar karena disana lingkungan muslim" ucap Vano


"boleh juga, sembari kita bertanya tentang kejadian saat Ita ditemukan serta identitas yang bisa dijadikan bukti penyelidikan" sambung Valr


"itu tujuan ku, dan kalau bisa kita bertemu langsung dengan pemilik serta pengurus yayasan yang sudah bertugas beberapa tahun yang lalu tepat ketika Ita ditemukan." ucap Vano


"boleh juga, tapi apa alasan yang paling tepat agar kedatangan kita tidak menimbulkan satu kecurigaan" sambung Valen

__ADS_1


"Kita cukup berkunjung karna alasan yang simple" sambung Vano


"apa itu" tanya Valen


"berterimakasih karna kinerja asisten rumah tangga yang mereka bina sangat bagus dan penuh tangung jawab" sambung Valr


"okay, besok pagi kita pergi" seru Valen


"baik, jangan lupa besok kita bawa beberapa buah tangan" ucap Valr


"sudah pasti dan Ita jangan dibawa. lagi, ini rahasiakan dari siapapun" ucap Vano dan mendapatkan anggukan dari Valr dan Valen


"yasudah keluar dari kamar ini" ketus Valr


"kenapa.?" tanya Vano


"masa iya kamu, mau terus - terus dikamar ini" sambung Valr


"oh iya juga" Vano akhirnya tersadar kalau sejak tadi Valr berdiri dihadapannya hanya menggunakan handuk yang melilit sebagian tubuh bagian bawahnya. sedangkan Vano, dengan santainya duduk diatas ranjang Valr.


"apa kamu tadi sedang dalam proses melancarkan aksi begal.?" ledek Vano


"lalu.?" tanya Vano lagi tanpa bergerak sedikitpun dari posisinya


"hoalah, abang ipar. dia hanya mau pergi mandi saja dan tiba - tiba abang datang dan batall deh mandinya" jelas Valen sambil berjalan keluar meninggalkan Vano dan Valr namun, langkahnya terhenti ketika sang suami menarik tangan Valen hingga dirinya masuk dalam pelukan sang suami.


"huf, nasib jomblo memang semakin terdepan" ucap Vano ketika melihat pemandangan yang sudah lama tidak ia lihat


"sayang kamu gak malu iih, kasihan abang ipar jiwa jomblo nya meronta - ronta" ledek Valen sambil mengelus pipi sang suami


"Hari ini mungkin jomblo, hey adik iparπŸ˜‰ tunggu hari esok, kamu akan berbalik memujiku" ucap Vano berbangga


cup ..


cup ..

__ADS_1


cup ..


Tiga kecupan mendarat dileher jenjang Valen yang putih mulus dan sedikit lembab karna keringat dan tidak lama kemudian hawa menerkam dari Valr mulai terasa hingga Valen berusaha melepas pelukan sang suami dan segera berlari keluar kamar. setelah Valen keluar kamar tampak Valr dan Vano melanjutkan pembahasan


"kamu sudah yakin.?" tanya Valr duduk dimeja rias Valen


"aku yakin" tegas Vano


"aku siap membantumu sekalipun prosesnya sulit, sampai kita menemukan titik terang untuk membuktikan bahwa Ita adalah Vanesa.


"kita juga harus tau dokter mana yang membantu proses operasi plastiknya" sambung Vano


Pembahasan semakin serius dengan taktik selidik para sang abdi negara dalam mengetahui kebenaran, hingga pagi menjelang. Vano, Valr dan Valen sudah rapi dengan style masing - masing. tanpa ada diantara para asisten rumah tangga hingga babysitter mereka yang berani bertanya kemana tuan dan nyonya rumah mereka akan pergi dipagi hari minggu ini. sebelum pergi Valen dan Valr menyempatkan diri untuk bermain bersama Valeria, Valdi dan Valdis, putri dan putra kembar Valr dan Valen..


Satu jam, tiga puluh menit waktu mereka tempuh dari rumah menuju Yayasan dan mobil mewah milik Valr dan Vano terparkir rapi diarea parkiran Yayasan Asuh Sejahtera. tanpa, membuang - buang waktu mereka turun dari mobil dan langsung masuk menuju ruangan pemilik Yayasan yang pada saat itu ada diruangannya.


.


.


.


"Saya, yang secara diam - diam memberikan biaya pengobatan dan operasi plastiknya.! saya juga tau kalau dia korban kecelakaan pesawat luar negeri yang hilang kontak di Indonesia.


Jeng jeng jeng jeng ....... Siapa dia.?


lalu, benarkah dia Vanesa.?


Hallo... Cerita ini jadi sedikit rumit🀭


tapi, tidak masalah kita sedikit - sedikit membahas tentang Vano dan Ita. sementara menanti anak - anak Valr dan Valen besarπŸ™


Hallo selamat siang Reader😁😁😁😁😁


Mohon dukungannya untuk karya ini dengan seikhlasnya tanpa paksaan dan bagi yang suka baca jangan lupa like dong bebπŸ˜‰πŸ˜‰

__ADS_1


Sembari menunggu Up karya TENTARA PENGGANTI bisakah kalian mampir dinovel baruku yang berjudul JANJI PENGORBANAN.?? πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡



__ADS_2