TENTARA PENGGANTI

TENTARA PENGGANTI
V & V 48


__ADS_3

KALI


Setelah puas berdrakor ria tanpa pengganggu dan penyusup kegabutan mereka tidak berhenti sampai disitu saja tentunya dihari libur ini mereka mengajak Valensia pergi ketempat yang jauh dari kata traveling๐Ÿคญ


"aahh Lee Min Hoo enaknya ciuman nya dibalas" bu Gita


"itu lidah gak sakit ya digituin๐Ÿค” apa gak keasinan bu" tanya Valen pura-pura polos padahal semua adegan ciuman ala Lee Min Hoo tersimpan secara original dimemorinya๐Ÿ˜๐Ÿ˜


"sakit apanya, enak tau๐Ÿ™„" jawab bu Lovy


"ech sore ini kita ke Kali yuk" ajak bu Gita


"Kali...???" tanya Valen "apa itu kali.?"


"kamu gak tau kali.?" tanya bu Gita dan mendapat anggukan dari Valen petanda ia tidak tau apa itu kali


"yasudah lets go kita kekali ria biar kamu tau apa itu kali.!" semangat bu Lovy


"jangan lupa bawa senjata ya.!" ๐Ÿ˜๐Ÿ˜


"senjata apa.?" tanya Valen bingung


"handuk, baju ganti dan uang mana tau habis nolstagia di kali kita ketemu penjual gorengan atau makan enak gitu..."


"ok aku kekamar dulu ya bu tungguin"


beberapa menit kemudian Valen sampai dikamarnya dan melihat siap grak tengah duduk dikursi memainkan ponsel milik Valen


"sudah pulang.?" tanya Valr


"sudah bang"


"kenapa kalian ribut sekali disana.?"


"ribut apa.?"


"abang dengar suaramu bilang gini Oh lemehooo aku padamu lemehoooo" ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚


"yaaakkk mana iyaValen bilang gitu dan lagi apa.!! lemeho๐Ÿ™„"


"suaramu dimana-mana bisa dihafal orang suaramu langka gitu.!! iya kamu neriaki lemeho apa itu" jawab Valr selidik Valr


"๐Ÿคฆ salah dengar kali bang, masa iya Valen berani gabut sama mereka.!" sanggahnya "oiya bang Valen boleh minta izin nggak tadi diajak ibu-ibu itu jalan"


"kemana.?"


"kurang tau pokoknya jalan kaki tempatnya nggak jauh dari sini"


"boleh tapi jangan macam-macam yaa"

__ADS_1


"iya bang, siapa yang banyarin.??" tanya Valen tentu saja membuat kaget Valr๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚ bagaimana tidak ini kali pertamanya dalam sejarah situkang nimbun nanya siapa yang bayar padahal dia yang jalan๐Ÿคญ๐Ÿคญ


"kalian ke Mall.??"


"bisa jadi tapi tadi siruruh bawa uang, handuk dan baju ganti"


"apa kalian ketempat wisata yang dekat sini dan mandi laut.?"


"kurang tau pokoknya cepet kasihh uang nya" desak Valen yang tidak sadar dengan tingkahnya๐Ÿ˜‚


"ini" jawab Valr mengeluarkan dompet tebal dari saku belakangnya dan menyerahkan nya ke Valen


"bang.? Valen minta uang bukan minta dompet๐Ÿ˜!"


"wanita biasanya diserahin dompet ngiler nya bukan main ini malah protes diserahin dompet.!" saut Valr


"apa yang di ilerin didompet.?" sambung Valen


"isinya Valensia.!!"


"hahahahahaa maaf gak peka๐Ÿคญ" entah setan apa yang merasuki Valensia ia mengambil 10 lembar kertas berwarna merah tanpa rasa berdosa sedikitpun kemudian mengembalikan dompet kepemiliknya


"makasih bang" ucapnya dan berlalu setelah membawa handuk, pakaian dan perlengkapan mandi disatukan dalam tas kecil tentu saja hal ini membuat penasaran Valr kemana tunangan nya pergi membawa uang 1 juta tanpa ponsel dan kendaraan akhirnya ia memutuskan untuk mengikuti dari belakang.


"sudah siap.?" tanya bu Lovy


"siap.!" jawab kompakk


"kamu bawa apa Valen"


"aku bawa baju ganti, sabun mandi, handuk dan uang siapp grakkkk๐Ÿ˜"


"haaaaaaa siap grakkkk.???? siapa itu.??" tanya mereka kompak.!


"hehe bukan siapa-siapa aku sedang bayangin LMH disuruh untuk siap grakk๐Ÿ˜๐Ÿ˜‚" ngeless Valen


"eeh uang berapa duit neng.?" tanya bu Gina


"10 lembar uang kertas Valen ambil langsung didompet mas Valr๐Ÿ˜‚"


"gileee ke kali bawa uang segitu banyak mau ngapain.? nyewa kali.??" saut bu endang


"lo bukan nya kita mau ketempat wisata.?" tanya Valen


"emang kita ketempat wisata.?"


"la kenapa malah nanya balik.??"


"tunggu dulu" mereka berhenti tepat dipagar kodim "tadi kamu izin bilang mau kemana" tanya bu Lovy

__ADS_1


"Valen belum bilang apa-apa hanya minta izin diajak ibu-ibu keluar jalan kaki jangan lupa bawa baju ganti, handuk dan uang itu aja" jawab Valen


"astaga๐Ÿคฆ kamu gak nyebut ke kali.?" tanya bu endang hampir tertawa


"enggak bu"


"hahahahahaha Valensia baru kali ini ada orang ke kali bawa duit 1 juta๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚" ledek bu Gina yang membuat Valen semakin bingung pasalnya dikampung kan gadak kali bu...๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚


"jadi kalian ke kali.!!" terdengar suara tegas yang familiar siapa lagi kalau bukan siap grakk๐Ÿ˜๐Ÿ˜ semua mengarah ke Valr


"iya pak" jawab bu Endang


"santai saja bu gak usah panggil bapak"


"maaf secara pangkat bapak masih tinggi dari suami ibu๐Ÿ˜Š" sambung bu Endang


"tidak apa-apa" jawab Valr


"jadi kamu benaran nggak tau kali.?" tanya bu Endang lagi


"maaf bu, dia memang tidak tau apa itu kali karna dikampung namanya sungai bukan kali" jelas Valr


"lah jadi kita kesungai.??" tanya Valen terkejut


"iya kenapa terkejut"


"Valen ngiranya kali yang ada air terjun๐Ÿ˜ซ๐Ÿ˜ซ disana ada pondok bisa mesen makanan๐Ÿ˜ซ๐Ÿ˜ซ bisa duduk ditaman๐Ÿ˜ซ๐Ÿ˜ซ" jawab Valen kecewa ternyata Kali tidak sesuai dugaan nya..


"hahahahahaa jadi kamu semangat 45 karna itu.?" tanya bu Gita dan mendapat anggukan dari Valen tentunya hal ini membuat tawa bagi semua


"yasudah cepet kekali nanti keburu banjirr๐Ÿ˜๐Ÿ˜" ucap Valr dan memilih tetap mengikuti wanita yang mulai ia perhatikan itu.


sesampainya di kali terlihat air yang jernih tanpa bau busuk dan pencemaran bukan hanya Valensia cs yang main kesana ada wanyak warga juga yang berenang ria, Valen mulai masuk ke kali yang ia sangka bak air terjun bersama ibu-ibu yang membahana. teriak tertawa itulah yang ia rasakan senyum yang jarang tersungging dibibirnya kecuali dunia halu senyumnya sangat pasaran disana.


satu jam berlalu mereka lewati didalam kali hingga keriput dan kedinginan melanda tubuh Valensia yang sudah kian lemah tanpa aba-aba Valr menariknya tentu saja itu mangagetkan jiwa raga nya๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚


"sudah ya sayang, bibir mu membiru karna kedinginan" ucap Valr dan Valensia hanya menggukkan kepala keluar dari kali sedangkan ibu-ibu itu hanya melihat adegan kaku Valrisman


setelah selesai berganti mereka berjalan kaki sambil makan gorengan kali ini Valr yang bayar๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚ hal yang tidak pernah dilakukan Valensia ialah makan dipinggir jalan sambil berjalan kaki bersama ternyata hal menyenangkan tidak seperti dugaan nya.


"neng Valen, kalau nikah nanti pindah tugas kesini.?" tanya bu Gita


"kurang tau bu kita belum membahas sejauh itu" jawab Valen


"waktu nikah mendekati loh harusnya kalian sudah membahasnya jauh hari" sambung bu Endang


"kita bicarain nya bersama keluarga bu kalau hanya berdua takut nya akan merugikan satu sama lain" jawab Valr yang diangguki semua


"lah baru ingat kalau bapak nikah, pacar bapak itu gimana nasib nya.?" ceplos Lovy

__ADS_1


hayoooooooo bagaimana ini Valr punya pacar๐Ÿค”๐Ÿค”๐Ÿค”.???? siapa.????? tapi mau nikah.???๐Ÿ˜๐Ÿ˜ hayooo like like dan like dukung author supaya bisa up banyakkkkkk kalau memungkinkan vote dan rate 5 juga dong....๐Ÿ˜๐Ÿ˜‰๐Ÿ˜‰๐Ÿ˜‰๐Ÿ˜‰๐Ÿ˜‰


__ADS_2