
...PEPERANGAN HATI...
"bantu aku untuk menemukan Li Qin" tegas Tanaka tanpa berbasa-basi lagi.
"bagaimana aku bisa membantu, sedangkan kau lebih pintar dalam hal penyelidikan dan pencarian dari pada aku" kata Valdis dengan santai sesuai dengan sikapnya, benar-benar tidak ada yang bisa dicurigai dari sikap nya.
"Setidaknya kau bisa memulai dengan caramu bersama kelompok mafiamu" kata Tanaka lagi
"Sebetulnya, aku juga sudah menggerakkan anak buah ku untuk itu. namun, hasilnya sama seperti yang kau dapatkan" kata Valdis dan tidak ada kebohongan dari perkataan serta ekspresinya.
Ya, ini memang terdengar gila dan brutal.! Valdis juga menggerakkan anggota mafia nya untuk mencari Li Qin dan tentu saja hasil nya tidak ada. dari seluruh yang dikerahkan satupun tidak ada yang berhasil menemukan Li Qin dan hal itu sudah di konfirmasi langsung mengenai kebenaran nya oleh Tanaka dan juga tuan Hul. bahwa benar Valdis telah menggerakkan seluruh kekuatan dan anak buah yang ia miliki untuk mencari Li Qin jauh sebelum Valdis dan kepolisian bergerak.
Valdis, benar-benar mempersiapkan semua permainan nya dengan sempurna, bahkan anak buah kepercayaan nya saja tidak tau menau mengenai apa yang telah dilakukan oleh tuan nya yang begitu mereka jaga dan hormati ini.
Sekarang baik Tanaka dan tuan Hul setelah mendengar jawaban Valdis karena sebelumnya Tanaka lupa mematikan sambungan telepon dengan tuan Hul hingga tuan Hul mendengar semua pembicaraan kedua anak kembar nya. Menjadi bingung dengan alasan dan alibi apa mereka harus meletakkan kecurigaan pada Valdis, yang ternyata juga ikut dengan terang-terangan mengambil alih dengan menggerakkan anak buahnya dalam pencarian Li Qin, tanpa henti selama tiga tahun ini.
"Aku yakin, kamu pasti masih punya trik dan taktik tersendiri untuk menemukan Li Qin" sambung Tanaka
"aku bakan tidak yakin dan merasa bosan dengan permainan dunia ini, seolah semua sudah terencana" jawab Valdis lalu bersandar dikursi kebesaran nya dengan ekspresi yang benar-benar sulit di artikan.
"Aku akan mempercayakan hal ini padamu Valdis" kata Tanaka dan ia memberi isyarat bahwa omongannya tidak boleh dibantah oleh adik kembar nya.
Tanaka langsung berdiri dan segera pergi dari ruangan mewah milik Valdis, setiap langkah kaki nya dipenuhi dengan kebimbangan serta keragu - raguan yang bersarang didalam otak kecilnya. kini wajah tegas dan aura dingin nya yang lebih mematikan dari pada Valdis, memberi tatapan gelap untuk mata yang memandang seolah Tanaka sedang bertemu secara kasat mata pada alam ghoib.
__ADS_1
Kedatangan nya menjumpai Valdis serta ekspresi dan respon Valdis, dan perkataan tuan Hul kepadanya untuk tetap memasukkan Valdis dalam anggota yang patut di curigai membuat diri nya seolah sedang menyiapkan peperangan didalam hati Tanaka, sepertinya ini lebih sulit dari pada misi membunuh presiden.!
"Aku sudah memutuskan, akan tetap mencurigai mu" kata Tanaka dengan yakin dalam kesendirian nya.
*
*
*
"tidak ada perkataan ataupun ekspresi ketakutan pada Li Qin saat itu, ia pergi bekerja tanpa beban seperti biasa dan kami juga hanya bercanda beberapa hari sebelum kehilangan nya." jelas Laura saat Tanaka mencari nya guna menanyakan beberapa hal.
"apakah kau yakin, bahwa Li Qin tidak sedang menyembunyikan sesuatu pada mu.?" tanya Tanaka dengan sangat santai dan dingin.
"Tanaka, aku tau kau sedang memasukkan keluarga ku kedalam orang-orang yang patuh dicurigai atas hilang nya Li Qin. sungguh aku tidak keberatan atas itu, lakukan semua nya yang kau bisa. bagiku selama itu untuk keperluan penyidikan dan pencarian Li Qin, aku tidak akan pernah tersingung" Laura tau kalau Tanaka sebetulnya tidak tega, karena sama saja ini tidak mempercayai Laura beserta prof dan istrinya.
"terimakasih" jawab Tanaka dan ia langsung pergi menuju kelantai atas berhubung Laura dan orang tuanya tinggal di lantai dasar atau ruang bawah tanah sesuai dengan keingin prof.
Disisi lain, Valdis kini sedang berhadapan dengan Li Qin. ia mengamuk dan menampar Li Qin terus menerus tanpa ampun, kukunya menancap banyak di wajah Li Qin, darah segar kembali keluar dari lobang hidung wanita menyedihkan ini.
Tidak ada lagi teriakan memohon ampun, tidak ada lagi teriakan bantahan dari bibir nya, tidak ada lagi isak tangis yang memilukan, tidak ada lagi suara lemah yang keluar dari mulut nya, hanya ada suara tamparan paling keras
PLAK..PLAK..PLAK..
__ADS_1
lagi dan lagi yang terdengar begitu nyaring di ruangan ini.
"Kenapa kau tidak berteriak.!! kenapa kau tidak memohon ampun padaku, SIALAN.!!" umpat Valdis, ia seakan geram karena Li Qin tidak lagi memohon dan meminta ampun pada nya.
Li Qin, hanya terdiam seoalah membiarkan Valdis menghina dan memukul dengan bebas tanpa ada penolakan dari dirinya sendiri. air mata pun sudah tidak layak lagi untuk berlinang membasahi pipi, seolah ia sudah menerima ihklas segala perlakuan Valdis pada nya.
"Berbicara sialan.! aku tidak suka kalau kau hanya diam saja.!" Sambung Valdis dengan nada lembut penuh umpatan yang terdengar lebih menyeramkan ketimbang ia berteriak.
Satu jam..
Dua jam..
Tiga jam..
Semua berlalu dan tetap dengan aksi Valdis memukul, menampar dan menendang Li Qin dengan seluruh kekuatan nya. hingga Li Qin terhuyung bersamaan dengan pasung nya, dan pergelangan tangan nya berdarah serta kulit nya sobek karena dalam kondisi yang sudah di ikat ditambah lagi badan nya terhuyung - huyung bagai sedang menghadapai badai laut biru.
Jangan tanya kenapa Li Qin tetap kuat dan tidak mati selama tiga tahun ini, itu semua karena Valdis yang setiap kali melakukan kekerasan dirinya kembali mengobati Li Qin beserta memberikan vitamin untuk Li Qin..
"minum ini sialan, agar kau sembuh dan bisa jadi ring tinju untuk pribadi ku" Valdis memberikan dengan kasar obat dan vitamin kepada Li Qin setelah merasa puas dengan aksi jahanam nya.
Setelahnya, Valdis pergi keruangan sebelah yang tidak jauh dari ruangan Li Qin, ia pergi untuk menyiksa wanita yang sudah lebih dulu jadi alat permainan nya. alasan ia berpindah sangat unik semua karena tidak puas dengan respon Li Qin yang memilih diam tidak bersuara saat ia melakukan kekerasan dan memilih tidur alih-alih menangis setelah meminum obat dari Valdis.
Hei.. Leader, habis baca pencet itu jempol 👍 tanda like.! jangan asal baca saja, lupa buat ngelike🙄 cepat like dan itu vote nya sekalian jangan lupa apa lagi sungkan🙄 noh, terakhir jangan lupa VOTE VOTE nya kudu bintang ⭐⭐⭐⭐⭐ jangan kurang ye.. bye..bye..bye
__ADS_1