
...JHON BOM...
Kata para manusia si empunya hati yang suci bahwa cara balas dendam terbaik saat seseorang sedang merendahkan kita adalah dengan diam dan menjauhi nya akan tetapi, semua hal berbeda ketika itu di perhadapkan dengan Bambang dan Ucok yang pada dasar nya bukanlah pria yang bisa berbelas kasih pada kekejaman.
Bagi ke dua nya cara terbaik dalam membalas perbuatan keji oknum ******* yang berani melawan Dunia dan menjajah masyarakat pribumi dengan kekejaman nya demi keuntungan besar organisasi serta pribadi nya dan meremehkan kekuatan militer hingga memandang rendah segala nya adalah dengan melalukan atau membalas penyerangan balik terhadap *******.
Hal hal baik seperti menjauh sejenak saat Emosi, mendiami sementara apa lagi menanyakan secara langsung adalah hal yang amat sangat tidak berlaku bagi ke dua nya baik Ucok maupun Bambang. Ke dua nya melawan aturan HAM dan memilih membombardir dua pelaku ******* yang juga salah satu di antara nya adalah oknum TNI yang terbukti menjadi kibus.
Seperti malam ini Bambang begitu puas dengan wajah pembunuh nya setelah misi ke dua nya berhasil "Kalau ada cara yang mudah, kenapa harus menggunakan cara yang susah" kata Bambang lalu ia segera merapikan seluruh alat alat nya dan menghapus jejak digital tentang percakapan nya dengan Ucok.
Bambang sengaja membersihkan dan menghapus semua jejak digital agar rencana kedua nya tidak terbaca oleh atasan dan pemburu bukti dari pihak manapun yang mugkin akan membuat mereka kehilangan seragam TNI, ia juga tidak lupa menonaktifkan Bom yang sudah di tanam oleh nya di beberapa titik dan juga tidak berniat untuk melepaskan bom tersebut karena untuk ia jadikan sebagai bahan dalam berjaga jaga apa bila kelak di butuhkan.
Tentu nya dalam membersihkan seluruh nya, Bambang membutuhkan waktu hingga dua jam dalam membereskan semua nya seolah ia tidak mengetahui adanya ledakan dan berusaha sesantai mungkin di tambah lagi dua malam ini tim nya tidak menjadi piket keamanan pada malam hari.
Dan untuk sementara ia berusaha untuk tidak khawatir dengan kondisi Ucok di tengah malam yang sudah di pastikan dalam kondisi yang pingsan karena diri nya sangat yakin kalau Ucok akan baik baik saja walau keracunan, sementara seluruh pasukan yang sudah berada di lokasi keamanan tengah di serang kepanikan kala mengetahui ada ledakan besar.
__ADS_1
Seluruh pasukan jaga pada malam itu langsung pergi ke lokasi ledakan dan mulai menghitung setiap anggota hingga mereka menyadari bahwa Lazarus dan Ucok tidak ada di tengah tengah mereka, menyadari hal itu semua dengan sigap membagi tugas hingga ada beberapa yang kembali ke posko untuk melaporkan dan sebagaian tinggal karena mencari keberadaan dua rekan kru yaitu Lazarus dan komandan kru Ucok yang tidak kunjung mereka temukan.
*
*
*
Pagi hari seluruh stasiun televisi di isi dengan pemberitaan yang menggemparkan karena telah di hebohkan dengan ledakan bom yang mereka anggap persis seperti ledakan bom nuklir dan berita ini sampai di seluruh penjuru Dunia hingga di bahas oleh seluruh badan keamanan dan kemiliteran Internasional.
"Ledakan bom itu di yakini lebih kuat dari sebelum nya dan lebih kuat dari ledakan nuklir karena sukses menggetarkan seluruh lapisan tanah, hingga para pakar perakit bom memastikan bahwa mereka tidak pernah menemukan ledakan yang mampu menggetarkan banyak lapisan tanah hingga sebagian mata air tertutup" jelas Presenter dari hasil wawancara reporter melalui sambungan telepon dengan pakar perakit bonm yang sudah mendunia Jhon Bom.
Jhom Bom juga kembali menjelaskan secara detail bahwa, bom rakitan ******* tersebut adalah bom terkuat nomor empat dan di yakini kalau para ******* memiliki ahli perakit bom terkuat di Dunia yang lebih kuat dari nya dan Jhon Bom sangat yakin bahwa perakit itu mampu merakit bom nomor satu, dua dan tiga.
Ia juga mengatakan dengan sangat jelas akan sangat di khawatirkan jika hal itu terjadi maka seluruh daerah itu akan habis dengan ledakan tanpa ada yang selamat dan tidak akan ada tanaha datar lagi melainkan jurang, jelas pakar perakit bom yang sudah mendunia Jhon Bom.
__ADS_1
Tanaka yang menonton pemberitaan itu tentu di serang rasa khawatir karena pasal nya Ucok belum juga di temukan, ia juga mulai bimbang dengan perkataan Jhon Bom mengenai ledakan kuat yang tadi malam ia kira sebagai gempa yang menggetarkan tanah dengan kekuatan yang mencapai 7.5 Magnitudo dan untuk ukuran kekuatan getaran yang menyerupai gempa di prediksi nya mencapai 8.5 skala Richter.
"Bagaimana, apakah sudah di temukan" kata Tanaka ketika melihat Bambang masuk dengan tergesa gesa. "Jangan pakai cara melapor TNI, melaporlah seperti biasa aku butuh langsung ke inti nya" kata Tanaka yang melihat Bambang memberikan hormat pada nya.
"Kami sudah menemukan dua usus manusia dan tidak nenemukan apapun selain bau daging bakar yang sudah gosong, bahkan percikan darah seolah hilang di hapus ledakan, lokasi dimana kami menemukan usus manusia itu juga sudah tidak datar lagi dan telah membentuk sumur dengan kedalaman mencapai sepuluh meter ke bawah" jelas Bambang dan hal itu membuat Tanaka shock, ia berfikir mungkinkah itu usus milik pasukan kesayangan nya Ucok dan pasukan Lazarus yang belakangan ini ia perhatikan sangat berbeda dari sebelum nya.?
"Dimana kru mu menemukan usus itu.?" tanya Tanaka.
"kami menemukan nya di lokasi tempat ledakan terjadi" jelas Bambang "Dan kami meyakini salah satu di antara nya adalah Lazarus dan satu nya tidak bisa di identifikasi karena tidak sample nya tidak cocok dengan milik Ucok" jelas Bambang pada Tanaka yang telah memastikan bahwa usus salah satu nya adalah milik Lazarus setelah di identifikasi dan satu nya tidak teridentifikasi.
"Lalu dimana Ucok" tanya Tanaka dalam keadaan yang semakin di serang panik karena usus tersebut bukan milik Ucok.
"Kami tidak bisa menemukan nya" jawab Bambang dengan sedih.
Hei.. Leader, habis baca pencet itu jempol 👍 tanda like.! jangan asal baca saja, lupa buat ngelike🙄 cepat like dan itu vote nya sekalian jangan lupa apa lagi sungkan🙄 noh, terakhir jangan lupa VOTE VOTE nya kudu bintang ⭐⭐⭐⭐⭐ jangan kurang ye.. bye
__ADS_1