TENTARA PENGGANTI

TENTARA PENGGANTI
VLT 254


__ADS_3

...PRIORITAS UTAMA ADALAH KELUARGA...


Valr berusaha menggoda Valensia karena melihat tingkah sang istri yang seperti nya sama seperti dulu, selalu ngambek dan kekanak-kanakkan menurut nya, dan hal itu tentu saja membuat ia semakin cinta kepada wanita mantan kekasih Alm.am Yalr abang kandung nya yang telah gugur di medan perang.


"Tahun keberapa ini, kau masih menggunakan perilaku ngambek mu pada suami mu.?" tanya Valr dengan nada meledek dan Valensia yang memang tidak bisa marah dengan lama pada suami nya langsung memeluk Valr dengan manja seperti tingkah nya yang dulu.


"Maafkan aku, aku tidak bisa menahan diri untuk tidak marah pada Tanaka dan juga kamu. karena hati ku begitu sakit ketika melihat ia memukul adik nya dengan membabibuta dan tidak berperasaan. lalu aku sakit ketika melihat kamu sebagai orang tua mencoba membunuh nya dengan tembakan" kata Valensia dengan air mata nya dan sakit hati nya


Sebetul nya ini juga sama sangat menyakitkan bagi Valr tidak hanya Valensia, hanya saja Valr lebih memilih menyembunyikan hal itu. Valensia yang masih memeluk erat suami nya akhir nya mendapatkan balasan dari Valr yang membalas erat pelukan sang istri sambil mengelus punggung kecil dan imut istri nya juga ikut meminta maaf pada Valensia


"Maaf, aku tidak tau dari mana memulai semua cerita ini pada mu hingga kamu bertindak gegabah seperti orang bodoh. tapi, ini lah salib yang harus kita pikul dan hadapi bersama sebagai orang tua" kata Valr pada sang istri dan Valensia hanya menganggukkan kepala.


Tanaka yang baru keluar dari kamar nya setelah berbincang dan bercanda tawa dengan Li Qin, melihat pemandangan yang begitu menghangatkan mata nya terasa sangat hangat hingga ke dalam jiwa. tanpa menunggu lama iapun ikut memeluk sang ibu dari belakang hingga kini ayah dan anak itu berebut memeluk Valensia, tentu saja Tanaka sudah mendengar pembicaraan kedua orang tua nya.


Valensia yang kaget dipeluk dari belakang tidak menoleh lagi, karena ia bisa merasakan pelukan dari putra sulung nya itu. "Kau anak yang baik, maafkan momy sayang" kata Valensia yang mana ia belum mau menoleh dan terus memeluk suami nya dengan wajah nya yang bersandar pada dada bidang Valr yang masih kokoh.


Tanaka hanya tersenyum saja, ia memang tidak bisa banyak bicara terhadap ibu nya karena bawaan nya akan merudak mood saking sayang nya.


"Seperti nya momy mu enggan melepaskan pelukan dari papa" kata Valr ingin membuat Tanaka tidak di pedulikan

__ADS_1


"Itu karena momy kasihan pada mu, bukan karena sayang" sindir Tanaka dan hal itu membuat ketiga nya tertawa


"Tanaka, maukah kamu memaafkan adik mu.?" kata Valensia dan Tanaka hanya terdiam tidak memberi jawaban..


Karena Tanaka yang diam, Valensia pun melepaskan pelukan nya dengan sang suami lalu begitu juga dengan Tanaka yang kini ia di peluk erat oleh ibu nya. "Kau sudah melakukan yang terbaik nak, jangan hancurkan kebaikan yang kau punya dengan emosi yang ada dalam diri mu untuk adik mu" kata Valensia sambil menepuk-nepuk punggung Tanaka dengan kaki menjinjit, itu karena tubuh Valensia pendek dan tubuh anak nya tinggi.


"Baik mom" kata Tanaka dengan suara yang begitu berat, seolah sangat enggan memenuhi nasehat sang ibu.


"Momy tau ini begitu berat bagi mu tapi, satu hal kamu harus tau kalau keluarga adalah prioritas utama untuk kita lindungi. kalau dia salah maka berikan maaf, kalau dia kesepian maka temani dia, Tuhan saja yang kita kecewakan berkali-kali seumur hidup masih terus mau menerima kita dengan segala kekurangan dan dosa yang kita perbuat." lanjut Valensia lagi


"Lalu, kenapa kita sebagai ciptaan nya tidak mampu memaafkan" jelas Valensia dan hal itu hanya di angguki oleh Tanaka.


Perkataan Valensia tentu saja bagaikan duri di dalam hati nya sendiri, juga kesedihan di hati Tanaka dan Valr karena Valensia sudah memutuskan sepihak kalau ia telah gagal mendidik dan menjaga putra bungsu nya Valdis. Dan ke jahatan yang telah di lakukan oleh Valdis terhadap Li Qin, adalah berasal dari kesalahan nya sebagai seorang ibu yang gagal mendidik putra nya.


"Apapun keputusan mu, aku ikut mendukung tapi. keputusan mu dalam mengklaim bahwa kejahatan Valdis di sebabkan karena kegagalan mu dalam mendidik nya adalah sebuah kesalahan besar" kata Valr pada sang istri.


"Jangan menyiksa pikiran terlalu dalam mom" tegur Tanaka pada sang ibu yang masih memeluk tubuh nya.


"Berhenti menghakimi diri sendiri, itu tidak akan baik bagi Valdis. anak itu memang sudah sangat bebas dalam dunia nya yang serba hitam putih. kita sebagai orang tua harus bisa lebih tegas dan lebih kuat lagi dalam mendidik nya" kata Valr pada Valensia

__ADS_1


"Apakah dia akan cacat.?" tanya Valensia, pertanyaan ini sudah sedari tadi ingin ia tanyakan pada prof Alex akan tetapi ia selalu terus mengurungkan niat nya karena prof terlalu sibuk mengobati Valdis dan di tambah lagi dengan ada nya Vano beserta suami nya.


"tidak akan cacat" jawab Valr "Bahkan kalaupun ia cacat aku akan memberikan kaki palsu pada nya untuk menutupi kecatatan fisik nya" jelas Valr pada Valensia.


"Perlakuan Valdis seharus nya tidak bisa di tolerir lagi momy dan lagi tidak ada jaminan bagi Li Qin untuk tetap aman jika ada Valdis." kata Tanaka


"momy akan membawa nya kembali, kali ini tolong biarkan Valdis bebas tanpa terjerat hukum dan momy akan memastikan kalau Li Qin tetap aman disini" kata Valensia, sejujur nya Valensia memberikan sebuah harapan yang palsu kepada Tanaka karena, dia sendiri tidak tau apakah Valdis akan kembali melakukan aksi nya atau justru sadar dan melakukan perubahan lalu memilih menghentikan aksi kejam nya.


Tanaka terdiam membisu mendengar perkataan sang ibu, ia yang mencintai kebenaran dan menjujung tinggi keadilan seperti nya tidak bisa mengabulkan permintaan sang ibu dan itu terlalu sulit bagi nya.


Hal yang sama juga begitu dirasakan oleh Valr kalau permintaan Valensia tidak bisa di kabulkan begitu saja "Valensia, kau harus menerima kenyataan kalau ketika Valdis sembuh ia harus berada dalam jeruji besi karena aku sendiri yang akan melaporkan nya" kata Valr pada Valensia


DEG


DEG


DEG


Hei.. Leader, habis baca pencet itu jempol 👍 tanda like.! jangan asal baca saja, lupa buat ngelike🙄 cepat like dan itu vote nya sekalian jangan lupa apa lagi sungkan🙄 noh, terakhir jangan lupa VOTE VOTE nya kudu bintang ⭐⭐⭐⭐⭐ jangan kurang ye.. bye..bye..bye

__ADS_1


__ADS_2