
...BERBICARA DENGAN KEPALA DINGIN...
Sama seperti kisah asmara Tanaka sebelum nya dengan kepercayaan dan keyakinan nya, Ia pernah menyatakan bahwa suatu saat nanti Li Qin akan menerima nya dan memberikan nya jawaban tanpa harus menunggu lama. Akan tetapi yang terjadi pada kenyataan nya adalah Tanaka harus menerima kisah asmara nya yang sudah berapa kali bahkan berkali kali di kecewakan oleh orang orang di sekitar terlebih lebih di kecewakan oleh Li Qin. Wanita yang dengan tulus dan setia ia tunggu sejak kecil hingga sampai pada saat ini, tanpa berniat mencari wanita pujaan sebagai ganti wanita masa kecil nya.
Akan tetapi malam ini seperti nya semua akan berubah dan berbeda Karena, sifat dingin Tanaka yang seperti nya enggan untuk merespon diri nya dan secara terang terangan mengabaikan diri nya, Li Qin akhir nya memberanikan diri walau dengan terburu buru menjawab pertanyaan dari Tanaka. Ketika melihat lelaki itu sudah membuka pintu kamar mandi, Li Qin mengumpulkan segala keberanian nya berharap jawaban nya tidak akan membuat diri nya di tertawakan oleh Tanaka lalu berkata..
"AKU, MENYUKAI MU.!!" ucap Li Qin dengan lantang dan nada penuh ketegasan seolah didalam nya tidak akan ada keputusan yang goyah.
Mendengar jawaban dari Li Qin, lelaki tampan yang tidak mengenakan pakaian itu tertawa licik entah apa yang ada dalam pikiran nya. Ia kemudian menutup kembali pintu kamar mandi dan berbalik melangkah menuju ke arah Li Qin, dengan penuh tatapan yang sulit di ekspresikan.
"Li Qin, kamu tidak menyukai ku.!! Tidak pernah sekalipun aku merasakan getaran bahwa kamu mencintai ku. Kamu hanya menyukai ku karena wajah ku sama dengan lelaki yang kau cintai dan kau membuat ku hidup terus menerus di bawah bayang bayang Valdis. Bahkan jika benar, kamu sedang mencintai ku, maka kamu bisa merasakan apakah itu getaran cinta dan rasa khawatir yang teramat sangat dan kamu pasti memiliki empati atau sekedar bertanya apakah aku baik-baik saja atau tidak." Jelas Tanaka dengan suara bergetar nya sambil langkah nya terus ke arah Li Qin.
Li Qin tentu semakin shock dengan ucapan dari Tanaka dan berusaha menjelaskan sebisa diri nya dan pikiran nya "Tidak, tidak seperti itu Tanaka sungguh" ucap Li Qin dengan air mata nya, ia seolah menghadapi kebingungan bagaimana cara meyakinkan Tanaka saat ini, yang jelas tidak mudah percaya dan tidak mudah untuk di hadapi.
__ADS_1
"Kalau tidak, lalu apa.?" tantang Tanaka
"Tidak ada lalu, lalu Tanaka.! sungguh aku menyukai ku" ucap Li Qin dengan tatapan sendu nya.
"Kau tidak pernah menyukai ku.! Kau juga tidak pernah mencintai ku dan tidak pernah sekalipun.!Kalaupun kau bersedih hari ini, itu semua karena kamu merasakan kehilangan bukan sebagai orang terkasih melainkan karena kamu merasa kalau kamu tidak akan lagi mendapatkan perlakuan khusus dari ku dan merasa kalau aku tidak lagi mau menunggu mu ataupun menyukai mu" Tegas Tanaka dengan kalimat yang sangat dalam.
"Tanaka, jangan berkata seperti itu aku sungguh takut" ucap Li Qin gemetaran apa lagi kini Tanaka tengah mengapit nya hingga mau tidak mau Li Qin melangkah mundur kebelakang dan berhenti ketika dinding menempel di punggung nya dan kedua manusia itu saling menempel hingga bisa merasakan hembusan nafas satu sama lain.
"Maaf.." ucap Li Qin dan jelas tangan nya bergetar hebat, ia benar benar tidak bisa menjawab pertanyaan Tanaka yang selalu mengintimidasi diri nya.
"Maaf.?? apakah kau kiri maaf mu bisa menyelesaikan semua nya Li Qin.?" tanya Tanaka dan lagi lagi Li Qin di buat kebingungan.
"Tanaka, aku bersungguh sungguh maafkan kelalaian ku yang tidak pernah bisa memahami diri mu. Sungguh aku sadar bahwa aku salah dan tolong berikan aku kesempatan sekali lagi Tanaka, aku mohon berikan aku kesempatan merubah semua nya dan kita jalani dengan status yang jelas" ucap Li Qin memohon hingga wajah nya kini menatap lekat wajah Tanaka dan Tanaka pun menatap nya dengan lekat.
__ADS_1
Jelas dari tatapan Tanaka ada sebuah cinta dan harapan besar dari mata nya untuk Li Qin, Tapi entah kenapa rasa kecewa nya lebih mendominasi kali ini untuk menghadapi Li Qin.
"Ck.. Kau fikir hidup ini sinetron, ketika kau menggantung dan jual mahal dengan pernyataan cinta ku. Maka, aku harus menunggu sampai rambut ku beruban.? Lalu, malam ini dengan entang kau mengatakan kalau ingin memperjelas status setelah bertahun tahun aku berada dalam kebimbangan karena menantikan diri mu.?" Ucap Tanaka dengan dingin dan santai tanpa ada emosi di dalam nya.
"Maafkan aku Tanaka, aku sungguh bingung harus berkata dan bertindak apa malam ini kalau kau terus menjawab ku seperti itu" ucap Li Qin yang sukses menangis
"kau harus ingat ini Li Qin, kalau dulu kau jahat karena terus menggantung ku. Maka, hal yang sama pun akan ku lakukan jika sudah berada dibatas yang aku bisa. Kau menggantung ku tanpa memikirkan perasaan ku selama bertahun tahun, dan akupun akan melepaskan mu untuk mencari pengganti mu detik ini juga.! " Ucap Tanaka dengan menekan setiap perkataan nya agar Li Qin paham, walau sebetul nya dia amat kasihan karena Li Qin begitu ia cintai dan wajah nya malam ini begitu menyedihkan.
Li Qin kembali dengan kesadaran nya agar tidak terlalu menangis dan ingin bernegosiasi lagi dengan lelaki di hadapan nya "Tanaka, bisakah kita bicara dengan kepala dingin sebentar saja.? jangan berbicara yan seperti ini, aku sungguh takut" Ucap Li Qin, walau ia tau kalau peluang nya untuk berbicara dengan kepala dingin hanya beberapa persen saja. Akan tetapi, tidak ada salah nya jika mencoba untuk bernegosiasi memberanikan diri mengajak nya berbicara.
Mendengar tawaran dari Li Qin, Tanaka sejenak terlihat sedang berfikir mungkin ada baik nya jika mereka berbicara dengan menurunkan emosi dan ego hingga akhir nya ia mengangguk dan lalu melangkah menuju balkon yang ada di kamar Tanaka lalu melepaskan tubuh nya yang mengapit Li Qin di dinding dengan Li Qin mengikuti di belakang dan kini ke duanya berada di balkon lantai tiga, dimana terlihat pemandangan yang terpampang indah di seluruh penjuruh rumah dan lingkungan.
Hei.. Leader, habis baca pencet itu jempol 👍 tanda like.! jangan asal baca saja, lupa buat ngelike🙄 cepat like dan itu vote nya sekalian jangan lupa apa lagi sungkan🙄 noh, terakhir jangan lupa VOTE VOTE nya kudu bintang ⭐⭐⭐⭐⭐ jangan kurang ye.. bye..bye..bye
__ADS_1