
SERUPA TAPI TAK KEMBAR
"Nama ku VANO KARUNIAš
umurku 30 tahun dan masih betah sendiri,
setelah ditinggal mati oleh tunangan kuš
profesiku sama seperti suamimu seorang tentara namun jabatan kami sebelas dua belas dan profesi almarhum tunanganku adalah seorang Pramugari"
Vano sedang menjelaskan siapa dirinya yang berhasil membuat Valen shockš.
"aku sepupu kandung dari suamimu juga almarhum Yal yang juga mantan terindah muš eh .. salah, lebih tepatnya cinta matimuš¤£š¤£" ucap Vano sambil tertawa dengan sendirinya.
"kamu mungkin kaget dengan wajahku yang begitu mirip dengan wajah almarhum, dilihat dari sisi manapun kami sangatlah mirip bahkan postur tubuh, BB dan size pakaian sama semua tidak ada yang beda" sambung Vano
"tapiš¤ jika dilihat secara teliti tanpa kasat mata, sebenarnya aku paling mulus dibanding almarhum hanya saja jika sepintas kemulusanku tidak terdeteksi sama sekališ¤£"
Vano menjelaskan panjang lebar pada Valen disertai dengan senyum manis dan Valr hanya diam mendengar penjelasan dari sepupunya itu, yang masih bisa tertawa diatas ketakutan Valen.
"jadi, aku kesini karna memang ditugaskan di Lombok dan suamimu memerintahkan supaya aku tinggal disini bersama kalian" ucap Vano lagi
"iya bangš maaf penyambutan yang tidak menyenangkan" jawab Valen cuek namun tetap senyum
"jangan cuek-cuek nanti kamu tergoda pada ku𤣠aku tidak bisa bertanggung jawab𤣠wkwkwkwkwkwkw" sambung Vano dengan tertawa keras
"sabar ya sayang, mama saja habis-habisan digodanya saat mereka bertemu" sambung Valr yang hanya disenyumi oleh Valen
"aaa ... satu lagi jangan terpikat dengan ku yaš¤ apa lagi jika melihat senyum maniskuš karna statusku bisa berubah menjadi PEMBINOR sepupuš¤£š¤£" Vano terus saja tertawa dengan ucapannya sendiri.
"kepedean kamu bang" jawab Valr yang sepertinya tidak heran dengan tingkah laku Vano.
Ya ..
VANO KARUNIA laki-laki berbadan tegap dan berbobot sepurna untuk profesi seorang militer, berwajah mirip dan sangat mirip dengan almarhum Yalrisman Hul dan banyak yang mengatakan bahwa Vano adalah cerminan dari Yalr bevlgitu juga sebaliknya.
__ADS_1
tidak ada yang bisa dibedakan jika diperhatikan mulai dari wajah, gerak gerik, tatapan mata, senyum dan suara semua mirip 100% sempurna persis cerminan dari keduanya.
namun satu hal yang membuat mereka berbeda adalah karakter dan sikap Vano yang tampil cool dan selalu tertawa juga lebih ramah lingkungan dari pada Yalr, Vano dimanapun dikenal dengan sikap berkawan nya yang tidak pandang bulu dan mudah dekat dengan orang sekalipun mereka baru bertemu dalam hitungan detik..
"kalian serupa tapi tidak sama" jawab Valen yang baru saja memberanikan diri untuk menatap Vano.
"nah.! itu dia kami serupa namun tidak sama dan pantang samaš¤£" Vano selalu saja tertawa dan tersenyum manis disetiap ucapan nya dan hal itu membuat Valen berani melihatnya.
sedikit demi sedikit ketakutan Valen berubah jadi tawanya, karna aksi kocak Vano yang tidak masuk akal dan selalu saja membuat ramai suasana.
"sayang.. kita jadi masak nya.?" tanya Valr yang sedari tadi geleng-geleng kepala melihat tingkah konyol abang sepupunya.
"jadi sayang, aku sendiri saja yaš abang temani duplikat iniš¤£" jawab Valen.
"kamu yakin sayang.?" tanya Valr sambil mengelus rambut Valen.
namun belum sepat Valen menjawab, Vano sudah lebih dulu menyambarš¤£
"Boy .. kamu masak nasi, adik ipar kamu masak sayur dan abang handsome masak laukš" Vano membagi tugas dan segera menuju dapur tanpa menunggu jawaban dari tuan rumahš¤£
"sayang, apa tidak sebaiknya aku saja yang memasak.? tidak enak, nanti dikira gimana-gimana gitu."
didapur Vano sudah mulai dengan ritual memasak lauk, begitu juga dengan Valr dan Valenš mereka mengerjakan pekerjaan masing-masing sesuai perintah Vano, sore itu dapur bagaikan dipenuhi oleh banyak pelayanan restoran𤣠sangat rame dan riweh padahal hanya ada mereka bertiga disitu.
.
.
.
.
Malam hari tibaš
mereka bertiga berkumpul diruang tamu, seperti biasa Valen asik dengan drama korea tontonan nya sedangkan Valr dan Vano membahas tentang lingkup kehidupan di Lombok terutama lingkungan militer TNI-AL.
__ADS_1
"apa matanya tidak berkedip sedikitpun setiap melihat adegan ciuman dilayar televisi itu.?" tanya Vano pada Valr saat memperhatikan mata Valen yang tidak berkedip sama sekali ketika ada adegan berciuman dari aktor tampan korea selatan ituš
"sama sekali tidak, bahkan dia bisa tidak tidur tujuh hari tujuh malam saat menonton drama korea ituš kalau lagi kambuh download drakor di telegram dan membawa nya dalam kamar mandi, yah dia menonton sambil mandi" jelas Valr pada abang sepupunya
"wah, aku jahili aah.!"
perlahan Vano berjalan keluar menuju tempat meteran dan segera menggeser tombol off pada meteran, tentu saja lampu khusus rumah dinas mereka mati𤣠dan hal itu membuat Valen berteriak dan menggerutu tiada henti𤣠pasalnya adegan romantis akan segera mulai namun tiba-tiba lampunya padamš¤£.
"astaga.!! sayangg .. sayang .." teriak kepanikan Valen
"iya sayang, abang sedang ambil lilin" jawab Valr sambil tertawa karna dia tau ini ulah Vano
"bukan itu sayang, bagaimana iniš« adegan nya lagi seru kenapa harus ada pemadaman listrikš«š" teriak manja dan cengeng dari Valen
"lah.! kamu bukan teriak karna ketakutan dengan gelap.?" tanya Valr
"bukanšš huaa .. Lee Min Hoo kuš" teriak Valen lagiš¤£
"astaga, adik ipar kenapa Lee Min Hoo lebih berharga bagimu dari pada nano-nano, padahal nano-nano banyak rasaš¤£" Vano sengaja memberikan sindiran halus untuk Valr agar dirinya cemburu saat Valen menonton aksi aktor korea selatan ituš namun sayang aksi itu tidak mempengaruhi Valr sedikitpun.
"tidak bisa bang Vano, nano-nano banyak di Alfa Martš kalau Lee Min Hoo hanya ada dilayar TV bisa dilihat tapi tidak bisa disentuhš¤£" jawab Valen dengan polosš¤£
"Lihatlah kamu sayang, saking gilanya dengan drakor.! kamu tidak sadar kalau lampu disekelilingmu menyala𤣠bahkan abang yang dari pintu ini pun melihat jelas ada cahaya lampu dari luar jendela.
Valen yang baru menyadari hal itu langsung berdiri ketika cahaya lilin menerangi ruangan dan segera memeluk suaminya, menyembunyikan wajahnya didada sang suami𤣠karna merasa sangat malu pada Vano, dengan segera Valr memeluk istrinya yang perlahan mulai manja dengan nyaš
"sungguh mereka pasangan yang romantisš semoga kalian bahagia dekš semoga aku menemukan wanita seperti istrimu Valr, wanitamu sama seperti tunangankuš cinta sucinya untuk menemuiku malah menjadi akhir tragis kehidupan nyaš"
Vano membathin saat menatap kedua pasangan suami istri yang begitu romantis dihadapannya, bukan irihš melainkan ia teringat dengan masa lalunya yang kelam saat mengetahui tunangannya meninggal dunia.
...Halo Reader .....
...Mohon dukungan nya ya dikarya ini juga karya baru Author yang judulnya "JANJI PENGORBANAN"...
...tetap berikan ...
__ADS_1
...LIKE, RATE 5, VOTE DAN KOMENT...
...agar thor bisa mampir kembali dikaryanya kamuš...