
...MAFIA BERKEDOK TENTARA...
Tengah malam gelap yang sebagaian malam di habiskan oleh Tanaka bersama dengan anak buah nya dalam memainkan permainan melumpuhkan target dengan cara yang kenak kanakan tanpa, ada anggota yang harus terlibat dalam pertikaian, tanpa harus ada yang terlibat dalam aksi saling menumbuk, ternyata membuahkan hasil yang cukup besar bahkan jauh lebih besar dari yang mereka perkirakan.
"Sisa cash yang akan di berikan oleh Valdis ketika barang sampai di pelabuhan adalah dua triliun itu hanya seperempat dari biaya penjualan malam ini yang sudah ia transfer, kamu jangan lupa hitung ada berapa anggota yang ikut dalam misi malam ini lalu bagi rata pada mereka." ucap Tanaka dan semua anggota mendengar perkataan Tanaka melalui alat komunikasi kecil yang di rancang khusus untuk seluruh anggota nya agar mereka semua tidak ketinggalan semua info.
"Yess" ucap Valcon si gila uang dan si gila bonus
"Waoww.. fantastis, malam ini kita bisa membeli dua rumah mewah sekaligus dari hasil yang di bagikan oleh boss" kata para anggota yang juga bersorak mendengar angka dua triliun yang akan segera di bagi rata pada mereka.
Begitulah cara main Tanaka dalam dunia gelap yang tidak terendus oleh Negara dan kemiliteran tempat ia mengabdi dan siapapun yang ikut dalam misi nya tidak pernah pulang dengan upah seadanya melainkan, mereka selalu saja mendapatkan upah besar dengan bonus berlipat karena Tanaka tidak pernah mau makan sendiri bahkan ia selalu memberikan bonus pada para anggota nya yang tidak ikut dalam misi walaupun dalam jumlah yang sedikit tapi untuk kalangan pecinta duit itu tetaplah nominal besar.
Cara Tanaka dalam membagi hasil dan cara nya yang tidak mau kaya sendiri membuat seluruh pasukan nya tidak menjadi haus kekuasaan ataupun harta karena Tanaka selalu memberikan lebih bahkan seluruh anggota nya punya kekayaan masing masing selama bekerja dengan nya, dan tidak ada terdapat pengkhianat dari anggota untuk nya selama sebelas tahun lebih menjadi seorang mafia berkedok tentara.
Malam ini Tanaka di supiri oleh Asisten nya Valcon kembali menuju mansion, satu jam waktu yang mereka habiskan untuk kembali membuat Tanaka harus bergerak dengan langkah yang cepat takut jika saja Li Qin terbangun dan mencari keberadaan nya.
"Selamat datang kembali, tuan" hormat para pelayanan yang bekerja malam kepada Tanaka.
"Apakah Li Qin sudah terbangun.?" tanya Tanaka tanpa niat membalas sapaan para pelayanan.
__ADS_1
"Tidak tuan, kami sudah berjaga sejak tadi akan tetapi tidak ada pergerakan dari kamar" jawab asisten kepala pelayan.
Di dalam mantion Tanaka, berlaku pembagian waktu kerja dimana ada pelayan dan pengawal yang bekerja mulai dari subuh hingga pukul 20:00 Wib malam, dan di lanjut dengan para pelayan dan pengawal sift malam yang bekerja mulai dari pukul 20:00 Wib malam hingga subuh. Pada pekerja sif pagi di ketua langsung oleh Valcon dan bawahan nya seperti kepala pelayan lalu pada malam hari di ketuai oleh asisten kepala pelayan, dan semua cara kerja selalu tepat waktu.
Tanaka yang seperti nya lelah dengan misi nya malam ini, memilih memasuki lift menuju lantai tiga tepat dimana kamar nya dan Li Qin berada. Perlahan pintu kamar nan besar nya terbuka dengan jam yang menunjukkan pukul 03:00 Wib dini hari dan itu membuat nya harus segera menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuh lalu, bergabung tidur disamping Li Qin seolah ia menemani wanita itu semalam penuh.
Tiga jam berlalu dan Li Qin mulai membuka mata ketika sinar mentari sudah menyapa wajah cantik nya dengan Tanaka disamping tubuh nya yang masih setia memeluk Li Qin, Wanita cantik itu memilih menatap lelaki tampan yang ada di hadapan nya tanpa mau memalingkan pandangan mata nya. Ia melihst wajah kelelahan dari tidur pulas Tanaka dan benar benar enggan mengganggu lelaki itu, "Morning, Tanaka" ucap Li Qin, sementara Tanaka masih tertidur pulas.
"Aku mandi dulu" ucap Li Qin tanpa ada yang menjawab, tangan nya segera melepaskan tangan Tanaka yang sedari tadi malam memeluk nya dengan erat.
Setengah jam beralu dengan Tanaka yang mulai terbangun dan menyadari ketidak adanya Li Qin di samping nya, sementara Li Qin yang mulai di cari oleh Tanaka belum selesai dengan ritual mandi nya. Semua di karenakan ia kedatangan tamu bulanan di waktu yang tidak tepat "Yaampun, untung aku membawa persiapan" ucap Li Qin lega "Coba kalau aku tidak membawa persiapan maka habislah" lanjut nya lagi. "Tapi pembalut ku ada di dalam koper, aku takut kalau nekat masuk ke kamar nanti darah kotor ku menetes di lantai" keluh Li Qin yang mulai galau.
"Apakah kamu sedang mandi." tanya Tanaka dari luar, karena ia mencari dimana Li Qin.
"Iya, aku sudah selesai" jawab Li Qin.
"Oh.. keluar lah, aku mau masuk" kata Tanaka
Lalu, Li Qin menampakkan kepala nya seperti anak burung "Tan, tolong bantu aku" kata nya panik
__ADS_1
"Ada, apa.?" tanya Tanaka heran.
"Bisakah kamu, mengambilkan pembalut untuk ku di dalam koper.?" tanya Li Qin dengan pelan dan menahan rasa malu nya.
"Pembalut, apa.?" tanya Tanaka polos, karena memang ia tidak mengerti.
"Pembalut wanita" jawab Li Qin yang semakin malu.
"Emang kenapa wanita di balut.? lalu, kalau di balut nanti kamu jalan nya bagaimana.? makan nya bagaimana.?" tanya Tanaka heran
"Oh.. astaga Tanaka" geram Li Qin "Pembalut wanita, aku lagi datang bulan bukan wanita di balut.!" ucap Li Qin dan hal itu sukses mengagetkan Tanaka yang benar benar tidak paham di awal, Dan semakin sukses lagi mempermalukan Li Qin karena harus menjelaskan dengan detail.
"Kamu datang bulan.?" tanya Tanaka dan di angguki oleh Li Qin
"Cepatlah ambil" kata Li Qin
"Baiklah, aku akan mengambil nya terlebih dahulu" ucap Tanaka, kemudian ia membuka koper dengan membongkar satu persatu isi koper beserta anakkan nya dan di akhir bongkaran barulah ia menemukan pembalut wanita yang bersayap dan langsung mengantarkan nya pada Li Qin di tambah dengan ****** ***** Li Qin "Ini" kata Tanaka menyodorkan pembalut "Dan kurasa kamu pasti membutuhkan ini" kata Tanaka lagi yang memberikan dalaman Li Qin.
"Terimakasih" ucap Li Qin dengan semburat malu yang di angguki oleh Tanaka dan lelaki itu kembali merapikan koper Li Qin.
__ADS_1
Hei.. Leader, habis baca pencet itu jempol 👍 tanda like.! jangan asal baca saja, lupa buat ngelike🙄 cepat like dan itu vote nya sekalian jangan lupa apa lagi sungkan🙄 noh, terakhir jangan lupa VOTE VOTE nya kudu bintang ⭐⭐⭐⭐⭐ jangan kurang ye.. bye..bye