
...WANITA BARU PART 2...
Sungguh hari esok adalah sesuatu yang misteri untuk di tebak, dengan masa depan yang masih menjadi rahasia nya Tuhan. Sekuat apapun kita dalam memprediksi sebuah kejadian yang kelak mungkin terjadi, dan sepintar apapun kita dalam menebak nebak sesuatu yang tidak pasti terjadi dengan penuh kebimbangan dan kekhawatiran. Tidak akan kita temukan jawaban untuk semua prediksi dan tebakan karena, Tuhan sudah atur dan menyiapkan segala nya tanpa perlu meminta persetujuan dari kita.
Sama seperti kisah asmara Tanaka, sebelum nya dengan kepercayaan dan keyakinan nya. Ia pernah menyatakan bahwa suatu saat nanti Li Qin akan menerima nya dan memberikan nya jawaban tanpa harus menunggu lama. Akan tetapi yang terjadi pada kenyataan nya adalah Tanaka harus menerima kisah asmara nya yang sudah berapa kali bahkan berkali kali di kecewakan oleh orang orang di sekitar terlebih lebih di kecewakan oleh Li Qin. Wanita yang dengan tulus dan setia ia tunggu sejak kecil hingga sampai pada saat ini, tanpa berniat mencari wanita pujaan sebagai ganti wanita masa kecil nya.
Akan tetapi, melihat wanita baru dengan paras cantik yang berjalan beriringan bagaikan sepasang kekasih di samping Tanaka sore ini. Seperti nya sudah cukup menjawab rasa penasaran kita bahwa, ada kemungkinan Tanaka melupakan Li Qin karena tidak mau membuang waktu nya lebih lama lagi dengan memilih wanita yang benar benar menghargai diri nya.
Masih di dalam bandara perjalan keluar menuju parkiran mobil, Tanaka berjalan dengan satu tangan menarik koper dan satu tangan lagi melingkar di pinggang wanita cantik. Wanita itu terdengar sedang melakukan penawaran pada Tanaka dan menolak untuk makan di luar, agar diri nya bisa makan masakan rumah ketimbang masakan luar di rumah makan.
"Aku tidak suka makan di luar, bisakah aku mendapatkan masakan rumahan.?" tanya wanita cantik itu, berharap permintaan nya segera terkabul kan dengan cepat.
"Tentu, itu sangat boleh untuk mu" ucap Tanaka dengan senyuman yang begitu membuat wanita cantik ini terpesona.
"Jangan melihat ku dengan senyuman mengerikan mu yang seperti itu, aku merasa takut dan merinding" ucap wanita cantik, yang sebetul nya dia tidak bisa menahan pesona dari wajah tampan Tanaka.
"Apakah kau takut terpesona tuan putri.?" tanya Tanaka pada wanita cantik di samping nya.
"Aku bahkan sudah terpesona sejak awal pada mu, akan tetapi aku harus bersikap seolah kita telah lama bertemu dan menghilangkan rasa kegugupan ku yang begitu dasyat ketika melihat ketampanan mu" ucap wanita cantik itu.
__ADS_1
DEG
DEG
DEG
Mendengar ungkapan polos dan jujur dari wanita cantik di sebelah nya membuat dada Tanaka berdetak jauh lebih kencang, bahkan lebih kencang dari ketika diri nya bersama dan bercumbu dengan Li Qin. Kegugupan Tanaka terlihat dari wajah nya yang memerah, sungguh ia bahkan belum pernah mendengar kalimat pujian ini dari mulut Li Qin. Mungkin, karena hal itu ia menjadi gugup karena baru pertama mendapatkan pujian dari wanita yang mungkin saja akan menjadi incaran baru nya.
"Kau seperti nya pintar menggoda, nona" ucap Tanaka sambil memasukkan koper besar itu di bagasi mobil nya. Lalu ia dengan telaten membuka pintu mobil depan, sebelah supir.
"A.. Aku.. Aku hanya mengatakan ysng sebenar nya" ucap wanita itu dengan gugup hingga menundukkan wajah takut nya.
"Masuklah, jangan takut seperti itu" ucap Tanaka "Aku tidak sedang memarahi mu jadi, jangan pernah takut. Mulai sekarang kamu harus tampil lebih berani lagi dan angkat kepala mu yang seperti leher mu sedang patah saja" ucap Tanaka dan hal itu langsung di turuti oleh wanita cantik yang telah duduk manis di dalam mobil nya.
Setelah masuk kedalam mobil, rasa canggung dan gugup semakin di rasakan oleh wanita yang di sebelah nya. Seperti nya ini pertama kali bagi nya bersanding berdua di dalam mobil milik Tanaka, hingga wajah nya tidak lagi bisa menutupi betapa besar ke gugupan nya.
"Kita jalan sekarang" ucap Tanaka dan di angguki oleh wanita cantik di samping nya.
Mobilpun melaju dengan cepat dan keluar dari area parkiran bandara menuju kota, dimana rumah Tanaka berada. Sepanjang perjalanan Tanaka bersiul dengan sesekali menggelengkan kepala nya, seperti nya ungkapan wanita itu telah berhasil membuat suasana hati nya menjadi lebih baik.
__ADS_1
"Oouh" Tanaka, memukul kepala nya "Aku lupa menghubungi ibu, dirumah" ucap Tanaka dan hal itu membuat kening wanita cantik mengkerut.
"Ibu.? bukankah bunda ada di lombok.?" tanya wanita cantik ini disamping nya.
"Saya punya satu ibu lagi yang masakan nya jauh begitu enak, mereka juga tinggal di rumah ku dan kamu pasti akan tau nanti nya" jawab Tanaka sambil mengambil benda pipih lalu mencari nomor nyonya Alex istri dari prof, kemudian jempol nya menekan tombol call, setelah tersambung barulah ia mulai berbicara pada wanita yang ia panggil dengan sebutan ibu.
"Hallo, nak.?" ucap nyonya Alex setelah telepon tersambung.
"Halo, bu. nanti makan malam tolong di tambah banyak nya ya bu, saya ada teman yang akan tinggal dirumah mulai sekarang" ucap Tanaka dengan senyuman nya.
"Tentu nak, ibu akan masak banyak dan yang terenak untuk teman mu dan juga kamu. Ya sudah, kalau begitu ibu masak dulu di dapur untuk menyambut teman mu. Kamu dan teman mu hati hati di jalan ya, ibu tunggu kedatangan nya dirumah" ucap sang ibu dengan senyuman merekah yang tidak bisa dilihat oleh Tanaka.
"Baik, bu terimakasih" jawab Tanaka dan langsung mematikan sambungan telepon dengan sang ibu.
"Seperti nya, ibu yang kamu maksud sangat ramah dan penyayang" kata wanita cantik itu
"Iya, ternyata dia baik dan perhatian sekali. bahkan, ibu itu terus memberikan perhatian nya pada ku setiap kali aku sibuk dalam pekerjaan" ucap Tanaka
"Lalu, bagaimana dengan Li Qin wanita pujaan hati mu itu.? apakah dia tidak perhatian padamu seperti sang ibu yang tinggal dirumah mu" tanya wanita cantik dengan senyuman yang tetap terpatri sempurna dan menampilkan gigi putih nya yang rata.
__ADS_1
"Dia tidak menunjukkan perhatian apapun pada ku, bahkan saat aku lapar atau lelah ia hanya akan jadi pemerhati dan hanya melihat lihat saja. Tidak ada perhatian sama sekali dari nya, apa yang ku harapkan tidak pernah ku dapatkan" ucap Tanaka dengan semburat kesedihan.
Hei.. Leader, habis baca pencet itu jempol 👍 tanda like.! jangan asal baca saja, lupa buat ngelike🙄 cepat like dan itu vote nya sekalian jangan lupa apa lagi sungkan🙄 noh, terakhir jangan lupa VOTE VOTE nya kudu bintang ⭐⭐⭐⭐⭐ jangan kurang ye.. bye..bye..bye