
DRAMA KOREA THREE VAL
Hareudang hareudang hareudang..
Nestapa digurun pasir sedang merana karena hawa panasnya pasukan khusus yang dipilih secara takdir juga sedang duduk anteng menyilangkan kedua kaki nya dengan tatapan cool standar terakhir😂 memperlihatkan dua wanita dengan profesi berbeda yang satunya menangkap pencuri dan satunya penyelamat nyawa pencuri jika tertembak..
"sepertinya kamu sedang membuka gembok dengan kunci yang salah untuk menyulitkan mu sendiri anak kecil😏" cibir Vania
"aaaaa.. ya ya aku memang anak kecil lebih tepatnya gadis kecil dan tambahkan lagi kalimatnya kesayangan😊 rangkaikan baik-baik tiga kata itu tepat dihati mu😊" sambung Valen yang tetap pada mode kutub dan dengan senyuman yang membuat tipis bibirnya.
suasana sangat menegangkan untuk mereka berdua pasalnya Valen semakin bersikap dingin dengan tatapan mata yang tidak berkedip sedikitpun.!
"aku memang sedang membuka aaaaa.. bukan lebih tepatnya membobol gembok tapi yang kubuka bukan gembok elite melainkan gembok yang lubangnya berkarat.!" sambung Valensia🔥🔥
jelas seluruh jiwa raga Vania memanas tidak terkendali, bagaimana bisa ia dihantam dengan santainya oleh seorang perawat yang menurutnya bukan siapa-siapa bahkan bukan hal berat untuk menjatuhkan wanita dihadapan nya tapi perlahan ia sadar kalau yang dihadapinya wanita kutub
"sepertinya sekarang saya lebih suka memicu perasaan dari wanita seperti mu yang berlawanan kutub dengan ku😏" ucap Vania masih tidak kalah tegas dengan tatapan licik namun terlihat begitu sangat cantik dimata Valen.
"sayang nya kamu tidak termasuk dalam dua kutub selatan maupun utara.! baiknya segera mendaftar agar kamu diakui😏" jawab Valen yang juga tidak kalah tegas namun bukan tatapan licik yang ia keluarkan😂
"cih..! jangan terlalu percaya diri Valen, kau bukan apa-apa.!"
"aku sangat percaya kalau kita ini seperti medan magnet dimana kutub yang identik akan saling menolak satu sama lain" dengan santainya Valen maju salangkah melipat kedua tangan didada dan semakin dekat dengan Vania hingga tidak ada laki jarak langkah antara mereka.
"jelas aku menolak mu karena bagiku kau bukan saingan yang harus ditakuti"
"ckckck😏.. ternyata kamu masih anak ingusan yang masih belum paham percakapan orang dewasa" tegas Valen namun kali ini nada bicaranya paling dingin sejagad
"kurang ajar.! ternyata selain tidak tau sopan santun kau juga tidak tau bertata krama.!" tegas Vania mulai emosi hingga menaikkan nada bicaranya.
mendengar hal itu Valr yang tadinya hanya diam tidak mau mencampuri urusan wanita mulai mendekatkan duduk nya kearah wanita yang bisa membentuk nama group two Val atau three Val😂
"sayang aku lelah duduk ini sudah satu jam lebih.!" ucap Valr dengan nada bicara yang lebih dingin dari Valen seketika Vania tertunduk bercampur cemburu saat Valr bicara dan memanggil Valen dengan sebutan sayang mungkin karna ia sudah tau bagaimana sifat Valr maklum pacaran bertahun-tahun menjaga jodoh orang🤭🤭
"bukankah saat ini kamu sedang menodai seragam mu ini buk Vania😏" ucap Valen kedua tangan nya mengelus kerah baju dan membuka satu kancing baju seragam Vania hal ini semakin membuat kaget Vania😏 bagaimana bisa seorang wanita yang baginya bukan tandingan berani menyentuh seragam yang ditakuti banyak orang.! sedangkan Valr masih tidak ingin mencampuri.
"dasar wanita kurang ajar.! kurang tau menempatkan diri.! sangat rendahan.! lepaskan tangan kampung mu ini dari seragam ku.!!" teriakk Vania yang mengundang beberapa mata dan dengan cepat Vania menepih tangan Valen "ternyata selain merebut dengan memanfaatkan kematian mantan mu, kamu juga tidak punya etika.!!" Vania semakin kesal melihat keberanian Valen yang benar-benar tidak takut dengan nya
sedangkan Valr sudah mulai menatap tajam Vania dan Valensia.! aura yang tidak berpihak satu sama lain itu terpancar jelas di wajah Valr.
"oooow😉, ternyata aku juga harus merendahkan diri untuk membasmi kuman kecil yang seperti mu.! selain tidak tau aturan kau juga tidak tau tata bicara yang sopan😏😏 aku jadi ragu siapa panitia seleksi yang meloloskan mu sebagai polwan tanpa etika.!!😱 bagaimana bisa satu hama yang cocoknya berada disela-sela kasur menjadi polwan.!! ku rasa kau menodai seragam suci yang tidak pantas untuk kau kenakan.!" tegas Valen tidak kalah pedas bahkan satu ton merica beserta sianida tidak akan bisa mengalahkan panas yang membunuh dari ucapan nya.
//jdeer//deg//
jantung Vania berdetak kencang, emosinya sungguh meluap-luap dan terlihat jelas diseragamnya sungguh sulit dipercaya bagaimana bisa dirinya yang seorang penegak hukum dihantam santai dengan ucapan pedas Valensia bahkan dikatakan hanya cocok menjadi hama yang berada disela-sela kasur.! bukankah itu pelakor🤣🤣
Hayo ibu-ibu🤣🤣 dan reader beritau thor mu ini bagaimana ciri-ciri dari hama disela-sela kasur🤣🤣
"satu lagi, jika kau mau aman jangan pertontonkan ketololan mu.! karna membuat bau bangkai dari nafas mu tercium busuk.!!" sambung Valen yang menambahkan bumbu berupa royco dan membuang micin🤣🤣
"kita lihat saja siapa yang tolol dan siapa yang aman.!" ucap Vania karna tidak mampu lagi untuk berkata-kata melawan Valen dan berlalu begitu saja tanpa pamit pada Valr
"ciiiih😏😏 dasar wanita bodoh seperti sapi peras hanya tumbuh dalam ukuran besar tapi tidak dalam kebijaksanaan" gerutu Valen yang membuat Valr tertawa
"apa kamu sudah selesai untuk berkbotbah.??" tanya Valr
"sudah Valen mau ngitung persembahan dulu😁"
__ADS_1
raut wajah Valensia yang dingin tadi seketika menciut dan berubah menjadi raut wajah penurut karna baru tersadarkan ia sedang bersama dengan sidingin siap grakk.!!
"kita kemana lagi.?" tanya Valen lembut
"ciih😏 tadi muka mu masam sekarang imut" sindir Valr
"hehehehe"
Valen dan Valr keluar dari toko hp segera masuk kedalam mobil dan melaju
"kita mau kemana.?" tanya Valen
"keliling saja"
"setelah keliling.?"
"aku akan mengantarkan mu kerumah dan nanti malam kita keluar hingga pergantian tahun" ucap Valr
"maaf, Valen dinas malam ini"
"kenapa kamu selalu dinas setiap pergantian tahun.?" tanya Valr
"karna Valen lupa kalau ini pergantian tahun bang."
"hmmm abang akan mengantarkan mu tengah malam di RS"
"kok tengah malam.? kerjanya kan mulai jam 22:00" protes Valen
"ingat Valensia.!! ucapanku tiga hari yang lalu sangat berlaku.!!" ancam Valr dengan nada dingin dan Valen masih mengingat jelas ancaman Valr untuk berhenti bekerja
"baiklah terserahmu saja" jawab Valen mengalah
"itu.!"
"iya, kenapa.?"
"Valen lancang bukan karna hubungan antara kamu dan dia.!" tegas Valen dengan sangat jujur
"lalu.?"
"itu karna dia berusaha menjatuhkan ku dalam pekerjaan dan aku paling tidak suka ada hama yang mengusik kedamaian dalam pekerjaan ku.!" jelas Valen
"yakin karna itu.?"
"hmm.. tidak ada alasan lain lagi bang hanya itu dan antar kalian itu bukan urusan ku karna waktu ku tidak cukup untuk mengurus naskah drama korea kalian"
"harus sejauh itu kamu menghantamnya.?" tanya Valr lagi seperti sedang menyelidiki sesuatu
"diluar dari keluarga tidak kubiarkan satu hamapun mengusik pekerjaan ku termasuk kelakuan Vania yang tidak akan bisa ku tolerir jika terulang lagi.! karna namaku sudah sangat disegani disana bahkan selama empat tahun menjabat ini kali pertama ada masalah." jelas Valen dingin kembali dengan tatapan nya yang tajam dan 20 menit berlalu dengan cepatnya..
"baiklah, ayo turun.!"
ternyata tanpa disadari Valr membawanya kepantai sungguh memalukan ketika Valen tau pantai yang mereka kunjungi adalah pantai terakhir sebelum mereka ke Lombok😂😂 kala itu ia mendapatkan serangan mendadak dari spiderman🤣🤣
"kenapa bengong ayo turun"
"iya bang"
__ADS_1
mereka berdua berjalan santai bagaikan diboking disejajar pantai tidak terlihat satu manusia mungkin karna waktu sudah menunjukkan pukul 18:00 wib mulai gelap, Valen semakin kikuk tanpa sadar dua tangan kekar melingkar erat dipinggang nya🤣🤣
Valr memeluknya dari belakang, menyandarkan kepala dibahu dan merapikan rambut Valen kekiri hingga tidak ada penghalang antara bibirnya dan leher wanitanya
"kapan kamu siap.?? abang mau kita menikah dalam waktu cepat.??" tanya Valr
"Valen tidak tau" jawabnya gugup karna posisi Valr membuat jantungnya siap meledak
"aku mau secepatnya sayang" sambung Valr sangat lembut daaaan
cup
.
cup
.
cup
tiga kecupan lembut dari bibir tipis siapp graak mendarat tepat sasaran ditiga titik terpanas area leher yang membuat Valen merinding hingga kepala😂
"aaaah aku dingin bisa kah kita pulang saja.?"
"aku memeluk mu karna tau kamu dingin" jawab Valr
"ciih😏.. itu namanya ambil kesempatan dalam kesempitan.! memanfaatkan orang lemah.!!" gerutu Valen
"hmm.! nikmati saja dan jaga bergerak.!" jawab Valr dingin
"huff"
"aku mau kesana" Valen hendak melangkahkan kakinya bersiap menjauh dari Valr namun belum sempat ia bergerak Valr malah sudah membungkam mulut nya hingga sesak.
hah..hah..hah..😫😫
"kamu memang pintar mencuri ciuman.!" protes Valensia
"sudah ku katakan jangan bergerakk.!! tapi kamu keras kepala😏" sambung Valr
"baiklah-baiklah lakukan saja sesuka mu.!" kesal Valen tanpa meralat kembali ucapan nya
"benarkah.!" dengan cepat Valr menyambut baik kalimat Valen🤣🤣
"iya benar.!" jawab Valen masih dalam mode kesalnya
"kalau begitu kamu pilih dimobil apa dimana.?" tawar Valr dengan pikiran yang sudah sampai diparkiran 21+++++
"mending dimobil dari pada disini sudah dingin orang bisa melihat" jawaban Valen sangat tepat🤣🤣 tanpa berfikir lagi😂😂
yooulooh Valensia🤣🤣 Author ngakak😆😆 bisa-bisanya kamu mengizinkan dengan mudah🤣🤣
hayo reader bagaimana ini.!!🤣🤣 fix ya Valen kasih lampu ijo tuh.!
apa benar malam pergantian tahun ini akan jadi malam sejarah pembobolan gawang Barcelona FC.?
stay stay dan stay.!!
__ADS_1
dukung terus karya Author jika reader menyukai ceritanya
fix ya.! Author sudah menepati janji untuk memperpanjang ceritaaaa.. bye bye😇😘😇