
...BATAS PERTAHANAN...
Rasa kesal dan geram serta kecewa menyatu padu dalam mata, pikiran dan hati Ucok. melihat kenyataan betapa berani nya salah satu anggota dari tim merpati mengusik diri nya.
"Tikus kecil ini belum ada power sudah berani mengganggu" geram Ucok.
"Baik nya relakan saja hp mu itu, tidak ada gunanya juga kalau sudah di sadap" jelas Tanaka.
"Aku tidak masalah mengenai hp, aku hanya menyayangkan semua file dan data nya " jelas ucok, tidak di pungkiri rasa dan raut wajah kecewa terpampang jelas dari ekspresi nya.
"Kalau begitu kau datangi tempat tim merpati dan ambil hp mu untuk memindahkan beberapa file, lalu jangan gunakan lagi hp nya" kata Tanaka dan Ucok mengangguk saja.
"Sebetul nya gaji kita ini tidak seberapa, kalau beli hp lagi maka habislah sudah pendapatan bulan ini. Tapi, demi keamanan mau tidak mau aku harus merelakan nya." jelas Ucok, ia juga terbebani soal ekonomi
"Aku yang akan mengganti nya untuk mu, kau boleh pergi membeli hp baru kapan pun kau mau" jelas Tanaka dan itu membuat senyum dengan ekspresi yang enggan di wajah Ucok.
"Terimakasih boss" ucap Ucok
"Untuk alat penyadap yang telah di pasang dibawah meja, pindahkan itu dan ganti dengan meja yang baru" kata Tanaka dan ia menunjukkan meja lain sebagai ganti nya.
__ADS_1
Ucok keluar dari ruangan Tanaka dengan mengangkat meja baru untuk di bawah ke kamar mereka, tentu nya Bambang bertanya-tanya tapi setelah di jelaskan oleh Tanaka ia pun paham dan ikut geram dengan tingkah anak tikus yang baru masuk tim merpati.
Kali ini Tanaka, Ucok dan Bambang mempunyai ide dengan tidak memusnahkan alat penyadap. Mereka sepakat untuk memberikan pelajaran dan mempergunakan kesempatan ini untuk memancing keluar singa yang sesungguh nya. Singa yang sudah berani memakai salah satu bawahan mereka, sebagai tikus kecil pengintai yang kapan saja bisa membuat diri tikus dalam bahaya.
Selesai dengan kegiatan Ucok dan Bambang dalam merapikan meja baru dan memindahkan meja lama yang telah di pasang penyadap oleh penyusup tadi ke ruangan lain. Dan ruangan tersebut hanya bisa di masuki oleh Ucok, Bambang dan Tanaka dengan di lengkapi alat peredam suara di dalam ruangan jadi tidak akan ada yang bisa menguping di luar.
Mereka bertiga kemudian masuk ke ruangan tim merpati dan melihat bahwa semua anggota belum tidur, anggota yang menyadari kedatangan mereka berdiri memberi hormat dan tentu nya semua memasang wajah pucat dan kaget. Karena tidak pernah sekalipun Tanaka datang keruang tim merpati, mereka kini sadar bahwa ada sesuatu yang besar telah terjadi hingga menurunkan Tanaka. ini adalah inspeksi mendadak dari atasan mereka, atasan yang tidak pernah di inginkan untuk datang karena ketegasan dan kepepimpinan nya yang tidak akan pernah bisa goyah serta penyelidikan nya yang tidak pernah bisa meleset.
"Yang merasa sudah keluar dari pintu kamar ini berdiri" perintah Bambang dan semua berdiri tidak ada yang tidak berdiri.
"Yang sudah berjalan melewati pintu ruangan kapten silahkan berdiri dan yang lain duduk" perintah Bambang lagi, ada dua puluh orang duduk dan dua puluh orang lain nya berdiri.
Semua mata tertuju pada Dani dan Niel, mereka sudah bisa menebak ada sesuatu yang salah telah terjadi yang di lakukan oleh salah satu dari rekan mereka.
Bambang memerintahkan ke duanya untuk membawa seragam lengkap mereka dalam waktu satu menit dan ke dua nya bergerak cepat, setelah mereka melakukan sesuai perintah. otak kedua nya mengira bahwa mungkin saja para atasan mereka memilih untuk melibatkan kedua nya dalam sebuah misi penting malam ini.
"Periksa setiap kantong celana kalian dan keluarkan semua barang yang ada" perintah Bambang dan hal itu membuat semua berbisik dan sudah menebak bahwa ada kehilangan barang dan yang di curigai adalah kedua rekan mereka yang beridiri.
Dani mengeluarkan semua isi dalam kantong nya dan yang ada hanyalah permen kopiko selebih nya kotoran berupa pasir di dalam kantong nya itu ada kerena Dani kurang bersih mencuci pakaian nya.
__ADS_1
Sekarang giliran Niel dengan ragu mengeluarkan sesuatu dari saku celana nya namun, ia tidak berani untuk membantah dan tidak ada kesempatan untuk mengulur waktu lagi terhadap atasan nya itu. Dan benar saja hp serta carger milik Ucok keluar dari kantong celana nya, tidak lupa sapu tangan berwarna pink bertuliskan NL ysng merupakan inisial nama nya ia keluarkan dari saku celana nya.
"Ternyata kau tikus kecil nya" kata Ucok berpura-pura kaget, padahal ia sudah tau sejak tadi kalau Niel lah penyusup sekaligus pencuri barang milik nya.
Mendengar ucapan dari Ucok, semua rekan berbisik menggunjing diri nya dan hal itu membuat Niel malu bukan main. ia benar-benar merasa betapa kesialan berpihak pada nya dengan tidak manusiawi, dan ini benar-benar membuat ia kehilangan muka serta paling penting ia kehilangan kepercayaan dari atasan dan seluruh rekan nya..
"Jelaskan bagaimana bisa hp dan carger milikku ada dalam kantong celana mu" tanya Ucok dengan aura mengintimidasi dan tidak ada celah bagi pelaku untuk mengelak.
"Aku tidak mengambil nya" sanggah Niel, ia benar-benar memasang wajah yang tidak bersalah dan seolah-olah ia tengah di fitnah oleh atasan nya.
"Lalu siapa menurut mu yang telah mengambil dan berbaik hati menjebak mu.?" tanya Ucok dengan seringai iblis nya, suasan seketika dingin.
"Aku tidak tau kenapa bisa barang ini berada di kantong celana ku, sungguh aku di jebak.! ini konspirasi" tegas Niel yang melupakan cara berkomunikasi dengan atasan nya.
"Apakah kau tau kalau dalam hukum kriminal, tentang perpindahan barang dari kamar ku ke kantong celana mu.? Hal itu termasuk dalam kasus pencurian. Apakah kau tau, bahwa pencurian adalah pengambilan properti milik orang lain secara tidak sah tanpa seizin pemilik." jelas Ucok dengan sangat geram dan ucapan Ucok berhasil membuat Niel ketakutan akan tetapi ia sukses menguasai kondisi seolah ucapan Ucok berisi fitnah untuk nya.
"Aku sungguh tidak mengambil nya dan tidak tau siapa yang menjebakku hingga hp dan carger ini ada di kantong celanaku" Niel masih menyanggah, ia masih tidak sadar dengan kesalahan nya.
Sanggahan Niel benar-benar membuat batas sabar Ucok sudah di ujung garis pertahanan nya, Hal itu tidak luput dari penglihatan rekan dan bawahan dari tim merpati.
__ADS_1
Hei.. Leader, habis baca pencet itu jempol 👍 tanda like.! jangan asal baca saja, lupa buat ngelike🙄 cepat like dan itu vote nya sekalian jangan lupa apa lagi sungkan🙄 noh, terakhir jangan lupa VOTE VOTE nya kudu bintang ⭐⭐⭐⭐⭐ jangan kurang ye.. bye..bye..bye