TENTARA PENGGANTI

TENTARA PENGGANTI
VLT 214


__ADS_3

...NYAWA UNTUK NYAWA...


Bagai berada di kegelapan yang mengibarkan bendera lambang kejahatan dan dosa, sebuah keserakahan dan penghakiman secara sendiri-sendiri berkibar di langit-langit gelap milik Valdis. menjadikan dirinya sendiri seakan seperti Tuhan kedua, setelah Tuhan maha pencipta. ia melakukan penghakiman tanpa dosa seolah-olah Tuhan telah memberinya perintah dari Surga untuk menghakimi dan memberi cambuk akhir zaman kepada Li Qin.


Laki-laki biadab.! itulah kata mutiara paling tulus serta pujian yang benar-benar sangat tepat untuk diucapkan kepada seorang Valdis yang bisa diberikan oleh malaikat maut yang sepertinya tunduk dan takut pada aturan Valdis.


Sewajibnya sebagai pengikut Tuhan, janganlah kiranya hidup dalam kegelapan, melainkan hidup dalam terang yang dinampakkan melalui perbuatan-perbuatan yang baik dan benar. akan tetapi kalimat ini tidak berlaku untuk kekejaman Valdis, yang dengan tidak punya hati menciptakan neraka buatannya untuk menghancurkan hidup Li Qin.


di dalam kamar dengan cahaya yang redup, Tanaka menempelkan benda pipih ditelinga kanan nya "Pa, bisakah saya meminta bantuan.?" tanya Tanaka tanpa berbasa-basi lagi kepada tuan Hul melalui telepon, setelah panggilan nya tersambung.


"Bagaimana bisa, papa menolak.?" jawab tuan Hul


ada senyum tulus yang menghiasi raut wajah Tanaka, berharap apa yang ia inginkan segera tercapai "terimakasih, pa" jawab nya.


"Jelaskan, bagaimana papa bisa membantu mu.?" tanya tuan hul dari seberang sana yang juga tidak terlalu suka berbasa-basi kecuali pada istrinya dan anak gadis kesayangan nya.


"Bagaimana aku bisa menemukan Li Qin baik itu hidup ataupun mati" tanya Tanaka tanpa menjawab pertanyaan dari tuan Hul.


Dari kota yang jauh dimata, tuan Hul mengerutkan kening dengan matanya yang memicing tanpa ada yang tau bagaimana ekspresinya saat ini.


"Papa akan membantu mu, kelompok dari iblis rimba yang sudah papa latih secara diam-diam akan membantu kamu" jawab tuan Hul.

__ADS_1


Sebuah Klan besar dan mematikan, memiliki julukan "Iblis Rimba" adalah klan yang dibangun oleh tuan Hul secara diam-diam, terdiri dari kelompok yang tidak hanya lelaki saja melainkan wanita. semua anggota berasal dari kota dan negara yang berbeda-beda dan ia kumpulkan dalam satu klan, dan orang-orang ini didapatkan tuan Hul dari penjara. lebih tepatnya semua anggota klan Iblis rimba adalah mantan NAPI (Nara Pidana) dengan kasus besar yang berat dan rata-rata mendapatkan hukuman mati.


Namun, sekali lagi harus disadari bahwa segala sesuatu dinegara ini adalah milik siberkuasa. Setiap ada kesempatan tanpa dicurigai oleh siapapun, tuan Hul mendatangi seluruh napi yang sudah ia targetkan pantas dan cocok untuk bergabung dalam klan nya, lalu menyodorkan sebuah cahaya berupa pembebasan dan terlepas dari hukuman mati dengan syarat napi tersebut harus mau tunduk pada aturan dan perintahnya, serta mengabdikan diri padanya untuk seumur hidup, sedangkan urusan mengenai napi yang dieksekusi dipalsukan datanya dengan mulus.


Sekali lagi, tidak sembarang napi dengan kasus besar ia datangi. hanya para napi terkhusus yang memang ia anggap mampu dan sanggup memegang sebuah rahasia saja, yang ia bawa bergabung di klan miliknya. dan tidak sampai disitu saja, setelah sampai dimarkas besar tempat tuan Hul memberikan pelatihan, para calon klan masih di uji dengan beberapa pelatihan yang mematikan langsung dari tuan Hul.


Jangan tanya proses kenapa ia bisa masuk dengan leluasa dalam sel, tentunya karena tuan Hul juga memiliki akses untuk kesana tanpa ada seorang anggotapun yang tau bahwa ia memiliki tujuan dalam menambah anggota klan menjadi terbesar dan terkuat. dan klan ini bekerja untuk sebuah kasus yang rumit juga mematikan, dengan bayaran termahal dari yang membutuhkan tentunya orang tersebut tidak langsung berhadapan dengan tuan Hul melainkan ada kaki tangan tuan Hul yang sangat patuh pada perintah dan rahasia klan. Hingga posisi tuan Hul dimata militer dan negara selalu bersih dan disegani, bahkan presiden selalu meminta perlindungan kepadanya dan tentu saja hal itu mudah bagi tuan Hul.


Sekali lagi dijelaskan bahwa, tidak ada orang yang mengetahui bagaimana rupa dan wajah dari klan ini dan siapa pemiliki serta penggerak dari klan tersebut termasuk nama klan. para klien yang membutuhkan bantuan dari iblis rimba hanya menerima beres seluruh nya sesuai keinginan klien, dan semua hasil sangat memuaskan.


"Baik, pa. terimakasih" jawab Tanaka dengan senang.


"Hasilnya akan segera kamu dapatkan" jawab tuan Hul dan langsung mematikan sambungan telepon tanpa aba-aba.


Tanaka tersenyum melihat ponsel ditangan nya, ia sama sekali tidak keberatan dengan sikap orang tuanya yang memetikan sepihak, setidaknya ia lega karena orang tuanya mau membantu.


*


*


*

__ADS_1


"tolong aku Tuhan, sakit.. sakit.. sakit..." dengan air mata, Li Qin terus berteriak sekuat tenaga. sekalipun teriakan nya sudah tidak bisa dibilang teriak karena suaranya begitu lemah.


"Tuhan mu, sedang ikut bersamaku dalam membawamu kepintu neraka" jawab Valdis ketus.


"Valdis, apa sebenarnya kesalahanku padamu.??" tanya Li Qin dengan suara yang hampir tidak terdengar lagi.


"Karena kau, Vini harus mengakhiri hidupnya.! karena kau, aku mangalami banyak patah hati.! kau, kaulah sumber utama aku berubah menjadi sekarang ini" kata Valdis dengan sangat tenang, dan auranya semakin mematikan.


Li Qin, menggeleng dengan kuat disertai air mata dan rasa perih pada lambungnya ketika mendengar jawaban dari Valdis. berkali-kali Li Qin menjelaskan kepada Valdis dan berkali-kali pula Valdis tidak mendengarkan apa lagi mempercayai penjelasan dari Li Qin.


"Valdis, tolong bunuh saja aku jika kau berkenan" kata Li Qin dengan menatap tajam Valdis, ia seolah sudah siap dengan perlakuan apa yang akan ia terima setelah menantang sang malaikat maut.


seketika leher Li Qin dicekek kuat oleh Valdis tanpa rasa kasihan, perlahan tapi pasti lidah Li Qin mulai menjulur kedepan. wajahnya memerah hingga ketelinga, bukan karena sedang terpesona atau kasmaran. melainkan, karena cekekan kuat dari tangan kiri Valdis yang membuat ia tidak lagi bisa bernafas.


Tidak ada perlawanan dari Li Qin, ia benar-benar siap dengan kematian nya. wajahnya dan kedua bola matanya memandang Valdis dengan penuh ketulusan seolah Li Qin benar-benar memberi nyawanya untuk kepuasan Valdis.


Valdis terus menekan dan menguatkan tangannya hingga mata keduanya beradu, "kau harus mati sekarang juga, nyawa mu untuk Vini" kecam Valdis dan menerima anggukan dari Li Qin.


"ya, nyawa untuk nyawa" kata Li Qin dalam hatinya dan iapun benar-benar tidak lagi mampu melihat terang, seolah semua terasa begitu gelap dimatanya. namun, ia tetap sadar bahwa dirinya belum jadi mati.


Hei.. Leader, habis baca pencet itu jempol 👍 tanda like.! jangan asal baca saja, lupa buat ngelike🙄 cepat like dan itu vote nya sekalian jangan lupa apa lagi sungkan🙄 noh, terakhir jangan lupa VOTE VOTE nya kudu bintang ⭐⭐⭐⭐⭐ jangan kurang ye.. bye..bye..bye

__ADS_1


__ADS_2