TENTARA PENGGANTI

TENTARA PENGGANTI
VLT 318


__ADS_3

...BAU KERETAKAN YANG TERCIUM...


Beberapa hari berlalu Li Qin menanamkan pribadi baru dalam diri nya, ia menjadi wanita yang begitu dingin dan selama itu diri nya tidak berniat bertemu dengan Tanaka. Bahkan di dalam atap yang sama pun Li Qin terus menghindari jalan dan ruangan yang mungkin di lewati oleh Tanaka agar tidak berpapasan dengan nya.


Laura juga hingga kini setiap kali melihat Tanaka ia akan terus teringat dengan rudal yang beberapa hari yang lalu ia lihat, apa lagi Eleanor yang tidak tau sama sekali kalau diri nya telah tertangkap basah ketika berhubungan dengan Tanaka terus saja bercanda gurau dengan Laura dan nyonya Alex tanpa ada rasa sungkan.


Sekarang Ele maupun Laura terus menjalin hubungan komunikasi layak nya saudara yang tinggal dalam satu atap dan sejauh ini baik Laura, nyonya Alex dan juga prof begitu suka dengan sikap dan sopan santun dari Ele yang belum menunjukkan tanda tanda perubahan ke sikap yang asli. Sekalipun di specialkan oleh pemilik rumah tapi Ele, tetap bersikap layak nya seorang penumpang yang tidak mau berkuasa atau menjadikan diri bak nyonya dala rumah tersebut.


Sedangkan Ele dan Li Qin tidak pernah bertemu atau bertegur sapa sejak malam pertama Ele menginjakkan kaki di rumah mewah Tanaka. Tentu saja Ele terus menanyakan keberadaan Li Qin yang tidak pernah ia lihat bergabung untuk sarapan di pagi hari atau makan malam, dan bahkan Ele tidak pernah melihat Li Qin bekerja sama di dapur setiap pagi untuk membuatkan sarapan.


Begitu juga dengan Tanaka yang terus mencari keberadaan Li Qin karena sudah lama tidak bertemu dan setiap kali diri nya datang mengecek Li Qin dalam kamar wanita itu seperti kebiasaan Tanaka sebelum nya, tetap saja ia tidak menemukan keberadaan Li Qin. Seolah Li Qin maha mengetahui kapan Tanaka akan datang mengecek keberadaan nya itu, lalu menghilang entah kemana hingga kamar mandipun kosong tanpa sosok nya.


"Ibu.." panggil Tanaka pada nyonya Alex yang sekarang berada di ruang keluarga untuk menonton televisi


"Iya, ada apa nak.?" tanya nyonya Alex dengan lembut sambil mengalihkan perhatian nya kepada Tanaka.


"Apa Li Qin, tidak pernah ikut sarapan pagi dan makan malam.?" tanya Tanaka dengan raut wajah khawatir


Mendengar pertanyaan dari Tanaka, nyonya Alex dan Laura begitu gugup pasal nya di tengah tengah mereka ada Eleanor. Mereka enggan kalau saja pertanyaan Tanaka membuat Ele cemburu terhadap Li Qin ataupun kesal, tentu mereka tidak menginginkan hal itu.

__ADS_1


"jangan melirik ku, mami" ucap Eleanor yang mengetahui kalau tatapan ragu nyonya Alex tertuju pada nya.


"Mami.." ucap nyonya Alex dan lalu belum sempat ia menyelesaikan ucapan nya, Ele lebih dulu menyela.


"Mami, Laura" panggil Ele "Aku tidak pernah keberatan dengan Tanaka yang mencari Li Qin karena, memang perhatian Tanaka sejak dulu fokus pada Li Qin dan tidak ada yang nama nya cemburu di antara kami" jelas Ele dan itu terdengar sangat memilukan di telinga Laura maupun Nyonya Alex.


Tanpa berniat menyahuti atau mengiyakan ucapan pengakuan dari Ele, nyonya Alex justru menjawab pertanyaan Tanaka "Ibu, tidak tau selama beberapa hari ini Li Qin jarang sekali terlihat." ucap nyonya Alex dan hal itu membuat dahi Tanaka berkerut murung.


"Apakah dia sibuk di rumah sakit.?" tanya Tanaka, karena biasa nya kalau Li Qin sibuk di rumah sakit maka ia akan terlihat seperti bayangan di rumah ini.


"Seperti nya tidak tapi, ibu tau nya dia akan kembali tengah malam disaat semua tertidur dan berangkat di saat semua belum terbangun" kata nyonya Alex, sebetul nya ini jawaban pribadi nya saja tanpa tau pulsng pergi nya Li Qin seperti apa.


"Bagaimana bisa dia bertanya tentang keberadaan Li Qin sementara diri nya asik cium ciuman, cumbu cumbuan dengan Ele" batin Laura, sungguh ia ingin sekali membanting dan mengetok kepala Tanaka. Mana kala ada jaringan otak nya yang rusak hingga membuat diri nya menjadi seperti saat ini.


*


*


*

__ADS_1


Malam hari Li Qin dan Leo keluar secara bersamaan dari ruang operasi yang berbeda dan wajah kelelahan, kelaparan terpancar di wajah dokter muda yang cantik dan tampan ini. Li Qin yang tengah memijat mijat leher nya karena pegal merasakan pening yang luar biasa karena sudah berapa hari ini tidak makan teratur apa lagi beberapa hari ini diri nya melewatkan sarapan pagi yang seharus nya tidak boleh terlewatkan oleh nya


"Kau haus.?" tanya Leo lalu, ia menyodorka sebotol air mineral yang sangat bagus dan tentu mahal.


"Tentu, terimakasih" ucap Li Qin yang langsung membuka tutup botol dan meneguk nya dengan habis.


"seperti nya kamu sangat haus" ucap Leo dan di angguki oleh Li Qin.


"Beberapa hari ini, aku melihat mu begitu murung dan tidak lagi di antar atau di jemput oleh tentara itu. Apakah mungkin kalian sudah berakhir.?" tanya Leo yan seperti nya telah mencium bau bau dari keretakan hubungan Li Qin juga Tanaka.


"Seperti nya, penciuman dan indra perasa mu begitu peka terhadap ku" sindir Li Qin dengan bercanda tapi ucapan yang serius.


"Begitukah.? lalu aku akan terus terang pada mu, sebetul nya yang ku rasakan ada bau keretakan yang tercium di penglihatan dan indra ku antara kamu dan pak tentara itu" ucap Leo jujur dan di balik itu ada tujuan penyelidikan.


"Iya, seperti yang kamu lihat Leo kalau aku dan tentara yang kamu maksud sebetul nya bukan siapa siapa dan jujur sebenar nya kami hanya numpang di rumah dinas militer dan dia sudah punya kekasih yang mana mereka menjalin hubungan selama lima belas tahun" jawab Li Qin dan tentu saja ia sengaja menyembunyikan alamat rumah Tanaka.


Leo yang mendengar itu merasakan seperti telah menjadi seorang lelaki yang bodoh karena selama ini ia mengira kalau tentara itu menyukai Li Qin dan bahkan pikiran nya berkata bahwa Li Qin dan tentara yang di maksud adalah sepasang kekasih sejati yang saling mencintai.


Hei.. Leader, habis baca pencet itu jempol 👍 tanda like.! jangan asal baca saja, lupa buat ngelike🙄 cepat like dan itu vote nya sekalian jangan lupa apa lagi sungkan🙄 noh, terakhir jangan lupa VOTE VOTE nya kudu bintang ⭐⭐⭐⭐⭐ jangan kurang ye.. bye..bye..bye

__ADS_1


__ADS_2