TENTARA PENGGANTI

TENTARA PENGGANTI
V & L 149


__ADS_3

...HANYA NAMAMU SEJAK LAMA...


"Li Qin..." kata Valdi kaget, hingga secara refleks ia menyebut nama Li Qin.


"kamu.! kenapa kamu disini.? Li Qin.? kamu tau namaku dari mana.?


Seketika Valdi diam membisu dan hanya menatap lekat wajah Li Qin, entah apa arti serta makna dalam tatapan nya itu. tapi, sepertinya tersirat sedikit rasa kecewa yang tidak bisa disembunyikan dari kedua bola matanya.


"aku sedang bertanya, seharusnya kamu menjawab" kata Li Qin


"apa yang ingin kamu tanyakan, katakanlah" kata Valdi


"huff.. yang saya tanya kenapa kamu disini, sedang apa dan kenapa juga kamu tau nama ku.?" kata Li Qin.


"aku disini karna ini rumah ku dan aku bebas melakukan apa saja dirumah ku. aku tau namamu dari name tag mu saat ini" kata Valdi sambil menunjukkan papan nama Li Qin di bajunya.


"apa ini sungguh rumah mu.?" tanya Li Qin


"iya jelas, ini rumah kakek dan nenek dari ayah ku. kemudian diwariskan pada kami" jawab Valdi


"lalu siapa nama mu.? kenalkan kembali aku Li Qin yang sudah menempati tempat ini beberapa hari yang lalu" kata Li Qin memperkenalkan diri


"aku Tanaka" jawab Valdi entah kenapa ia tidak memperkenalkan diri sebagai Valdi nama sejak dirinya kecil.


"Benarkah, wanita didepan ku saat ini tidak mengenal siapa aku.? aku yang menunggunya selama lebih 15 tahun. tidakkah ada sedikit puing - puing dalam ingatannya tentang ku.?" kata Valdi dalam hati yang penuh rasa kecewa.


"selama disini, kamu tidur dikamar mana.?" tanya Valdi


"aku tidur dikamar kedua, kata nyonya Valensia kamar utama tidak boleh dipakai. itu untuk anak - anak nya." kata Li Qin.


"ooh, baiklah." jawab Valdi


"ooh iya, aku sudah memaafkan mu tentang beberapa hal pertama saat makan kamu lupa minta maaf. aku tau kamu tidak sengaja mencipratkan air dimakanan juga wajah ku." kata Li Qin dengan lembut


"lalu yang ke dua.?" tanya Valdi


"yang ke dua, tindakan dan ucapan mu menghina almamater serta profesiku" jawab Li Qin

__ADS_1


"lalu haruskah sebagai tuan rumah, aku minta maaf.?" tanya Valdi


"minta maaf terlihat susah bagi orang - orang yang selalu berada diatas seperti mu Tanaka. tapi, cobalah sesekali berada dibawah agar kamu tau. seberapa sakit sebuah kesalahan tanpa kata maaf" jawab Li Qin


Dan ucapan Li Qin itu membuat Valdi sadar dan merasa bahwa ia memang terlalu membuktikan dirinya begitu diatas, hingga sangat sulit baginya untuk mengatakan satu kata maaf pada lawan nya. saat Valdi dan Li Qin sedang berdiri tanpa suara, tiba - tiba telepon milik Valdi berbunyi.


"Hallo mom.? aku merindukan mu" kata Valdi pada ibunya, mendengar hal itu Li Qin tersenyum begitu mempesona.


📞"Hallo sayang, momy rasa wanita itu teman kecil mu. tapi.." kata Valensia menggantungkan ucapannya


"tapi.? tapi apa mom.?" tanya Valdi


📞"dia kecelakaan sejak awal perkuliahannya di Penang, hingga ia lupa akan semua kenangan pahit serta manis bersama keluarganya. termasuk kamu dan adek mu" kata Valensia


Mendengar hal itu Valdi menatap Li Qin dengan sangat prihatin, jelas tersirat dimatanya bahwa ia ingin sekali memeluk Li Qin erat dan tidak melepaskan nya. wanita cantik yang didambanya selama bertahun - tahun kini mengenalnya sebagai orang baru.


📞"sayang.?? jika kamu masih mencintainya, mulailah dengan lembaran baru dan pastikan bahwa hatimu memilikinya bukan karna sebuah persaingan antar saudara. melainkan, karna hatimu yang benar - benar menjaga serta memilikinya." kata Valensia pada putranya.


ia tau bahwa Valdi dan Valdis sama - sama memiliki rasa suka yang lebih dari seorang sahabat pada Li Qin. hal itu iya ketahui sejak lama, ketika Valdi dan Valdis akan berpisah. sebuah fakta nyata bahwa kedua putranya menyukai satu wanita yang sama.


Flash back On


"Bang, Kerugian terbesar mu adalah ketika kamu menyerah pada perjalanan mengejar cinta pertama mu yang masih bisa untuk kamu perjuangkan." ucap Valdis yang langsung menebak bahwa mereka ternyata menyukai wanita yang sama


"Semua orang mengalami hambatan yang akan menyebabkan kerugian besar dalam hatinya dan dalam perjalannya meraih cinta." ucap Valdi lagi yang kini berbalik dan mendekati Valdis


"Jangan menyerah untuk meraihnya, Hapuskan kata menyerah dari pikiran dan hati mu untuk mendapatkan sebuah pengakuan. jika, abang suka maka raihlah kebahagiaan sesuai ke inginan hati mu." sambung Valdis yang sepertinya mundur teratur demi abang kembar yang begitu sangat ia sayangi


"Dedek, dengar kita tidak harus egois untuk mengejar ke bahagiaan, suatu saat kamu dan aku akan menemukan arti bahagia yang sebenarnya. tanpa harus memperjuangkan satu orang yang sama dan menyakiti satu orang yang berbeda. itu hanya akan membuat hubungan kita jauh" ucap Valdi yang tidak mau egois demi perasaan nya yang belum pasti terhadap satu wanita yang diam - diam mereka sukai bersama


"bagiku kenikmatan yang jadi kebahagiaan sesungguhnya dan berharga adalah melihat mu bahagia dan berjuang karna sesuatu yang memotivasi mu untuk maju, Lebih baik berjuang dari sekarang hingga titik darah penghabisan dari pada berjuang nanti, setelah semua berakhir dalam penyesalan." ucap Valdis yang menurutnya sosok wanita yang ia pandangi akan menjadi salah satu motivasi bagi Valdi untuk berjuang.


Flash back Off


"mom.?" kata Valdi


📞"katakanlah bahwa kamu mengenalnya dan jangan bermain - main tidak mengenalnya. karna suatu saat kamu akan menyesali taktik dari permainan mu sendiri" kata Valensia pada putranya

__ADS_1


"baik mom" kata Valdi dan sambungan telepon berakhir. ia pun kembali menatap Li Qin dengan penuh tanya


"apa nyonya Valensia itu ibu mu.?" tanya Li Qin


"iya, dia ibu terbaik bagiku. yang mampu menghafal tanpa membaca" jawab Valdi


"aku juga ingin punya ibu seperti dia" kata Li Qin


"kamu akan segera memanggilnya ibu mertua" jawab Valdi dan hal itu membuat Li Qin terbatuk - batuk.


"uhukk .. uhukkk .."


Melihat Li Qin yang terbatuk - batuk, Valdi merasa bahwa Li Qin memang akan segera menjadi nyonya Hull ke dua setelah ibu nya. entah itu bersanding dengannya atau dengan Valdis adek nya.


"aku kekamar dulu" kata Li Qin, Valdi menganggukkan kepalanya dan Li Qin segera meninggalkan Valdi diruang tamu.


dua jam kemudian Valdi mendapatkan pesan bahwa seorang wanita yang berbaring lama diranjang tengah membutuhkan pertolongan dan meminta Valdi untuk datang menemuinya.


"kamu kenapa seperti terlihat bingung.?" tanya Li Qin


"Li Qin, aku harus pergi kamu tidak takut sendirikan.?" tanya Valdi, hal itu membuat Li Qin heran dengan pertanyaan Valdi dan ia menggelengkan kepala tanda ia tidak takut.


"yasudah, aku pergi dulu" kata Valdi dan segera mencium kening Li Qin, hal ini benar - benar membuat Li Qin mabuk kepayang serta kalang kabut.


kedua mata Li Qin melotot keluar dari tempat normalnya, bibirnya menganga lebar, wajahnya langsung memucat hingga sekujur tubuhnya dingin bagaikan es. sesaat ia berdiri tidak mampu bergerak ataupun menoleh, Li Qin berusaha sadar dari ciuman pertama dikeningnya.


HALLO LEADER🙏


Selamat pagi, siang, sore ataupun malam. thor menyapa dari pagi hingga malam karna lagi delay jadi Author tidak bisa memastikan jam terbitnya🤭


Author mau klarifikasi ni😉 buat kamu yang berpendapat bahwa kisah baru dari cerita ini mirip drama My dear Guardian, Pelindung, Penjaga hati, Cinta mati, Kisah Cinta Tentara korea, Dots😊


Kalian semua bebas berpendapat ya sayang - sayang ku, mungkin serupa tapi tidak sama atau sama namun tidak serupa. tapi, perlu saya tekan kan bahwa untuk nama tokoh wanita LI QIN ini sebenarnya permintaan dari beberapa leader yang PC dan memaksa nama harus Li Qin. begitu juga dengan tokoh VALDI, mereka memaksa agar nama diganti dengan TANAKA.


Jadi mohon teliti dan pahami saat membaca sampai akhir kisah ya sayang - sayang ku😍 jangan dulu, merasa ini kisah dari Drama di TV💕💕


BAGAIMANA KISAH SELANJUTNYA.?

__ADS_1


BUKANKAH INI TERLIHAT MENARIK.?


IKUTI TERUS TANPA KETINGGALAN UP LAGI DENGAN CARA TEKAN TOMBOL WARNA MERAH BERBENTUK LOVE❤ YANG AKAN MEMBANTUMU MENDAPATKAN PEMBERITAHUAN DIRAK NOVELTOON MU & JANGAN LUPA UNTUK LIKE, RATE 5 DAN KOMEN🙏


__ADS_2