
KEPALA BATU
Deg
deg
deg
Seketika kaki Valensia kehilangan tulang-tulangnya hingga jatuh tersungkur dilantai air matanya kini jatuh membanjiri pipi nya, satu tangan memukul-mukul dadanya dan satu tangannya lagi memukul kepalanya kemudian ia menarik nafas dalam-dalam dan berdiri dengan tegap
menyesal.? bukankah ia termasuk salah satu pribadi yang tidak menyesal.? atau mungkin tersinggung.? bukankah ia juga pribadi yang dikenal susah bahkan nyaris tidak pernah tersinggung.? lalu sikap apa yang menggambarkan kepribadian nya.?? dingin bagaikan es.? lekat namun tidak peka.? hanya orang barulah yang heran jika melihat sifat manusia seperti dirinya.
"kau menangis.? apa arti air matamu Valensia.!!" tegas Valr yang masih belum keluar dari kamar dan memilih untuk menemani tunangan nya yang mulai menampakkan keterpurukkan diwajahnya.
"aku akan menebus kesalahan ku.!" ucap Valensia
sungguh dengan gampangnya kalimat itu keluar dari mulut nya tapi apa mau dikata Valen tetaplah Valen bukan Valen namanya jika merespon mu dengan kalimat panjang lebar😊 namun kali ini berbeda rasanya ada dialog proklamasi yang meronta-ronta ingin keluar dari mulut Valen.
"kamu mau tau sungguh kamu mau mendengar jawaban ku.?" tanya Valen yang sudah menampakkan wajah datar dan nada paling dingin yang nyaris tidak pernah ia keluarkan.
"katakanlah apapun itu aku yakin hanya semata membela dirimu saja.!" tegas Valr yang tidak kalah dingin yaa.! dua elemen ini bagaikan siluman kadang menjadi api dan kadang menjadi air dan mata tajam yang sudah mengeluarkan sengatan listrik serta kilatan petir terpancar di kedua bola mata Valensia api neraka siap untuk disemburkan nya seakan tidak mau kalah gemuruh petir beserta kilatan juga terpancar di kedua bola mata Valr siapa yang akan mengalah.??
"kenapa.? kenapa baru malam ini.? kenapa tidak sedari awal sebelum cincin ini melingkar dijari manis ku, kau membahas tentang kekasih mu.!" tegas Valensia "disaat kau tau hatiku masih untuk abang mu dan mustahil kau bisa menggantikan posisinya.!" ucap Valen mulai menghunjuk wajah Valr dengan penuh amarah
"4 tahun lamanya katamu membiarkan ku.? izinkan aku memperbaiki kalimatmu lebih tepatnya 4 tahun berlalu kau membiarkan ku dengan alasan memberiku waktu untuk menjawab dan tidak ada cela bagiku untuk menolakmu saat itu juga aku belum tuli ketika bibir manismu mengatakan jika terlalu lama menunggu maka aku akan datang menjemputmu.! dan kau sudah datang, apa aku sudah menolak kedatangan mu.? bahkan aku nyaris membiarkan mu menguasaiku.!" tegas Valen dan semua ucapan Valen itu memang benar selama 4 tahun Valr membiarkan nya untuk memberikan jawaban.
__ADS_1
"biar ku ingatkan lagi kau sendiri yang bersujud didepan alm tanpa dorongan dan paksaan dari siapapun didetik terakhirnya menghembuskan nafas berjanji sebagai seorang prajurid akan menjaga ku seperti layaknya Yal memperlakukan ku.! semoga akal sehat dan memorimu membawamu pada kejadian 4 tahun silam tepatnya 15 Januari 2016 dan 30 menit sebelum Yal ku menutup mata" ucapan Valen berhasil membuat Valr berfikir keras mungkin malu mengatakan ya dan benar Valen memang membiarkan dirinya dikuasai dan diperintahkan penuh olehnya tanpa perlawanan
"menyia-nyiakan.? waktu yang kita habiskan selama 4 tahun secara terpisah bagiku tidak sia-sia karna aku meyakini Tuhan selalu punya cara untuk menyatukan kita sekalipun tidak ada rasa cinta antara aku dan kamu lalu untuk mengenal mu.? untuk apa aku harus belajar mengenalmu.? aku bukan wanita yang bisa belajar mengenal lelaki lain saat hatiku masih di isi oleh satu nama sekalipun itu kamu.!" tegasValensia
"bisakah kamu belajar saat tidak menyukai mata pelajaran itu.? jujur saja aku tidak mau mempelajari sesuatu yang tidak ku inginkan dan jangan lupa kalianlah yang membuatku seperti ini.! kau dan keluargamu serta keluargaku memutuskan secara sepihak tanpa menghargaiku untuk menerima pertunangan ini" ucap Valen
"lalu bagaimana dengan kau mendiami orang tua ku.?" nada bicara Valr mulai lembut namun sangat menggelikan
"untuk orang tua mu ya.! benar, aku salah maafkan aku" ucap Valen dan bersujud dikaki Valr "ingat permohonan ku ini untuk orang tua mu.!" tegasnya "dan katakan pada orang tuamu aku sudah sujud dihadapan mu mewakili mereka karna tidak ada waktu lagi bagiku untuk sujud kedua kalinya.!" tekan Valen
"dengarkan ini Bang Valr kadang kita hanya pintar menyalahkan sesama ketika sosok yang kita sayangi sudah pergi untuk selamanya lupa bahwa semua itu adalah rencana Tuhan yang tidak mengikuti keinginan kita bahkan dilubang semut sekalipun kita bersembunyi ajal tetap akan menjemput jika sudah waktunya dan saat kehilangan dirinya aku hanya belajar untuk tidak menyalahkan orang lain karna tau semua itu takdir Tuhan" sambung Valen
"namun kesalahanku adalah menyalahkan Tuhan dan diri sendiri itu pantas untuk ku dari pada harus menyakiti orang lain dengan menyalahkan mereka" ucap Valen mulai sendu namun karna tingginya kilatan api dari bola matanya membuat ia tegar tidak membasahi pipinya
"aaah satu lagi ingat baik-baik.!" sambung Valen berdiri dari posisi sujudnya dan menatap dua bola mata Valr dengan amarahnya kemudian sedikit memijit lututnya karna sakit saat bersujud😂 ia teringat dengan ucapan bu Gita dan bu Endang
Flashback ON
"neng Valen jangan didengerin atu omongan bu Lovy dia emang gitu suka kepo sama pasangan muda disini" ucap bu Endang saat perjalanan menuju kamar masing-masing tanpa didengar oleh Valr
"iya Val jangan masukin kehati disini dia terkenal dengan omongannya yang cerewet suka hyperbola.!" sambung bu Gita
"iya bu tidak apa-apa lagian Valen juga baru dengar mas Valr punya pacar😂" ucap Valen tersenyum
"jadi neng Valen belum tau.?" tanya bu Endang
__ADS_1
"belum bu emang siapa.?" Valen jadi kepo😂
"namanya Vania Trifosa neng jadi orang tua Bripda Vania itu kakak kandung bu Lovy yang sekarang tugas dikota XXX" ucap bu Endang
"Bripda.? apa dia seorang polwan.? kota XXX.? nggak salah bu.!" tanya Valen heran
"iya neng benar orang Vania sering kok kesini tiap cuti diakan sama pak Valr pacaran lama banget neng kalau tidak salah dengar sampe 11 tahun dan dijodohin sama bu Lovy" sambung bu Gita menjelaskan
"ooh begitu" ucap Valen santuy guys😂
"tapi Vania sama kayak ibu Lovy sama-sama cerewet pas dengar pak Valr bawa eneng disini dia sampai bela-belain datang dari kota XXX ke lombok kata bu Lovy untuk membicarakan kasus 4 tahun silam pokoknya dia tukang hasut deh neng.!" ucap bu Gita Lagi
Fladhback Off
"aku tidak pernah menyuruhmu meninggalkan kekasihmu untuk memilihku ketahuilah kalaupun aku mau tentu aku bisa menyuruhmu untuk melupakan nya karna kau sudah bersumpah didepan alm dan itu sumpah seorang abdi negara dan juga aku berhak melarangmu ataupun memerintahkan mu untuk meninggalkannya karna cincin yang terukir indah dijari manis ku ini memberiku hak penuh untuk mengontrol siapa saja yang boleh kau dekati dan kau jauhi tapi aku tidak melakukan nya bahkan juga tidak menelusurinya" sambung Valen lagi
"tapi kamu sendirilah yang melakukan tindakan yang tepat untuk memutuskan kekasihmu tanpa menunggu perintahku jadi jangan salahkan orang lain atas keputusan yang sudah kau buat.!" tegas Valen "dan juga hubungan yang lama tidak menjamin pasangan itu setia dan jujur bisa jadi dia menghasutmu karna memilihku.!" tekan Valen yang tanpa disadari Valr dirinya sudah merapikan semua barangnya dan keluar dari barak berhubung taxy pesanan nya sudah diluar pagar tanpa pamit ataupun izin dari Valr pergi menuju bandara..
hayooo bukankah ini namanya gantung.?
bagaimana menurutmu sikap keduanya.?
siapa yang salah.?
hayooo readers kasih pendapatmu dalam menyikapi semua penuturan keduanya juga kasih dukungan dongðŸ˜ðŸ˜ Vote Like Komen Rate 5 nya dong..... masa iya Author gak diperhatiin😔😔
__ADS_1