
TERSEPONA
Seorang wanita terhebat mampu melewati Kendala apapun yang menyelimuti nya, selalu mengingat bahwa semuanya merupakan proses untuk menjadikan sang ibu menjadi pribadi yang lebih dewasa dan tidak cengeng. karna, mereka sadar bahwa membawa bayi dalam kandungan selama 9 bulan, adalah anugrah yang tidak pernah bisa dihadiahkan oleh manusia sesuai dengan keinginan pribadinya dan setelah lahir sang ibu akan menaruh hati untuk selama-lamanya pada sang buah hati.
Pagi ini Valen sedang melakukan olah raga khusus ibu hamil melalui live, karna kondisinya tidak bisa menjangkau tempat senam khusus ibu hamil kembar tiga, tiba - tiba dia teringat dengan satu lagu yang tidak pernah tercapai untuk iya nyanyikan dan memilih untuk menyuruh Ita bernyanyi bersamanya.
"Ita mari sebentar" panggil Valen dari luar
didapur Ita dan mbok Inem sedang menyiapkan sarapan pagi.
"Ita kamu dipanggil" ucap mbok Inem dan terdengar teriakan lagi dari Valen
"Itaa ... mariiiiiiii" teriak Valen
.
.
.
"Ita kamu dipanggil dari tadi sama mbak Valen" ucap mbok Inem
"mbok Inem nyonya itu bukan manggil tapi lagi nyanyi🤦" sambung Ita yang mendengar Valen seperti sedang nyanyi
"nyanyi apa.?" tanya mbok Inem
"nyanyi ini, tunggu ya" Ita segera meletakkan pisau dan melepaskan celemek nya. kemudian mengambil corong untuk dijadikan mic dan berdiri diatas kursi
"🎶Hitam manis hitam manis
Yang hitam manis
Pandang tak jemu pandang tak jemu
Aku memang manis di pandang tak jemu
Hitam manis hitam manis
Yang hitam manis
Parasku cantik buat hatimu
Siang dan malam slalu kau rindu"
"sekian kilas balik manisnya Ita" ucap Ita
"ITAAAAAAAAAA .!!!!!! dari tadi kamu dipanggil oleh Valen ternyata kamu disini sedang bernyanyi" teriak Vano geram karna Valen terus teriak dari luar.
"iya benar, ternyata aku dipanggil bukan bernyanyi" ucap Ita pura - pura bodoh🤦 dan segera berlari menemui Valen.
"mbok Inem, apa Ita punya kelainan.?" tanya Vano
"kelainan apa tuan.?" tanya mbok Inem
"kelainan seperti kurang warass.?" tanya Vano
"hahahahaha .... itu hanya luarannya tuan😊" ucap mbok Inem
"maksudnya.?" tanya Vano
"dia itu kehilangan ingatannya sejak lama tuan dan akhirnya karna dia tidak ingat wajahnya kami memberinya nama Ita😊" ucap mbok Inem
"kehilangan ingatan bagaimana.?" tanya Vano
"Ita ditemukan dengan kulit yang sudah melepuh, wajah dan sebagian tubuh terbakar diatas pohon. ketika, kami berjalan mencari kayu bakar dalam hutan untuk persiapan memasak diyayasan" sambung mbok Inem
"tapi mbok, itu wajah dan kulitnya baik - baik saja" tanya Vano semakin penasaran pada Ita
__ADS_1
"itu karna ada donatur yang siap tanpa syarat mendanai semua pengobatan Ita hingga dilakukan tindakan operasi plastik" sambung mbok Inem
"lalu apa ada lagi tentangnya mbok.?" tanya Vano kepo
"saat kami temukan Ita sepertinya sedang hamil muda dan keguguran karna benturan hebat diperutnya" sambung mbok Inem
deg ..
deg ..
deg ..
Jantung Vano berdetak lebih kencang tidak karuan saat mendengarkan penuturan mbok Inem tentang Ita yang keguguran.
"apa sampai sekarang identitas Ita belum diketahui mbok.?" tanya Vano
"identitas serta penyebab tubuhnya kebakar sampai saat ini belum diketahui tuan" jawab mbok Inem
Seketika Vano teringat dengan kekasih pujaan hati yang masih berada diposisi terindah dalam hatinya yang dianggap sudah pergi beberapa tahun yang lalu untuk selamanya dan hingga kini jasad dari wanita yang masih merebut hatinya belum juga ditemukan beserta badan pesawat😔
"Vano kamu jangan terlalu berlarut dalam kesedihanmu😊 hujan sudah seharusnya berhenti dan ingat dengan janji Tuhan ada pelangi sehabis hujan dengan banyak warna indah, yang tentunya mampu mewarnai setiap kehidupan kita."
Vano teringat dengan ucapan Valr saat pertama tiba di Lombok bahwa ada pelangi sehabis hujan yang artinya akan ada buah manis yang menghampirinya disaaat yang sudah ditentukan Tuhan.
"tuan .?" panggil mbok Inem
"iya ada apa.?" tanya Vano
"itu didepan" ucap mbok Inem menggantung kalimatnya dan segera Vano berlari mengira Valen mau melahirkan.
Sesampainya Vano dan mbok Inem diruangan tamu terpampang jelas keributan Valen dan Ita dengan aksi ikat kepala menggunakkan tali nilon🤦 dan celana panjang Ita di gulung ke atas seperti sedang melewati banjir.
"Hiaaaaaa ..... wokeh .!!!! come on baby😉 GOO Ita TERPESONAAAAAA.!!" ucap Valen dengan semangat tiada luntur🤦 beserta satu remote TV ditangan dan piring plastik yang dijadikan sebagai alat musik Dj
"Wokehh .. kita pemanasan dulu guyss🤣" sambung Ita
"gaaas .. keun Ita" teriak Valen
"Bangkitlaaaaah ...." teriak Ita
"asekkkkk .. iyaaakk .. iyaaaa... iyaaaaa ..." jawab Valen
"Bangkitlaaaaah ...." teriak Ita lagi
"eiyaaakk .. iyaaaakk... iyaaaaakkkk ..." jawab Valen
"LA .. LA .. LA .. LA .. LA .. LA .. LA" sambung Valen
"Kami prajurid loreng, gagah - gagah orangnya.! tidak suka hura - hura" sambung Ita
"kung .. kalikang .. lika .. likung" dengan penuh energic Ita dan Valen pertegas gerakan nya layakknya yel yel TNI
"SEMUAAA" Valen
"Hay Dj📢.. semuaa yang ada didalam rumah ini mari beby, ku persembahakan satu buah lagu tembang indah si loreng - loreng dengan Judul TERSEPONA🤣" teriak Ita
UPS ..🤭
YANG REQUEST LAGU INI BEBERAPA WAKTU LALU😉 NIKMATI YA.. ALA VALEN DAN ITA JANGAN LUPA LIKE DAN GIFT BABY😉😉
🎶Tersepona ... Aku Tersepona ..💃
Memandang 📣📣" Ita
"(mandang)" Valen
"memandang wajahmu yang manis ..
__ADS_1
Terpesona .. Aku terpesona .. Menatap" Ita
"(menatap)" Valen
"wajahmu yang manis .. ASSSSEEEECKKKKK" teriak Ita yang sudah menguasai lapangan dimana satu kakinya sudah berada diatas speaker panjang🤦 dengan gulungan buku tulis dijadikan Mic
"Bagaikan mutiara aye .. bola matamu eheekk" Ita
"(bola) .. bola matamu" Valen sambil bertepuk tangan
"Bagaikan kain sutra ... AYE.. lesungnya pipimu" Ita
"Lesung .. lesung .. pipimu" Valen
"Cantiknya kamu .. Eloknya kamu .. Semua yang ada padamu" Ita dengan goyangan bang Jali
"Membuat aku jadi gelisah" sambung Valen yang mulai merubah raut wajahnya dari gembira menjadi merintih menahan sakit.
"Sampai aku terjaga dari mimpiku" lanjut Ita seakan sedang memainkn guitar🤣 ia begitu mendalam peran gilanya saat ini.
"Terpesona .. Aku terpesona .. Memandang (mandang) wajahmu yang manis" sambung Valen dengan suaranya yang mulai gemetaran dan kedua tangan menahan perut, kakinya mulai terasa keram kaku serta memejamkan matanya manahan sakit.
"Terpesona .. ehh ..😱 Pak ganteng, mbok Inem terpesonanya nanti saja🤦 Aku tidak jadi terpesona, itu lihat nyonya meringis kesakitan" ucap Ita pada Vano dan Inem yang sedang menonton aksinya tanpa tau Valen sedang kesakitan.
"Menatap (menatap) wajahmu yang manis, haduh nyonyaa sakitkah.?" tanya Ita yang kini sudah membantu mengelus punggung Valen
"Bagaimana mutiaranya" sambung Ita
"Mutiara - mutiara dibola matamu di congkel.!" ucap Vano panik melihat Valen yang menggigit bibirnya karna kesakitan"
"haaofff .. haoofff .. haoofff" Valen berusaha mengatur nafasnya
"yang benar bagaikan kain sutra lesungnya pipimu🤦 pak ganteng bodoh bener" ucap Ita
"Astagfirullah ya Allah Ita, saat seperti ini kamu masih sanggup bergurau🤦" tegur mbok Inem yang sedari tadi memijit kaki Valen
"hah .. hah .. sakittt .. aaaooooowwww" teriak Valen
Vano segera berlari memanaskan mobiil sambil menyuruh mbok Inem membawa seluruh keperluan Valen dimobil sedangkan Ita masih disiini sedang menderita karna rambutnya tidak sengaja jadi pegangan Valen dan tentu saja saat ini rambut Ita sedikit dijambak🤦
"aaaaooooooo ..." teriak Ita
"haduuh .. aku mau BAB" teriak Valen
"astaga nyonya sakit nya karna BAB" tanya Ita dan segera membawa Valen kekamar mandi
"aaaaoooohhh ... huuuffff .. hufffff" lagi - lagi Valen mengatur nafasnya..
.
.
.
"bagaimana sudah semua.?" tanya Vano
"sudah tuan" jawab mbok Inem
"pastikan tidak ada satupun yang tertinggal dan bawa pakaian ganti kalian begitu juga dengan ku biar kita tidak bolak - balik" perintah Vano
"baik tuan" dengan cepat Vano dan mbok Inem membawa pakaian ganti mereka sedangkan Ita masih menderita karna kini tangannnya sedang diremas oleh Valen
"ya Allah gusti, selamatkan kulit hamba dari amukan nyonya Valen yang sedang BAB tapi tidak kunjung keluar🤦" keluh Ita
"aaaaaah .. aaaaaaah .. sakittt aooooowwwwww.!" teriak Valen yang tidak bisa lagi menahan kontraksi yang luar biasa.
Huff .. apa yang terjadi Reader.??
__ADS_1
Hallo Reader ..
Author mengucapkan banyak - banyak terimakasih untuk seluruh FANS TOP TENTARA PENGGANTI yang sudah mau berbagi poin nya untuk mendukung karya ini.. semoga karya ini semakin disukai dan tidak mengecewakan reader😍😍😍😍😍😍😍😍