TENTARA PENGGANTI

TENTARA PENGGANTI
VLT 323


__ADS_3

...MENJAGA HATI ELEANOR...


Gedoran pintu yan semakin kencang berhasil mengagetkan Li Qin dari lamunan nya, ia dengan cepat bangun dan berlalri ke arah kamar mandi untuk membasuh dan membersihkan wajah nya yang begitu sembab.


"Astaga di luar ada siapa sih, kenapa sampai segitu nya gedor gedor pintu" ucap Li Qin yang sedang mengeringkan wajah nya dan memoleskan sedikit cream malam.


Pintu terlihat terbuka walau sedikit dan hal itu membuat Li Qin ketakutan luar biasa, karena pikiran nya membawa diri nya pada kejadian di tiga tahun setengah ketika diri nya di sekap oleh Valdis dalam ruangan gelap dengan pintu yang di gedor gedor oleh nya dan saat itu tidak ada yang bisa membantu nya untuk membuka pintu dan diri nya hanya bisa memeluk kaki dengan rasa takut pada kegelapan ruangan yang begitu menguasai diri dan pikiran nya.


Sementara Li Qin mulai meringkuk memeluk tubuh nya yang gemetaran karena ketakutan, segala pikiran saat diri nya di sekap mulai menguasai tubuh dan pikiran nya bersaman dengan pintu yang semakin di gedor dengan kuat dan ia yakin sedikit tenaga lagi maka pintu berhasil di dobrak oleh pelaku.


TOK.. TOK.. TOK.. Ketukan pintu sudah tidak tertolong lagi kencang nya hingga, pintu tersebut terasa seperti di gedor gedor dengan sangat kuat dan suara nya memancing Eleanor untuk segera datang karena ia mengira kalau sesuatu yang berupa dan berbau kekerasan telah terjadi di arah kamar Li Qin.


Eleanor semakin mempercepat langkah kaki nya menaiki setiap anak tangga, ia sungguh ingin sekali melihat apa yang sebetul nya terjadi dan ketika ia tiba di lantai dua dimana yang utama terlihat adalah kamar Li Qin dan disana ada Tanaka berwajah kesal.

__ADS_1


Saat melihat aksi lelaki yang hampir memecahkan pintu itu tentu saja, Eleanir menjadi sedikit shock "Tanaka, apa yang kamu lakukan.?" tanya Eleanor sambil sedikit berlari ke arah Tanaka dan ingin segera menghentikan aksi lelaki yang ia cintai itu.


Tanaka kemudian mengalihkan pandangan nya ke arah suara dan melihat Eleanor tengah berlari kecil ke arah nya "Aku sedang mengetuk pintu tapi tidak di buka, pada hal aku yakin dia ada di dalam tapi enggan untuk membuka pintu nya" ucap Tanaka dengan kesal.


Dan di dalam sana Li Qin mendengar pertanyaan Eleanor dan perkataan Tanaka di depan pintu karena ia sudah berjalan merangkak dengan gemetaran ke arah pintu dan menyandarkan tubuh nya yang gemetaran meringkuk di pintu, diri nya ingin sekali memohon agar Tanaka tidak menggedor gedor pintu seperti itu karena diri nya takut. Akan tetapi, ia tidak memiliki keberanian dan lebih memilih tersiksa atas trauma nya ketimbang memohon pada Tanaka.


Sementara di luar, Ele yang mendengar penjelasan Tanaka menggelengkan kepala nya dengan rasa kesal dan ikut tersulut emosi "Kamu kan bisa pakai kunci seraf tanpa harus menggedor gedor pintu, hal itu justru menimbulkan trauma pada Li Qin.! kamu sadar tidak kalau Li Qin ada trauma setelah adik kurang ajar mu itu menyekap, menyiksa dan menghancurkan mental nya hingga tiga tahun lebih" teriak Eleanor pada Tanaka dengan sangat kesal, ia sungguh tidak habis pikir bagaimana bisa seorang Tanaka lupa akan trauma wanita yang ia sukai.


"Maaf aku melupakan hal itu, sebelum nya aku sudah mencari kunci seraf tapi seperti nya Li Qin sudah jauh lebih dulu menyimpan kunci seraf nya" ucap Tanaka pada Eleanor.


"Itu artinya dia tidak mau lagi bertemu dengan mu dan tau kalau kamu terbiasa masuk ke kamar nya tanpa seizin diri nya" ucap Ele pada Tanaka.


"Seperti nya begitu" ucap Tanaka lalu berhenti menggedor dan mengetuk pintu kamar Li Qin.

__ADS_1


"Tanaka, kamu yang memulai perang dengan nya jadi apapun hasil dari peperangan yang kamu mulai baik nya harus kamu terima, Li Qin bukan wanita seperti ku yang mau mau saja untuk kamu perlakukan sesuka hati.! jadi, berhentilah menambah luka pada hati nya karena semua yang kamu lakukan akan membuat nya semakin trauma juga semakin terluka" ucap Eleanor lalu, ia segera pergi menuju kamar nya dengan sejuta rasa kekesalan dalam diri.


Tidak ada maksud dari ucapan Eleanor terhadap Tanaka hanya saja, memang inilah kenyataan nya yang harus di terima dan di dengarkan oleh Tanaka. Sebuah kenyataan yang sebenar nya ikut melukai hati Eleanor, akan tetapi Eleanor tidak seperti Li Qin dan memilih untuk terus megikuti alur Tanaka selagi lelaki itu bahagia.


Ele kini telah menghilang di balik pintu kamar nya yang terus di perhatikan oleh Tanaka, tentu saja ia paham betapa sulit nya menjadi seorang Ele saat bertahan dengan nya. Namun entah kenapa antara Ele dan Li Qin ke dua nya tidak bisa di jadikan pilihan oleh seorang Tanaka, ia seperti lelaki yang tamak dan mau menikmati semua nya.


Tanaka kini menatap pintu kamar Li Qin dengan penuh harap bahwa wanita keras kepala dengan ke egoisan nya yang tinggi itu segera membuka pintu kamar disaat diri nya berdiri dan diam tanpa mengetuk pintu lagi, sedangkan Li Qin yang memang mendengar semua nya tentang apa yang baru saja di katakan oleh Ele dengan berteriak membuat nya ikut terluka.


"Aku tidak bisa.. aku sungguh tidak bisa melihat mu semakin berada dalam luka Ele, aku akan menjauhi Tanaka untuk mu dan berjanji asalkan aku tidak dalam tekanan maka aku akan menjaga hati mu Eleanor" ucap Li Qin dalam hati nya dan ia berjanji akan menjaga hati Eleanor, ia sungguh tersentuh dengan ucapan sekaligus teguran Ele terhadap Tanaka, dalam mengingatkan lelaki itu tentang trauma yang ia alami.


Tiga puluh menit berlalu dan Perlahan rasa takut Li Qin berangsur hilang dan saat ini ia di serang oleh rasa haus pada tenggorokan nya yang kering, dengan konsentrasi yang tinggi ia mencoba membaca bagaimana suasana di luar kamar nya. Seolah ia bisa menerawang bahwa di luar sana tidak ada Tanaka lagi, memastikan hal itu diri nya segera berdiri dan perlahan membuka pintu dengan ekspresi biasa saja seolah tidak ada yang terjadi.


Hei.. Leader, habis baca pencet itu jempol 👍 tanda like.! jangan asal baca saja, lupa buat ngelike🙄 cepat like dan itu vote nya sekalian jangan lupa apa lagi sungkan🙄 noh, terakhir jangan lupa VOTE VOTE nya kudu bintang ⭐⭐⭐⭐⭐ jangan kurang ye.. bye..bye..bye

__ADS_1


__ADS_2