
...CACAT...
Bahagia dan duka serta keselamatan tentu nya tidak semua orang bisa membaca dan menebak akan bahagia atau celaka yang akan ia dapatkan namun, dalam sebuah peperangan tentu nya sudah lah bisa di pastikan bahwa akan ada yang gugur di medan perang di antara ke dua belah pihak yang berada di medan peperangan.
Seperti Tanaka dan Banbang yang tengah berbincang tentang kondisi nya kaki yang tidak bisa di gerakkan dan juga tidak bisa merasakan apapun baik itu sentuhan, ngilu dan berbagai hal pada kaki nya.
"Tapi kalau di pikir pikir lagi lelaki itu terlihat sudah mulai sehat, apa mungkin yang sehat cuma suara nya saja ya.??" ucap Li Qin pada diri nya sendiri dan karena merasa otak nya sedang berbunga jadi, ia memutuskan untuk tidak terlalu memikirkan hal itu lalu ia benar benar menyatu dengan alam mimpi.
Walau sebetul nya jauh dari lubuk hati dan pemikiran Li Qin, ia benar benar merasakan bahwa Tanaka tidak sebaik kondisi yang baru diri nya lihat dari video tadi dan Ia sungguh merasakan bahwa ada kejanggalan dari Tanaka namun, diri nya tidak mengetahui apa kejanggalan nya hingga akhir nya Li Qin memutuskan untuk tetap bertanya kepada Tanaka jika ada kesempatan untuk berbicara kembali di lain waktu saat kondisi sinyal di tempat Tanaka sudah membaik.
Sementara di tempat Tanaka berada malam ini ada Bambang yang sedang menegur nya dengan beberapa hal setelah memperhatikan bagaimana Tanaka berkomunikasi pada Li Qin dari awal hingga akhir dengan menutupi sebuah kebenaran tentang kondisi kedua kaki Tanaka yang saat ini tidak bisa di fungsikan emtah itu untuk sementara waktu atau justru untuk selama nya.
"Kenapa kamu tidak jujur pada nya.?" tanya Bambang sambil membantu Tanaka untuk tertidur dengan posisi yang nyaman, agar Tanaka tidak lagi menahan rasa sakit dari kaki nya akibat tadi ia membawa tubuh nya dalam posisi duduk hingga membuat ngilu serta jahitan di bagian lutut nya kembali terbuka dan mengeluarkan darah.
__ADS_1
Bambang sambil membersihkan kembali luka yang menganga di lutut Tanaka sambil mendengarkan jawaban dari si pria yang sedang menutupi sesuatu dari tunangan nya Li Qin "Aku tidak bisa mengatakan apapun pada nya, apa lagi mengatakan sebuah kenyataan bahwa ke dua kaki ku sedang tidak baik baik saja saat ini" ucap Tanaka dengan serius.
Mendengar jawaban dari Tanaka, tentulah membuat Bambang seolah di buat bingung "Hei.. ada apa dengan mu, kenapa kamu seperti tidak percaya diri.? Ini adalah kecelakaan dalam tugas, sebuah kebanggaan kau terluka karena sebuah tugas bela negara dan bukan karena kepergok mencuri" kata Bambang, sungguh ia begitu sangat heran pada Tanaka yang kehilangan kepercayaan diri nya.
"Bambang, kau tau dengan sangat jelas kalau Li Qin baru saja memulai untuk membuka hati nya pada ku dan baru perlahan mulai mencintai ku" kata Tanaka dan Bambang menarik senyum untuk perkataan yang baik itu namun, bisa di simpulkan kalau saat ini Tanaka takut kalau nanti nya Li Qin akan meninggalkan diri nya dalam keadaan cacat seperti ini.
"Itu hal yang paling baik bro, kenapa kau malah bersedih hanya karena kondisi mu.! harus nya kamu bangga karena wanita mu pasti tidak akan meninggalkan mu dalam kondisi apapun" kata Bambang
"Jadi kamu sedang mengakui ketidak percayaan diri mu lalu karena belum sepenuh nya di cintai oleh Li Qin, kemudian oleh karena itu kamu merasa takut kalau ia bisa saja akan berpaling dari mu hanya karena kamu punya keterbatasan.?" tanya Bambang lagi dengan selidik.
Dan Tanaka mengangguk seolah membenarkan sebagian dari apa yang telah di ucapkan oleh rekan nya Bambang "Bukan masalah tidak percaya diri melainkan aku ragu jika ia mengetahui kondisi ku yang sebenar nya, aku meragukan cinta nya yang masih tidak sepenuh nya milik ku akan membuat ia melepaskan ku lagi hanya karena menjadi merasa malu dan memilih untuk meninggalkan aku dengan alasan kondisi kaki ku saat ini" jelas Tanaka dengan menghela nafas nya begitu sangat kasar.
"Kau terlalu jauh berfikir komandan.!" tegas Bambang dan ia hanya menepuk bahu kiri Tanaka yang tidak terluka "seharus nya kamu berkata jujur untuk bisa mengetahui reaksi apa yang akan diberikan oleh Li Qin pada mu dan aku yakin, tunangan mu itu akan semakin perhatian pada mu" kata Bambang mencoba meyakinkan dan memberikan suport besar untuk Tanaka.
__ADS_1
"Aku hanya mau Li Qin mendapatkan lelaki yang sempurna untuk melindungi diri nya Bambang, kondisi ku saat ini jelas bukan sebagai pelindung untuk diri nya melainkan sebuah ancaman untuk keselamatan diri nya." jelas Tanaka yang di penuhi. oleh rasa ragu dan bimbang..
"Harus nya kau menuruti perkataan ayah mu dan perintah dari kolonel untuk kembali dan menerima perawatan yang intensif agar seluruh jaringan dan saraf pada kaki mu tidak mati, yang hal itu bisa saja membahayakan mu dan bisa saja memvonis kamu menjadi lumpuh secara permanen" kata Bambang dan ada nada kekesalan dihati nya.
"Dan lagi dengan kamu menunda pengobatan untuk kaki mu, itu sama saja kamu semakin menginginkan Li Qin menjauh dari mu" jelas Bambang pada Tanaka.
"Aku masih belum siap untuk mengatakan semua pada nya dan diantara sakit yang ku rasakan pada luka ku saat ini.! Aku merasakan akan lebih sakit rasa nya jika aku di tinggalkan oleh nya hanya karena kondisi kaki ku yang tidak bisa di gerakkan seperti biasa nya dalam waktu yang tidak menentu" jawab Tanaka, ia menatap dalam pada Bambang seolah memerintahkan bawahan nya itu untuk mengerti tentang keraguan nya.
Mendengar semua jawaban dan penjelasan dari Tanaka, Bambang akhir nya merasa bahwa mungkin atasan nya ini tidak begitu mengenal Li Qin "Apakah kamu tidak paham bagaimana sikap dan pribadi tunangan mu itu terhadap mu.?" tanya Bambang pada Tanaka dengan serius.
"Aku paham bagaimana sikap dan pribadi dari Li Qin tapi, aku ragu dengan sikap nya yang tidak mudah untuk di tebak" jelas Tanaka dan kali ini ia benar benar tidak bisa memiliki keberanian untuk menghadapi Li Qin dengan kondisi dua kaki nya yang cacat akibat akibat terkena ledakan bom.
Hei.. Leader, habis baca pencet itu jempol 👍 tanda like.! jangan asal baca saja, lupa buat ngelike🙄 cepat like dan itu vote nya sekalian jangan lupa apa lagi sungkan🙄 noh, terakhir jangan lupa VOTE VOTE nya kudu bintang ⭐⭐⭐⭐⭐ jangan kurang ye.. bye
__ADS_1