
...KAMU KIRA DIRI MU MASIH SANGAT PENTING...
Cinta dan benci adalah dua hal yang berbeda arti nya jika di sambungkan dan di bolak balik penyebutan nya akan tetapi ia memiliki makna yang sama, berbicara tentang cinta khusus nya pada rasa benci. Tentu ada sebuah rasa yang hidup dalam pemikiran hingga timbul beberapa ide yang sempit dengan membiarkan pikiran nya memupuk kebencian entah itu kepada mantan dan orang lain tanpa mengikuti kata hati.
Hidup yang terus berada dalam sebuah kebencian tanpa cinta tentu membuat setiap pribadi menjalani hari-hari nya dengan begitu tersiksa oleh perasaan benci dan mengira rasa benci serta muak yang bersemayam dalam dadanya terjadi karena saking sudah tidak bisa mengontrol diri atau mungkin karena sudah tidak memiliki rasa untuk mencintai lagi.
Namun, hal itu berlaku bagi dua orang pasangan yang memang sedang mengalami konflik pada hubungan yang awal nya saling mencintai. Tentu hal ini sangat berbeda dengan Li Qin yang menyadari cinta nya sekaligus benci saat ia dengan tidak bersalah menolak secara halus untuk menggantung cinta Tanaka lalu, baru mengatakan kalau diri nya mau menerima cinta itu setelah Tanaka sudah tidak lagi mengejar diri nya dan justru membawa masuk wanita lain yang tidak akan bisa di langkahi oleh Li Qin yaitu Eleanor.
Lalu, apakah kali ini Li Qin yang terkenal lembut tanpa mau berniat untuk membalas kejahatan dengan kejahatan, tanpa mau menggubris orang orang yang menyakiti nya, tanpa peduli dengan segala sesuatu di sekitar nya dan tidak pernah mau mengurusi urusan orang lain. Masih bisa mempertahankan sikap dan kebaikan nya itu setelah pesaing sesungguh nya datang menghampiri diri nya hingga berada dalam atap yang sama dengan nya.?
Atau mungkin kah cinta nya akan merubah kepribadian nya yang lembut menjadi ratu iblis yang menumpuk kebencian hingga membuktikan bahwa cinta dan benci adalah sesuatu hal yang berbeda tipis.? Semoga saja tidak.! Karena sesungguh nya cinta lahirnya dari Tuhan sedang kebencian yang melahirkan dendam datang nya dari setan.
Saat ini Laura sedikit protes pada Li Qin karena keberadaan nya tidak di ketahui oleh saudari nya yang sedang kesal itu. "Ck.. aku bahkan sudah berdiri sejak lima belas menit yang lalu disini dan kamu terus saja menginjak injak rumput dengan penuh dendam, begok nya lagi kamu juga tadi sudah melirik ke arahku tapi entah kenapa lagi lagi kamu malah tidak menyadari kalau aku ada disini" ketus Laura dengan jengkel.
__ADS_1
"Haaa.?? benarkah.? Satu manusia berdiri di samping ku dan aku tidak tau.?" ucap Li Qin "wanita secantik dan semenarik Laura, berdiri sejak lima belas menit di belakang ku dan aku tidak menyadari hal itu.?" ulang Li Qin dan Laura semakin jengkel saja.
"Ck.. bisa bisa nya" ucap Laura mencibir dan tentu saja Li Qin tertawa dengan hal itu.
"Apa jangan jangan kamu memang sudah tidak cantik sampai kehadiran mu tidak semenarik dulu" ucap Li Qin tertawa lepas
"Btw.. kamu kemana saja seharian.?" tanya Laura penuh selidik pada saudari angkat nya itu, tanpa mau mengubris ucapan Li Qin barusan yang menurut nya semakin menjengkelkan dan tidak penting.
"OOH.. aku bekerja dan maaf belum sempat pamit di karenaka aku sengaja" ucap Li Qin dan ekspresi wajah Laura semakin jelek saja.
"Haa.?? tidak ada yang cari ? kamu, serius.?" tanya Li Qin melotot
"Serius, kenapa.? kamu kira diri mu masih sangat penting sampai di cara keberadaan mu dimana.?" tanya Laura yang lebih ke menyindir.
__ADS_1
"isssh.. apaan sih.!" ucap Li Qin "tapi, kamu serius aku gadak yang cariin gitu.?" Li Qin mengulangi pertanyaan nya, sebenar nya ia berharap dengan diri nya pergi secara diam diam pada waktu subuh. Tanaka akan panik lalu pergi mencari keberadaan diri nya dan dengan begitu Tanaka akan kembali membujuk diri nya kemudian, mereka bisa berbaikan lagi seperti semula ketika Tanaka terus memuja dan menunggu nya.
"ck.. permainan anak anak ternyata kau gunakan dalam hal ini, jujur saja seisi rumah tidak ada yang mencari kamu karena mami dan papi berfikir kalau kamu berangkat bersama Tanaka dan Tanaka juga tidak menanyakan keberadaan mu sejak pagi tadi ke mami hingga malam ini." jelas Laura, kali ini ia ingin melihat reaksi dari Li Qin.
"Sial.!! dulu Tanaka akan mengamuk dan mengejar ku hingga ke rumah sakit setiap kali aku tidak berada di rumah terlebih lebih ketika aku tidak pamit pada nya tapi apa.!? Sekarang justru ia tidak mengingat ku sama sekali" ucap Li Qin dalam hati nya dengan sangat emosi, hingga ke dua tangan nya terkepal.
Laura yang melihat ada aura kemarahan dari Li Qin, segera menepuk pundak wanita yang terlalu keras kepala "Hei.. kamu harus sadar diri kalau yang membuat Tanaka menjadi seperti ini adalah kamu sendiri, kamu sudah membuang banyak sekali waktu nya yang begitu berharga dan dia juga kehilangan banyak momen bahagia dalam hidup nya hanya karena seluruh momen hidup nya kau isi dengan banyak penantian, kesabaran yang terus menunggu.. menunggu.. Dan terus menunggu mu yang tidak kunjung memberikan dia kepastian" ucap Laura.
Sebisa mungkin Laura mencoba untuk memberikan pemahaman sekaligus menyadarkan Li Qin akan bagaimana sikap nya selama ini kepada Tanaka, ia sungguh dapat melihat tatapan kebencian dan amarah yang meluap luap dari wajah Li Qin.
"Dan saat ini ketika kamu tidak lagi mendapatkan perhatian nya, kamu dengan enteng nya menyalahkan orang lain." ucap Laura lagi
"Aku tidak menyalahkan siapapun Laura, aku juga tidak berharap Tanaka mencari ku" ucap Li Qin yang berusaha menutupi kebenaran dari ucapan Laura..
__ADS_1
"Jangan menipu ku, aku sudah tau bagaimana sifat mu sejak dulu. Kamu adalah species langka yang selalu saja jual mahal, egois dan baru sadar ketika semua hal berubah dan itulah kamu Li Qin" tegas Laura, ia sungguh tidak terima dengan alasan Li Qin yang terus mengelak.
Hei.. Leader, habis baca pencet itu jempol 👍 tanda like.! jangan asal baca saja, lupa buat ngelike🙄 cepat like dan itu vote nya sekalian jangan lupa apa lagi sungkan🙄 noh, terakhir jangan lupa VOTE VOTE nya kudu bintang ⭐⭐⭐⭐⭐ jangan kurang ye.. bye..bye..bye