
...PENGUNTIT...
Seperti nya kalimat "mengalah demi kebaikan" adalah ungkapan yang cocok untuk di ucap kan sebagai pujian kepada Li Qin karena, diri nya sudah berinisiatif untuk menjaga satu ikatan persahabatan, kerukunan dan kekompakan dengan Eleanor dimana diri nya memutuskan sesaat untuk meninggalkan Tanaka yang kini mereka berdua telah masuk dan tinggal satu atap dengan nya di rumah Tanaka.
Meskipun hubungan ke dua nya enggan di katakan sebagai saudara, sahabat ataupun rekan seperjuangan melihat bagaimana ke dua nya tidak saling bertegur sapa dan terkesan tidak kenal satu sama lain walaupun, sangat jelas kalau Eleanor igin sekali lebih dekat dengan Li Qin. Li Qin tetap saja berinisiatif untuk mengalah dan memberi celah kepada Eleabor untuk bisa berhubungan dengan Tanaka, ke jenjang yang jauh lebih serius.
Tentu nya dengan sesama manusia dan sesama wanita mengalah juga tidak ada rugi nya untuk Li Qin karena hal itu bukan berarti diri nya kalah ataupun tidak terpilih, Melainkan dengan mengalah berarti ia telah menang dan telah berjiwa besar dalam mengurangi patah hati terbesar seirang wanita yang terlibat dalam kasus cinta segitiga.
Suasana masih di dalam kamar Li Qin dimana ia tengah memutuskan sesuatu yang menurut nya tepat "Aku tidak bisa seperti ini terus.. aku sungguh tidak bisa melihat mu semakin berada dalam luka Ele, aku harus memaksakan Tanaka agar menjadi lelaki yang gentleman dalam memilih pasangan dan akan aku berjanji asal tidak ada hal terjadi diluar dugaan, aku pasti akan menjauhi Tanaka untuk mu." ucap Li Qin dalam hati nya, ia sungguh tersentuh dengan ucapan sekaligus teguran Ele terhadap Tanaka, dalam mengingatkan lelaki itu tentang trauma yang ia alami.
Tiga puluh menit berlalu dan perlahan rasa takut Li Qin berangsur hilang denga sendiri nya karena Li Qin mencoba untuk sadar dan saat ini ia di serang oleh rasa haus pada tenggorokan nya yang kering, dengan konsentrasi yang tinggi ia mencoba membaca bagaimana suasana di luar kamar nya. Seolah ia bisa menerawang bahwa di luar sana tidak ada Tanaka lagi, memastikan hal itu diri nya segera berdiri dan perlahan membuka pintu dengan ekspresi biasa saja seolah tidak ada yang terjadi.
__ADS_1
Ceklekkkk.. Pintu terbuka dengan perlahan dan tentu nya Tanaka sudah menyadari bahwa pintu akan segera terbuka berhubung kenop pintu sejak tadi bergerak dan lelaki itu segera berpindah posisi dari posisi nya yang berdiri tepat di depan pintu menjadi berpindah ke samping kamar Li Qin yang memang menjadi ruang santai di lantai dua.
Kepala Li Qin keluar secara perlahan bak kura kura dengan gerak gerik mata dan kepala nya yang melirik ke arah kiri dan kanan hanya untuk memastikan apakah Tanaka sudah benar benar pergi atau justru diri nya ada di samping pintu. Setelah diri nya memastikan aman, ia segera berjalan dengan sedikit berlari kecil menuju tangga karena rasa haus nya tidak bisa lagi di tahan.
Sedangkan Tanaka yang sudah mengetahui kalau Li Qin turun menuju lantai pertama dan tidak mencurigai kalau diri nya ada di sebelah kamar wanita itu, ia lalu segera berjalan perlahan dengan punggung yang menyusuri dinding bagaikan seorang penguntit. Dan hal itu di saksikan oleh Eleanor dengan tatapan heran yang kebetulan saat ini dia membuka pintu kamar untuk pergi minum air ke lantai bawah.
"Hei.. kamu sedang apa.?" tanya Eleanor sedikit berbisik dan juga heran.
"Dasar gila.! kau seperti penguntit saja" ketus Ele lalu kemudian ia berjalan ke arah tangga karena rasa haus yang juga membuat tenggorokan nya teramat kering. "Ck.. baru tau ada pemilik rumah berjalan seperti penguntit di rumah nya sendiri" ucap Ele dengan bibir yang seperti bersungut sungut.
Tanaka yang sudah berhasil masuk ke kamar Li Qin segera mencari tempat persembunyian nya agar ketika Li Qin masuk diri nya tidak menemukan keberadaan Tanaka atau menyadari ada penguntit masuk yang berakhir pada pengusiran, hingga akhir nya Tanaka memilih bersumbunyi di dalam lemari besar yang sengaja ia pesankan untuk Li Qin dan lemari itu masih terdapat empat pintu kosong yang tidak di isi kain berhubung seluruh pakaian Li Qin tidaklah banyak dan juga lemari adalah tempat persembunyian teraman malam ini untuk nya, di tambah lagi ia tidak merasakan sesak karena ruangan dalam lemari kosong itu begitu luas.
__ADS_1
Di area dapur terlihat Li Qin yang meneguk air dengan rakus, seolah diri nya tidak pernah minum selama berbulan bulan. Hal itu juga tidak terlepas dari penglihatan mata Ele yang tengah melihat Li Qin dengan tatapan mata indah nya yang begitu teduh, sebetul nya Ele ingin sekali menyapa Li Qin akan tetapi ia tau kalau gadis keras kepala itu selalu enggan merespon sapaan nya hingga Ele memutuskan untuk pergi ke ruang keluarga sekedar menghindari Li Qin.
"Haah.... akhir nya tenggorokan ku membaik juga.!" ucap Li Qin setelah meneguk seteko air dalam dua kali tegukan, Sungguh rasa haus nya membuat ia menjadi rakus akan air minum. Setelah menuntaskan rasa haus nya, ia langsung pergi menaiki tangga menuju kamar nya tanpa peduli apakah di sekitar nya ada manusia lain di dalam satu ruangan atau tidak.
Sedangkan Eleanor baru beranjak dari duduk nya mengambil minuman tanpa memikirkan Li Qin lagi dan setiba nya Li Qin di lantai dua, diri nya tanpa curiga langsung masuk ke dalam kamar nya dan langsung merebahkan tubuh nya yang seksi di atas ranjang king size yang telah di sediakan oleh si pemilik rumah.
"Huff.. Berkati dan lindungi aku malam ini ya Tuhan ku, aku sungguh merasakan kekosongan dan kebingungan di dalam diri ku" ucap Li Qin saat seluruh tubuh nya berada nyaman di atas kasur empuk dan memohon pertolongan pada yang maha kuasa.
Mendengar doa dan permohonan Li Qin, Tanaka mengerutkan dahi dengan keringat nya yang membanjiri seluruh tubuh karena lemari tempat persembunyiaan nya begitu pengap dan panas.
"Kalau kamu yang keras kepala saja merasakan ke kosongan dan kebingungan dari masalah yang kamu buat, apa lagi aku yang galau karena terus kamu gantung cinta nya" ucap Tanaka dalam hati nya, sungguh tempat nya saat ini benar benar membust diri nya kehabisan oksigen.
__ADS_1
Hei.. Leader, habis baca pencet itu jempol 👍 tanda like.! jangan asal baca saja, lupa buat ngelike🙄 cepat like dan itu vote nya sekalian jangan lupa apa lagi sungkan🙄 noh, terakhir jangan lupa VOTE VOTE nya kudu bintang ⭐⭐⭐⭐⭐ jangan kurang ye.. bye..bye..bye