TENTARA PENGGANTI

TENTARA PENGGANTI
ALUR DI PERCEPAT 203


__ADS_3

Sakit itu anugrah, kemalangan itu rejeki, setiap keadaan itu harus di syukuri karena ketika Tuhan mencintai seseorang, maka Dia akan menguji dengan cara nya. Oleh karena itu jangan biarkan musibah yang menimpa menghancurkan hidup, selalu hadapi dengan sabar dan iman, agar bisa melewati nya dan membentuk kita menjadi orang yang lebih baik.


Begitulah kira nya Li Qin dalam menghadapi cobaan penyakit dalam tubuh nya, sekalipun terbaring dalam keadaan lemah ia tetap berusaha berdoa dalam hati meminta kesembuhan dan pemulihan dari Tuhan.


Sejauh ini Tanaka juga sudah berusaha semampu nya mulai dari pengobatan medis dan spiritual namun hasil nya tetap saja nihil, semua yang di butuhkan dalam pengobatan Li Qin juga di sediakan Tanaka dengan sangat baik tanpa melihat nominal biaya yang keluar.


.


.


.


"Li Qin, kamu sudah bangun.?" tanya Tanaka


"aku sudah bangun sejak tadi" jawab Li Qin dengan suara lemah nya


"Bagaimana kondisi perut mu pagi ini.?" tanya Tanaka dengan suara yang lemah juga


"sudah lumayan membaik, aku tidak merasakan lagi nyeri" jawab Li Qin sekenanya


"kamu yakin.?" Tanaka masih khawatir dengan jawaban dari Li Qin.


"Aku serius, buat apa berbohong tidak ada gunanya" jawab Li Qin


"baiklah, makanlah sesuap dan jangan lupa obat nya" kata Tanaka yang berniat menyuapi Li Qin namun di tolak oleh nya.


"aku bisa makan sendiri karena sudah mulai pulih bukti nya sekarang aku bisa bangun sendiri, hanya saja terasa sedikit pening" Li Qin terus mengatakan bahwa ia mulai baik - baik saja pada Tanaka, akan tetapi Tanaka tidak mempercayainya sama sekali.


"aku harus memastikan kamu makan dengan lahap pagi ini jika benar kamu sudah pulih.!" ketus Tanaka

__ADS_1


"baiklah aku juga lapar sekali" jawab Li Qin yang mulai menyendoki nasi kemulut nya dengan lahap ia mengunyah dan menelan makanan seperti seorang yang kelaparan.


"kamu serius sudah mulai pulih.?" tanya Tanaka masih tidak percaya dan hanya di angguki oleh Li Qin karena ia sedang menikmati makanan nya di mulut.


"baiklah, aku bersyukur akan hal ini" sambung Tanaka dengan nada keragu - raguan nya, selang beberapa menit Li Qin selesai dengan makanan nya dan menatapa Tanaka dengan dalam.


"Tan, aku tau ini bukan penyakit yang seharus nya ku alami sebagai seorang anak perempuan yang belum pernah menikah apa lagi hamil.! tapi bagiku setiap musibah yang terjadi saat ini adalah proses pembelajaran. " tutur Li Qin.


"bisa sajakan aku kurang hati - hati dalam bersikap selama ini dan menyinggung beberapa orang atau salah seorang yang mungkin tidak bisa membalasku secara nyata. tapi, siapaun dia apapun alasan nya dan dari manapun asal penyakit ini, aku percaya ini hanya penyakit yang berguna untuk membentuk body bukan untuk membunuh ku." sambung Li Qin


"hmm.. baiklah" Tanaka menarik nafas panjang nya dalam - dalam dan menghembuskan nya dengan sangat kasar setelah mendengar ucapan Li Qin


Ya.. benar kata Li Qin, terkadang dalam berinteraksi dengan sesama ada hal yang kita tidak sadari letak kesalahan yang menyinggung perasaan satu sama lain dan tidak semua kesahan yang kita perbuat dapat disadari, karena itu setiap bencana yang datang dalam bentuk penyakit baiknya bisa mengajari kita untuk tetap menyadari siapa kita dan kesalahan apa yang tidak sengaja kita perbuat tanpa harus berprasangka buruk dengan sesama dan selalu rendahan hati dalam menyikapi segala hal.


"Baiklah - baiklah, teruslah rendah hati makin sering kamu menghadapi musibah makin kuat diri juga kamu dalam menghadapi musibah yang lain dan bahkan yang lebih besar." Tanaka merasa bosan mendengar ucapan suci Li Qin, akhirnya memilih pergi dan keluar dari kamar Li Qin.


"Hei.. aku ini wanita yang kuat.! harus nya kamu memberiku semangat bukan malah memasang wajah kesal mu itu.!" teriak Li Qin dari dalam saat Tanaka keluar


.


.


.


"Vini, jangan bawa dia disini..!" tegas Tanaka


"bang, apa kau takut.? haaa.!" jawab Vini


"aku tidak menakuti nya dan juga tidak menganggap dia sebagai lawan.!" jawab Tanaka

__ADS_1


"lalu.." tantang Vini


Sejak Tanaka keluar dari kamar Li Qin, ia ditarik paksa oleh Vini kelantai atas dan membahas sesuatu tentang kedatangan seseorang yang tidak di inginkan Tanaka untuk sementara waktu.


"Aku masih belum bisa membuatnya melihatku dengan cinta dan sekarang kau malah menambah masalah dengan mengatakan dia akan datang" Tanaka benar - benar ingin marah namun tidak bisa.


"apa kau sungguh takut akan hal itu.?" tanya Vini lagi.


"apa kau yakin dia sepenuh nya untuk mu.?" tanya Tanaka balik pada Vini


"aku yakin.! sangat yakin.!!" jawab Vini dengan percaya diri


"percayalah Vini, di dalam hatinya kamu dan nama mu tidak berada dalam urutan pertama setelah ibunya." Tanaka mencoba untuk memberitahukan pada Vini


"tidak mungkin, sejauh ini aku sudah berusaha untuk nya dan melakukan semua yang dia perintahkan juga inginkan bahkan ke dua kaki ku lumpuh juga karena nya" jawab Vini dengan tatapan yang tadi nya percaya diri kini berubah menjadi ragu - ragu.


"terserah mu saja.!!" ketus Tanaka dan hendak pergi namun Vini menahan pergelangan tangan nya.


"ingat.!! ini rumah milik nya dan kamu hanya menempati rumah nya sementara saja jadi, tidak ada alasan bagi mu untuk menolak nya kecuali kamu memindahkan Li Qin sementara waktu agar mereka tidak bertemu.!" kata - kata Vini ini benar - benar membuat Tanaka sadar akan hal yang ia lupakan kalau rumah ini bukan atas nama nya juga tidak diwariskan untuk nya.


๐Ÿ’HALLO Reader..


Author menyapa kalian dulu ya๐Ÿค’


mungkin disini ada yang baca dan mulai mengikuti kembali tentunya kedua peran ini kalian pasti tetap dibuat bingung oleh alur nya ditambah lagi alur yang awalnya saya buat secara detail berubah menjadi DI PERCEPAT dari detail yang sudah author buatkan naskah tinggal dipindahkan disini.


Saya minta maaf akan hal itu karena berbagai pertimbangan jadi saya memutuskan untuk mempercepat alur tanpa memindahkan alur yang sudah saya buat disecarik kertas disini, dalam arti kata saya kembali meringkas sesingkat - singkat nya alur yang sudah saya tuliskan.


Ini juga sengaja agar alurnya segera sampai pada konflik cinta segitiga, kalau mengikuti apa yang sudah saya gores akan sangat lama untuk sampai pada konflik yang sesungguh nya jadi saya harap kalian bisa sebijak mungkin dalam membaca dan mengikuti alur ini.

__ADS_1


****Salam sayang dari saya Author**** termalas๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ


I love you๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’


__ADS_2